Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 6:5 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 6:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan lagi segala perkakasan bait-Ullah dari pada emas dan perak, yang sudah diambil oleh Nebukadnezar dari dalam kaabah yang di Yeruzalem dan yang dibawa olehnya ke Babil itu, hendaklah dikembalikan supaya dibawa akan dia ke kaabah yang di Yeruzalem, ke tempatnya, dan dibawa oranglah akan dia turun ke bait-Ullah.
Ezra 6:5 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 6:5 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Daniel 5:2 (IDN) »
Maka dalam santap air anggur itu bertitahlah Belsyazar: Hendaklah orang membawa akan segala bejana emas perak yang telah dikeluarkan oleh Nebukadnezar, ayahanda baginda, dari dalam kaabah yang di Yeruzalem, supaya dari padanya boleh diminum oleh baginda dan oleh segala menteri dan isteri dan gundik baginda.

Ezra 5:14 (IDN) »
Bahkan, segala perkakasan bait-Ullah dari pada emas dan perak, yang diambil oleh Nebukadnezar dari dalam kaabah yang di Yeruzalem dan yang sudah dibawa olehnya ke dalam kuil yang di Babil, itu sudah dikeluarkan pula oleh baginda raja Koresy dari dalam kuil yang di Babil, diamanatkannya kepada seorang yang bernama Sesybazar, yang telah dijadikannya penghulu negeri.

2 Raja-raja 25:14 (IDN) »
Dan lagi diambilnya akan segala periuk dan sodok dan serampang dan pedupaan dan segala serba tembaga yang terpakai kepada pekerjaan kebaktian.
Ringkasan pembaca: pemulihan harta bait Allah sebagai bagian dari restitusinya
Ezra 6:5 berada dalam konteks penyelesaian pembangunan bait Allah di Yerusalem setelah masa pengasingan. Ayat ini menegaskan perintah untuk mengembalikan perangkat-perangkat emas dan perak bait Allah yang sebelumnya diambil oleh Nebukadnezar dari Bait Suci di Yerusalem dan dibawa ke Babil. Ketika raja Persia memerintahkan pembangunan kembali bait, perangkat itu dimaksudkan untuk dipakai kembali di tempat ibadah yang baru, sehingga kemuliaan rumah Tuhan bisa kembali bagi umat Israel.
Ayat dalam konteks pasal dan kitab
Pasal 6 menyoroti pelaksanaan undang-undang raja Kisah pemulihan peribadatan umat Israel. Setelah pengepungan dan penghancuran, raja Darius dan kemudian raja Ahasyweros mendukung kembalinya penyembahan di Yerusalem. Ayat 5 menegaskan pemulihan perangkat suci sebagai bagian penting dari restorasi ritual dan identitas bangsa. Perangkat itu bukan sekadar benda berharga, melainkan simbol kehadiran Allah di tengah umat-Nya dan kesinambungan tradisi ibadah dengan tata tertib baru.
Pelajaran rohani utama
Perbandingan alkitubel yang relevan
Beberapa bagian lain menekankan tema serupa: pemulihan ibadah (misalnya Ezra 1–2 tentang kembali ke Yerusalem) dan pentingnya perangkat ibadah bagi identitas bangsa. Dalam konteks ini, kita melihat bagaimana perangkat berfungsi sebagai alat pemersatu umat dalam penyembahan yang benar. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa perlengkapan ibadah adalah bagian dari penyelenggaraan peribadatan yang layak di hadapan Allah.
Penerapan praktis
Ayat ini mengingatkan pembaca bahwa pemulihan rohani membutuhkan sarana-sarana ibadah yang layak dan dipakai dengan penuh hormat. Kita diajak memikirkan bagaimana kita menjaga kemurnian ibadah—bukan hanya fokus pada materi, tetapi pada tujuan rohani di baliknya: memuliakan Allah dengan hidup yang setia, serta merawat fasilitas dan tradisi gereja yang membantu umat beribadah dengan tulus.
Referensi silang
• Ezra 1:3–4 — pemulihan besar umat kembali dan perlunya dukungan untuk membangun kembali bait; menekankan kerja sama umat dalam restorasi.
• 2 Tawarikh 36:7 — bagian pengambilan dan pemulihan peralatan ibadah menggambarkan pola umum Allah memulihkan worship lewat raja dan umatnya.
• Nehemia 7–8 — fokus pada pemulihan komunitas dan ibadah setelah selesai tembok, menggarisbawahi peran perangkat ibadah sebagai unsur identitas bangsa.
Editorial singkat (gabungan pandangan tokoh kebiasaan tanpa reproduksi kutipan panjang)
Para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menegaskan bahwa inti pesannya adalah kesetiaan Allah terhadap umat-Nya, dan bahwa pemulihan peralatan ziarah menandai dimulainya era ibadah yang kembali teratur. Ringkasnya, perangkat-perangkat suci itu bukan sekadar benda; mereka adalah simbol kehadiran Allah dan komitmen umat untuk hidup dalam perjanjian-Nya. Dalam konteks kita hari ini, kita bisa melihat bagaimana Allah menyediakan jalan untuk pemulihan pribadi dan komunitas, bila hati kita kembali kepada-Nya dengan penuh hormat dan ketaatan.
Inti pesan: Allah menggenapi rencana-Nya melalui pemulihan berkat dan fasilitas ibadah, agar umat-Nya dapat beribadah dengan syukur dan bersatu dalam penyembahan yang murni.