Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 7:15 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 7:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
dan akan membawa ke sana segala emas dan perak yang telah dipersembahkan oleh raja dan segala menterinya dengan keridlaan hatinya kepada Allah orang Israel, yang tempat kediamannya adalah di Yeruzalem.
Ezra 7:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 7:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Tawarikh 6:2 (IDN) »
Maka sebab itu aku sudah membuat sebuah rumah akan tempat kedudukan-Mu dan akan tempat arasy-Mu yang tetap sampai selama-lamanya.

Mazmur 135:21 (IDN) »
Segala puji dari dalam Sion bagi Tuhan, yang duduk di Yeruzalem. -- Haleluyah!

Ezra 6:12 (IDN) »
Bahwa Allah, yang sudah mendudukkan nama-Nya di sana, hendaklah mengempaskan kiranya segala raja dan bangsa yang berani mengunjuk tangannya akan mengubahkan ini dan merusakkan bait-Ullah, yang di Yeruzalem itu. Bahwa aku ini, Darius, sudah memberi titah ini, hendaklah ia itu disampaikan dengan segeranya.
Inti Pokok Interpretasi
Ezra 7:15 menegaskan bahwa semua harta emas dan perak yang telah dipersembahkan oleh raja dan para menterinya akan dibawa dengan keridhaan hati kepada Allah orang Israel, yang kediamannya berada di Yerusalem. Ayat ini menekankan pengakuan persetujuan dan tanggung jawab pelaksanaan persembahan bagi pemulihan ibadah di kota Israel setelah kembalinya eksil. Kepatuhan terhadap penyembahan yang telah disetujui raja menunjukkan niat baik pemerintah dan umat dalam memulihkan tempat peribadatan yang benar di pusat iman mereka.
konteks sastra
Bagian ini berada dalam surat Ezra yang menggambarkan kembalinya umat Israel dari Babel dan upaya memulihkan praktik ibadah serta pembangunan bait suci. Ezra 7 berisi surat rajawi dari Artahsasta kepada Ezra tentang pelaksanaan hukum Taurat dan pengaturan pelayaran perlengkapan ibadah. Ayat 15 menegaskan bahwa harta emas dan perak yang dipersembahkan diarahkan untuk Allah Israel di Yerusalem, meneguhkan legitimasi kebijakan Raja dan dukungan para pejabatnya terhadap komitmen rohani umat.
Signifikansi teologis
Penyertaan unsur keridhaan hati—“dengan keridlaan hatinya”—menekankan bahwa pemberian itu bukan sekadar formalitas, melainkan respons yang tulus terhadap pemahaman akan kehadiran Allah di Yerusalem. Dalam tradisi Alkitab, persembahan harta untuk ibadah menjadi sarana memelihara kesucian tempat pertemuan umat dengan Allah. Ini juga menunjukkan bahwa raja dan pemerintah berperan dalam mendukung pemulihan ibadah yang sesuai kehendak Tuhan, bukan hanya simbolik politik semata.
kepustakaan teologis singkat
hubung-hubungan Alkitab
- Keluaran 25:2; Hakim-hakim 8:24: umat dipanggil memberi persembahan untuk mendirikan dan memelihara tempat peribadatan suci.
- Nehemia 7:70-72; 12:44: kembali secara sistematis mengatur pemberian bagi ibadah di Yerusalem.
- 2 Tawarikh 24:8-14: pelimpahan logam perak untuk kendaraan ibadah menunjukkan peran material dalam pemulihan peribadatan.
pertanyaan untuk renungan
kesimpulan singkat
Ayat ini menegaskan bahwa pemulihan ibadah tidak hanya soal rekonstruksi fisik bait suci, melainkan juga integritas hati pemerintah dan umat dalam memberikan persembahan kepada Allah Israel. Pelayanan publik dipasangkan dengan komitmen rohani untuk memastikan kemuliaan Tuhan dinyatakan di Yerusalem sebagai pusat penyembahan yang benar.