Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmos 5:19 Tafsiran ayat Alkitab
Amos 5:19 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Seperti orang lari dari hadapan singa lalu diterkam oleh beruang, maka pulang juga ia dengan selamat, lalu bersandar dengan tangannya pada dinding, maka seekor ular memagut dia!
Amos 5:19 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amos 5:19 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yeremia 15:2 (IDN) »
Maka akan jadi apabila mereka itu bertanya kepadamu: Kemanakah kami akan pergi? hendaklah kausahut kepadanya: Demikianlah firman Tuhan: Barangsiapa yang tentu kepada mati, ia itu akan mati, barangsiapa yang tentu kepada pedang, ia itu akan dimakan pedang, barangsiapa yang tentu kepada bala lapar, ia itu akan binasa oleh lapar, dan barangsiapa yang tentu kepada kepindahan, ia itu akan dipindahkan!

Yeremia 48:43 (IDN) »
Bahwa kegentaran dan keleburan dan jerat atas kamu, hai orang isi Moab, demikianlah firman Tuhan!

Amos 5:19 (IDN) — Makna kiasan tentang nasib manusia
Inti interpretatif ayat ini menyoroti bagaimana manusia sering mencoba lari dari kehendak Tuhan atau menghadapi konsekuensi tanpa pertolongan ilahi. Perbandingan seperti seorang yang lari dari singa, diterkam beruang, pulang dengan selamat, bersandar pada dinding, lalu digigit ular menegaskan bahwa keselamatan yang tampak muncul karena nasib atau perlindungan manusia bisa berubah menjadi bahaya bagi jiwa. Nabi Amos menggunakan gambaran hidup untuk menantang umat Israel agar tidak mengandalkan keamanannya sendiri, melainkan bertobat kepada Allah yang berkuasa.
Konteks sastra dan tema utama
Amos menuliskan pesan sengit kepada Israel Utara yang hidup secara makmur namun tidak adil terhadap orang miskin dan lemah. Ayat ini muncul dalam bagian nubuat yang menggambarkan ketidakmampuan manusia untuk bebas dari konsekuensi dosa meski tindakan lari-lari seperti selamat secara fisik. “Lari dari hadapan singa” dan “beruang” menggambarkan upaya manusia menghindari konsekuensi ilahi, tetapi akhirnya terjadi kejutan bahaya yang menyelinap, yaitu ular yang “memagut”. Tema sentralnya adalah kesia-siaan kepercayaan pada perlindungan duniawi tanpa pertobatan dan ketaatan kepada Allah.
Garis besar makna teologis
Kaitannya dengan bagian-bagian Alkitab lain
Cross-reference berikut membantu memahami pola nubuat Amos tentang kehadiran Tuhan yang adil di balik krisis manusia:
Pertanyaan untuk direnungkan
Penutup singkat
Ayat ini mengingatkan bahwa keselamatan fisik tidak menjamin keselamatan rohani. Ketahuilah bahwa Tuhan menilai hati dan tindakan manusia secara menyeluruh. Respons iman adalah berbalik dari jalan yang menipu menuju jalan kebenaran yang berkenaan dengan kasih dan adil. Pertobatan yang autentik adalah pintu bagi perlindungan Allah yang nyata.
Catatan rujukan singkat (kutipan pendek yang relevan)
Beberapa komentar kuno menyoroti bahwa bangsa sering merasa aman karena stagnasi materi, tetapi Allah tidak membiarkan keangkuhan itu berlanjut. Dalam karya Adam Clarke dan Matthew Henry terdapat penekanan bahwa keselamatan palsu manusia tidak dapat menggantikan hubungan benar dengan Allah. (Kutipan reflektif: “ Keselamatan tidak datang dari perlindungan duniawi, melainkan dari ketaatan kepada Tuhan.”)
Rujukan silang singkat: Lihat juga Yesaya 28:15; Hosea 7:16 untuk gambaran serupa tentang kepercayaan pada perlindungan diri tanpa pertobatan yang sejati.