Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEzra 6:17 Tafsiran ayat Alkitab
Ezra 6:17 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan akan mentahbiskan bait-Ullah itu dikorbankannya lembu seratus ekor dan domba jantan dua ratus ekor dan anak domba empat ratus ekor dan kambing jantan dua belas ekor akan korban karena dosa segenap orang Israel, seturut bilangan segala suku bangsa Israel.
Ezra 6:17 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ezra 6:17 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ezra 8:35 (IDN) »
Maka oleh segala orang yang dahulu sudah dipindahkan dan yang sudah balik dari pada tawanan dipersembahkanlah korban bakaran kepada Allah orang Israel, yaitu lembu muda dua belas ekor karena segala orang Israel dan domba jantan sembilan puluh enam ekor dan anak domba tujuh puluh tujuh ekor dan kambing jantan dua belas ekor akan korban karena dosa, sekalian itulah korban bakaran bagi Tuhan.

2 Tawarikh 29:31 (IDN) »
Maka pada ketika itu sahutlah Yehizkia, titahnya: Sekarang kamu sudah mempersembahkan dirimu kembali kepada Tuhan; marilah kamu, bawalah olehmu akan segala korban sembelihan dan persembahan puji-pujian ke rumah Tuhan! Maka segenap perhimpunanpun membawalah korban sembelihan dan persembahan puji-pujian dan segala orang yang ridla hatinyapun membawa korban bakaran.

Wahyu 7:4 (IDN) »
Maka aku dengar banyaknya segala orang yang sudah bermeterai itu, jumlahnya seratus empat puluh empat ribu yang sudah bermeterai daripada segala suku bangsa bani Israel:
Pemaknaan Tegas Ezra 6:17
Inti makna ayat ini adalah: upacara penahbisan bait Allah di Yerusalem dilakukan lewat persembahan besar yang menjanjikan pengampunan bagi dosa-dosa segenap bangsa Israel, sebagai ungkapan syukur dan komitmen memelihara tempat ibadah yang telah dipulihkan.
Latar konteks singkat
Ezra 6 berlanjut setelah pemulihan tembok kota Yerusalem dan pelantikan satgas renovasi bait suci. Raja Darius menegaskan kembali perintah lama tentang penyembahan di bait Allah. Ezra 6:17 mencatat kurban-kurban kurban korban pengabdian untuk mendirikan kembali korban di bait Ullah, sebagai bagian dari pemulihan ibadah umat Israel setelah pembuangan.
Observasi interpretatif
Hubungan tematik dengan bagian lain
Beberapa tema terkait adalah: - Pengampunan melalui korban: seperti pola korban bakaran yang menampilkan pendamaian antara umat dan Allah. - Komitmen umat pada ibadah di pusat bait Allah meski ada pergumulan historis. - Konsistensi ibadah jemaat sebagai bagian dari identitas nasional Israel di masa pemulihan. Penjelasan singkat: ayat ini menegaskan bahwa perbaikan ibadah tidak sekadar rekonstruksi fisik, melainkan pemulihan relasi dengan Tuhan melalui korban yang diatur dalam hukum Musa.
Cross-references singkat
- Imamat 1–7: gambaran rinci tentang korban bakaran dan persembahan yang menguduskan umat. Penekanan pada tujuan ibadah sebagai penyucian dan pendamaian. Penempatan korban sebagai simbol komitmen umat pada kehadiran Tuhan.
- Nehemia 12:43: perayaan ibadah setelah pemulihan tembok, menguatkan ide bahwa pujian dan korban membawa damai sejahtera bagi umat. Hubungan antara kebersamaan umat dan kehadiran Tuhan membangun kembali identitas bangsa.
- Mazmur 51:18–19: menunjukkan bahwa hati yang serasi dengan Tuhan menuntun korban-korban pujian, bukan sekadar ritus formal. Nilai batin ibadah lebih penting daripada formalitas korban.
Penutup praktis yang ringkas
Pertanyaan bagi pembaca hari ini: bagaimana kita menepati “ibadah yang berpusat pada Tuhan” di tengah kehidupan kita? Seperti umat Israel, kita dipanggil menjaga fokus pada hubungan dengan Tuhan melalui hidup yang saleh, bukan hanya ritual. Ibadah yang lahir dari hati yang taat memperlihatkan komitmen kita kepada Tuhan di setiap aspek kehidupan.
Catatan kutipan langsung (pernyataan singkat) dari tokoh-tokoh komentar publik domain: tidak ada kutipan panjang yang digunakan secara eksplisit dalam bagian ini. Namun, referensi umum terhadap pola pengampunan dan korban dapat dibandingkan dengan pandangan klasik para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke pada tema korban dan pendamaian dalam kitab Imamat serta bagian terkait Ezra-Nehemia.