Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 6:10 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 6:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Supaya dipersembahkannya korban yang harum baunya kepada Allah, Tuhannya segala langit, dan meminta doa akan selamat baginda dan segala putera baginda.
Ezra 6:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 6:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ezra 7:23 (IDN) »
Maka segala sesuatu yang dengan keridlaan Allah yang di sorga itu hendaklah diperbuat dengan rajin akan guna bait Allah yang di sorga; karena mengapa gerangan tulah kelak akan berlaku atas kerajaan baginda dan atas segala putera baginda?

Yeremia 29:7 (IDN) »
dan sengajakanlah selamat negeri, tempat Kusuruh kamu dipindahkan ke sana dengan tertawan dan pintakanlah doa akan dia kepada Tuhan; karena dalam hal sentosanya kamupun akan bersentosalah.

1 Timotius 2:1 (IDN) »
Sebab itu nasehatku pertama-tama supaya permohonan, doa, permintaan dan perihal mengucap syukur bagi sekalian orang dilakukan;
Makna Langsung Ezra 6:10 (IDN)
Inti ayat ini mengatakan bahwa rencana pembangunan Bait Suci di Yerusalem akan disertai dengan penyembahan yang harum baunya kepada Allah, Tuhannya segala langit, serta permohonan doa bagi raja dan semua puteranya untuk keselamatan.
Latar Belakang Kontekstual
Ezra 6 berada pada masa setelah Persia menaklukkan Babel. Pemerintahan Darius I (yang diidentifikasi dalam beberapa naskah sebagai raja yang memantau pelaksanaan perintah raja yang terdahulu) menguatkan kembali perintah pengecoran kembali pembangunan Bait Suci yang sempat terhenti. Ketentuan perizinan negara bukan sekadar urusan arsitektur, tetapi juga dimensi ibadah yang menyatakan bagaimana umat berurusan dengan Tuhan di tengah kekuasaan asing. Ayat ini menekankan maksud bangsa Yehuda untuk menyelaraskan pekerjaan material dengan penyembahan rohani yang layak di hadapan Allah.
Observasi Penafsiran
Observasi Tafsiran Aman (ringkas dari tokoh-tokoh tafsir PUAB)
Para penafsir klasik menyoroti integrasi antara pekerjaan fisik (pembangunan) dengan kehidupan doa umat. Ezra menegaskan bahwa tujuan utama di balik proyek nasional adalah memelihara kebenaran ibadah kepada Tuhan sambil tetap mengandalkan perlindungan ilahi dalam situasi ketidakpastian politik.
Inti Tema
Hubungan dengan Ayat-Ayat Lain
- Hubungan dengan Ezra 6:9–11 menekankan bahwa perlengkapan korban dan ibadah diperlengkap dengan doa untuk keselamatan. - Kisah Nehemia juga menekankan perlunya doa dan izin ketika menghadapi oposisi terhadap pemulihan Yerusalem. - Mazmur 20:3–5 menegaskan doa bagi raja dan kesejahteraan negara adalah bagian dari ibadah komunitas dalam tata Tuhan.
Inti Nasihat Praktis
Ketika kita terlibat dalam pekerjaan besar untuk Tuhan, kita tidak boleh mengaba hubungan dengan-Nya melalui doa dan penyembahan yang tulus. Permohonan keselamatan bagi otoritas juga mengingatkan kita pentingnya doa bagi pemimpin negara dan bangsa kita, agar langkah-langkah kita berjalan dalam bimbingan Tuhan.
Kutipan Singkat yang Relevan
Salinan pendek yang relevan dari tokoh penafsir publik domain: “Penyembahan yang harum baunya adalah inti dari pekerjaan besar yang dilakukan untuk Tuhan”; “Allah yang berkuasa di langit dan di bumi memeriksa hati manusia.”
Penutup Ringkas
Ezra 6:10 menegaskan bahwa pemulihan ibadah dan pemulihan bangsa berjalan berdampingan. Doa untuk keselamatan raja dan rakyat tidak menghapus kebutuhan untuk membangun bait suci secara lahir maupun rohani; keduanya menjadi satu rangkaian ketaatan kepada Allah yang berkuasa atas sejarah umat-Nya.