Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 7:23 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 7:23 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka segala sesuatu yang dengan keridlaan Allah yang di sorga itu hendaklah diperbuat dengan rajin akan guna bait Allah yang di sorga; karena mengapa gerangan tulah kelak akan berlaku atas kerajaan baginda dan atas segala putera baginda?
Ezra 7:23 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 7:23 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ezra 7:13 (IDN) »
Maka dari padaku sudah keluar titah ini: Bahwa di dalam kerajaanku barangsiapa dari pada bangsa Israel dan dari pada segala imamnya dan orang Lewi yang sudi hendak pergi ke Yeruzalem, bolehlah ia pergi sertamu.

Ezra 7:18 (IDN) »
Dan barang yang patut pada pemandanganmu dan pada pemandangan saudaramu diperbuat dengan emas dan perak yang lebih itu, hendaklah kauperbuat seturut keridlaan Allahmu.

Teks terkait dan setting segera Ezra 7:23
Nubuatan ini muncul dalam konteks kedatangan Ezra untuk memulihkan ibadah dan memimpin umat Israel kembali kepada tujuan yang berpusat pada bait Allah di Yerusalem. Perintah tersebut menyoroti pentingnya hal-hal yang berhubungan dengan rumah ibadat dan kemurnian ibadah di hadapan Allah. Ayat ini menasehati agar segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan di bait Allah di Yerusalem dilakukan dengan rajin sesuai kehendak Allah yang di sorga.
Apa yang diungkap Alkitab tentang Allah dan iman di ayat ini
Ayah perintah ini menegaskan bahwa Allah adalah Allah yang berkuasa atas kerajaan manusia. Sikap taat dan ketelitian dalam mengatur pekerjaan untuk rumah Allah mencerminkan kepercayaannya bahwa Israel hidup di bawah kendali ilahi. Pelaksanaan pekerjaan bait Allah menjadi ukuran ketaatan umat kepada Allah yang berkuasa atas segala raja dan bangsa.
Penjelasan kata kunci dan gambaran penting
Cross-references yang relevan
Penafsiran umum dan wawasan mashab klasik
Para penafsir klasik menekankan bahwa Ezra tidak sekadar mengatur tindakan praktis, melainkan menunjukkan orientasi hati umat kepada Allah. Mereka melihat perintah untuk mengejakan pekerjaan di bait Allah dengan rajin sebagai tanda ketaatan keseluruhan bangsa kepada Allah yang menguasai kehidupan kerajaan dan komunitas umat. Di antara penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, garis besar pemikiran yang konsisten adalah bahwa tugas-tugas ibadah tidak boleh diabaikan karena ibadah yang benar membangun hubungan manusia dengan Allah.
Quotable paraphrase: “Pekerjaan di bait Allah adalah cerminan iman umat; ketelitian dalam pernak-pernik ibadah mencerminkan ketaatan pada Raja di sorga.”
Implikasi praktis untuk zaman sekarang
Penutup
Ayah perintah Ezra ini mengingatkan bahwa semua pekerjaan untuk rumah Allah perlu dijalankan dengan rajin dan berlandaskan keridlaan Allah. Dalam konteks akhirnya, iman kita menuntun kita untuk melayani Allah dengan disiplin, kejujuran, dan komitmen yang tulus.
Catatan kutipan singkat (para penafsir bersejarah):
“Pekerjaan di tempat kudus tidak boleh diremehkan, sebab itu adalah layanan kepada Allah yang berkuasa.”