Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 5:11 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 5:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka mereka itu sudah menyahut kepada patik demikian: Bahwa kami ini hamba Allah, Tuhannya langit dan bumi, dan kami bangunkan rumah ini, yang sudah diperbuat pada zaman dahulukala berapa-berapa tahun lalu, maka seorang raja besar Israel sudah membuat dan menyempurnakan dia.
Ezra 5:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 5:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yosua 24:15 (IDN) »
Maka jikalau pada sangkamu tak baik beribadat kepada Tuhan, baiklah sekarang kamu pilih kepada siapa kamu hendak berbuat bakti, jikalau dewa-dewa yang dahulu disembah oleh nenek moyangmu di seberang sungai atau berhala orang Amori, yang sekarang kamu mengeduduki tanahnya, tetapi adapun akan daku dan orang isi rumahku, kami hendak beribadat kepada Tuhan jua!

1 Raja-raja 6:1 (IDN) »
Hata, maka pada tahun yang keempat ratus delapan puluh kemudian dari pada bani Israel keluar dari dalam Mesir, dan pada tahun yang keempat dari pada kerajaan Sulaiman atas orang Israel, pada bulan Ziw, yaitu bulan yang kedua, mulailah baginda membangunkan rumah Tuhan.

2 Tawarikh 3:1 (IDN) »
Syahadan, maka Sulaimanpun mulai membuat rumah Tuhan di Yeruzalem di atas bukit Moria, seperti sudah ditunjuk kepada Daud, ayahanda baginda, didirikannya akan dia pada tempat yang ditentukan Daud, pada tempat pengirikan Ornan, orang Yebuzi itu.
Ezra 5:11 (IDN) — Ringkasan konteks dan makna
Ayat ini muncul saat umat Israel yang kembali dari pembuangan negosiasi dengan pihak pemerintahan Persia mengenai pekerjaan pembangunan Bait Allah di Yerusalem. Ketika ditanya, mereka menjawab dengan tegas bahwa mereka adalah hamba Allah, Langit dan Bumi, dan bahwa mereka membangun rumah ini atas inisiatif sejak dahulu kala, sebagaimana raja-raja Israel yang telah membangunnya sebelumnya. Jawaban ini menegaskan dua hal: identitas mereka sebagai umat Allah dan legitimasi pekerjaan mereka berdasar sejarah perlindungan serta rancangan-Nya bagi bangsa Israel.
Makna sentral
Ayat ini menegaskan bahwa proyek pembangunan Bait Allah bukan bertujuan sekadar kepentingan manusia, melainkan bagian dari rencana ilahi untuk tanah dan umat-Nya. Mereka menekankan bahwa pekerjaan itu berakar dalam tradisi serta otoritas ilahi, meski dilakukan di bawah pemerintahan asing. Pernyataan ini juga menampilkan kesetiaan mereka kepada perjanjian Allah dan keyakinan bahwa pembangunan itu diizinkan oleh raja-raja Israel terdahulu sebagai bagian dari sejarah keselamatan.
Tema utama
Lanjutan penting dengan Ayat-ikhtisar lain
Beberapa referensi lintas yang relevan:
Hubungan secara singkat: ayat Ezra 5:11 menegaskan legitimasi proyek, sedangkan bagian-bagian lain menekankan dorongan rohani dan kepatuhan kepada Allah yang menyertai pemulihan Israel.
Refleksi praktis
Di masa kini, ayat ini mengundang kita untuk melihat pekerjaan komunitas gereja atau pelayanan sebagai bagian dari warisan iman dan rencana Allah. Identitas kita sebagai hamba Allah membentuk motivasi, sementara kesadaran akan sejarah iman memberi teladan bahwa kerja keras dilakukan dalam tatakelola ilahi, bukan semata karena ambisi manusia. Ketekunan, kesetiaan, dan doa untuk izin serta penyertaan Allah tetap relevan saat menghadapi tantangan pembangunan rohani maupun struktural.
Penutupan singkat
Ezra 5:11 menegaskan bahwa pekerjaan yang mereka lakukan adalah bagian dari warisan ilahi, diakui sebagai bagian dari sejarah yang telah diprakarsai oleh Allah melalui raja-raja Israel terdahulu. Dalam konteks kita, ayat ini mengingatkan pentingnya menjaga motivasi rohani di balik setiap usaha pembangunan komunitas iman.
Catatan penulis editorial
Beberapa ilustrasi pemahaman diperkaya oleh karya para komentator publik domain yang diizinkan, tanpa menyalin teks panjang. Jika Anda ingin referensi singkat, lihat bagaimana Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke membahas pemeriksaan ilahi atas pekerjaan manusia serta identitas umat Allah dalam konteks pemulihan bangsa.