Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 5:15 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 5:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka titah baginda kepadanya: Ambillah olehmu akan segala perkakasan ini, bawalah akan dia ke kaabah yang di Yeruzalem, hendaklah bait-Ullah itu dibangunkan pula pada tempatnya.
Ezra 5:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 5:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ezra 1:2 (IDN) »
Demikianlah titah Koresy, raja Farsi: Bahwa Tuhan, Allah yang di sorga, sudah mengaruniakan kepadaku segala kerajaan yang di atas bumi, dan disuruhnya aku membuat baginya sebuah rumah di Yeruzalem, yang di tanah Yehuda.

Ezra 3:3 (IDN) »
Maka didirikannyalah mezbah itu pada tempatnya, jikalau segala bangsa negeri-negeri itu sudah mengejutkan mereka itu sekalipun, lalu dipersembahkannya di atasnya korban bakaran kepada Tuhan pada pagi dan petang.

Ezra 6:3 (IDN) »
Bahwa pada tahun yang pertama dari pada kerajaan baginda raja Koresy diberilah baginda raja Koresy titah ini: Adapun bait-Ullah, yang di Yeruzalem, maka bait itu hendaklah dibangunkan pula pada tempat orang biasa mempersembahkan korban, maka hendaklah teguh-teguh segala alasnya; dan lagi tingginya enam puluh hasta dan lebarnyapun enam puluh hasta.
Ezra 5:15—Kepastian Tugas membangun Bait Allah
Dalam konteks narasi Ezra pasca-pembuangan, bangsa Yehuda kembali dari eksil di Persia dihadapkan pada tugas besar: membangun kembali Bait Allah di Yerusalem yang telah rusak. Ayat ini menyiratkan perintah raja yang berfungsi sebagai legitimasi ilahi dan administrasi. Baginda menasihati Zorobabel dan dorongan bawahannya untuk mengambil berbagai perkakas dan membawanya ke Yerusalem, agar bait suci itu didirikan kembali pada tempatnya. Ayat ini menegaskan bahwa pekerjaan pembangunan dipandang sebagai bagian dari tatalaku pemerintahan yang memfasilitasi ibadah umat Allah.
Makna inti
Petinjauannya menekankan tanggung jawab umat Allah untuk melanjutkan pekerjaan ibadah meskipun menghadapi gangguan. Perintah raja menunjukkan kombinasi izin otoritas kenegaraan dengan tujuan rohani: mengembalikan perangkat suci, penting bagi ritual dan upacara, agar penyembahan di Yerusalem bisa berjalan sebagaimana semula.
Tema-tema utama
Rujukan silang yang relevan
- Ezra 5:8: Pemberitahuan kepada otoritas kerajaan tentang pekerjaan pembangunan bait Allah, menegaskan perlunya izin dan dukungan administrasi.
- Ezra 6:6-12: Kembalinya kepastian melalui perintah Darius yang akhirnya memperlancar pembangunan bait; menyoroti bahwa dukungan raja dan pemerintahan diperlukan untuk kelanjutan pekerjaan rohani.
- Nehemia 2:8: Dunia persetujuan kerajaan memberi jalan bagi proyek konstruksi Yerusalem; menggambarkan bagaimana otoritas sekuler berkolaborasi dengan visi rohani.
Penghayatan praktis
Nasihat praktis dari ayat ini ialah bekerja dengan komitmen bersama—izin dari manusia dapat menjadi pendukung bagi tugas ilahi. Pelayanan gereja dan komunitas perlu mengandalkan dukungan hukum/organisasi untuk mengembalikan atau memperbaharui aspek-aspek ibadah yang rusak. Ketekunan umat pada rencana Tuhan sering melibatkan kerja sama lintas pihak, bukan hanya usaha individu.
Wawasan singkat dari tokoh penafsir klasik
Beberapa penafsir berpendapat bahwa ayat ini menekankan kemampuan Allah bekerja melalui kebijakan penguasa manusia untuk menyokong pemulihan kudus. Meskipun fokusnya pada administrasi, inti pesan adalah pemulihan tempat ibadah sebagai pusat kehidupan umat.
Akhiran dan rangkuman
Ayat Ezra 5:15 mengilustrasikan bagaimana rencana Allah berjalan melalui otoritas manusia yang diberi izin. Perkakas bait Allah diangkat kembali ke Yerusalem, menandai langkah konkret menuju penyembuhan rohani dan pemulihan komunitas Ibrani sesuai dengan firman-Nya.