Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 7:12 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 7:12 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa surat ini dari pada Artahsasta, raja segala raja, disampaikan apalah kepada Ezra, imam dan mufasir taurat Allah yang di sorga, yaitu dengan selamat sempurna pada masa ini.
Ezra 7:12 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 7:12 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Daniel 2:37 (IDN) »
Ya tuanku! bahwa tuanku juga raja di atas segala raja; karena Allah yang di sorga sudah mengaruniakan kepada tuanku suatu kerajaan yang luas lagi dengan kuatnya serta kemuliaannya.

Yehezkiel 26:7 (IDN) »
Karena demikianlah firman Tuhan Hua: Bahwasanya Aku mendatangkan kelak atas Tsur itu Nebukadnezar, raja Babil, dari sebelah utara, yaitu raja atas segala raja, serta dengan banyak kuda dan rata perang dan orang berkendaraan dan suatu tentara yang amat besar.

Ezra 4:17 (IDN) »
Hata, maka surat itu dibalas oleh baginda kepada Rehum penghulu negeri, dan Simsai, jurutulis, dan segala kawannya yang lain, yang duduk di Samaria, dan lagi kepada segala orang lain yang pada seberang sini sungai itu, bunyinya: Salam atas kamu pada masa ini.
Ezra 7:12 (IDN) — Ringkasan Pembacaan dan Makna Rohani
Dalam Ezra 7 kita melihat momen penting ketika Ezra menerima surat resmi dari raja Artahsasta yang mengandung otoritas dan izin untuk kepadanya tugas membangun kembali bait Allah serta mengabdikan diri pada hukum Taurat. Ayat ini menegaskan legitimasi kenetralan misi Ezra: ia diangkat sebagai imam dan mufasir Taurat Allah dari sorga, dan surat itu menjamin perlindungan serta dukungan terhadap pelaksanaan tugasnya pada masa itu.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal ini menggambarkan perjalanan Ezra setelah Exile. Rencana pemulihan ibadah di Yerusalem memerlukan dukungan negara, hukum, dan kepatuhan terhadap Taurat. Surat dari raja yang "disampaikan apalah kepada Ezra" menegaskan bahwa misi rohani Ezra tidak bertentangan dengan otoritas dunia, melainkan bekerja dalam kerangka otoritas tersebut untuk tujuan menyelamatkan umat Allah melalui ketaatan pada hukum-Nya.
Gagasan utama ayat
Pemaknaan rohani
Ayat ini mengingatkan kita bahwa tugas pekerjaan rohani sering memerlukan legitimasi dan dukungan dari pihak berwenang. Bukan untuk meniadakan kedaulatan Allah, melainkan untuk memastikan firman-Nya disebarkan secara benar dan dilaksanakan dalam konteks yang nyata. Allah memberkati orang-orang pilihan-Nya dengan sarana-sarana manusia untuk tujuan-Nya, asalkan tetap setia pada kebenaran Taurat dan kehendak-Nya.
Perbandingan ayat sejenis
Beberapa bagian Alkitab menunjukkan konsep serupa, yaitu kerja umat Allah yang didukung oleh otoritas manusia ketika itu sejalan dengan kehendak Allah. Contohnya:
Aplikasi praktis
Untuk pembaca zaman kini, ayat ini mengajak kita merenungkan bagaimana doa dan kerja gereja berjalan berdampingan dengan struktur masyarakat. Doa kita memohon bimbingan Allah agar semua persiapan dan izin, tak peduli dari otoritas mana, senantiasa memuliakan Tuhan. Kita juga diajak untuk mengandalkan perlindungan Ilahi dalam tugas-tugas pelayanan, sambil menjaga integritas dan kebenaran firman Allah.
Rujukan silang (singkat) dan makna singkat
• Amsal 3:5-6 — Mengingatkan kita untuk percaya kepada Tuhan dengan segenap hati, tidak mengandalkan pertimbangan sendiri dalam urusan besar. (menekankan kebutuhan ketaatan kepada Allah dalam rencana hidup)
• Yudit 8:18 — Ketika Allah memakai sarana manusia bagi tujuan-Nya yang mulia. (menekankan otoritas yang dipakai Tuhan untuk pekerjaan-Nya)
• Roma 13:1-2 — Pemerintah memiliki peran dalam menjaga ketertiban, selama tidak bertentangan dengan kehendak-Nya; maka kita tunduk kepada otoritas yang ada dalam rangka melaksanakan kebenaran.
Inti untuk direnungkan
Ezra 7:12 menegaskan bahwa pekerjaan spiritual dilakukan di bawah otoritas yang sah dan didukung oleh Allah melalui karya manusia. Fokus utama adalah ketaatan pada firman Allah, serta iman bahwa Allah menyertai pelayanan kita ketika kita melakukannya dengan integritas dan dalam kebenaran-Nya.
Ringkasan
Ayat ini menegaskan legitimasi misi Ezra melalui surat dari Artahsasta, raja segala raja, yang menegaskan perlindungan dan dukungan bagi Ezra sebagai imam dan mufasir Taurat. Ini menyoroti perpaduan antara otoritas rohani dan otoritas dunia dalam mengarahkan pemulihan ibadah bagi umat Allah, dengan penekanan pada ketaatan pada Taurat dan perlindungan Allah atas karya-Nya.
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, or Adam Clarke: terdokumentasikan secara singkat jika ada kutipan langsung yang relev, namun tidak ada kutipan teks penuh ayat ini yang digunakan di bagian ini.