Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 14:4 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 14:4 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Siapakah engkau ini yang menyalahkan hamba orang lain? Maka kepada tuannya sendirilah baik ia tegak atau rebah; tetapi ia akan tetap tegak, karena Tuhan berkuasa menegakkan dia.
Roma 14:4 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 14:4 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yakobus 4:11 (IDN) »
Hai saudara-saudaraku, jangan seorang mencela orang. Adapun orang yang mencela saudaranya atau menyalahkan saudaranya, ialah mencela hukum serta menyalahkan hukum. Tetapi jikalau engkau menyalahkan hukum itu, bukannya engkau penurut hukum itu, melainkan hakimnya.

Roma 9:20 (IDN) »
Hai manusia, siapakah engkau yang hendak berjawab dengan Allah? Dapatkah gerangan barang yang diperbuat itu berkata kepada yang membuatnya, "Apakah sebabnya engkau sudah membuat aku sedemikian ini?"

Roma 8:31 (IDN) »
Sekarang apakah hendak kita katakan atas segala hal itu? Jikalau Allah memihak kita, siapakah lawan kita?
Makna Inti Roma 14:4 (IDN)
Ayat ini menegaskan bahwa menghakimi sesama hamba Tuhan adalah urusan tuannya. Setiap hamba bertanggung jawab kepada Tuan yang sejati, yaitu Tuhan, dan dalam konteks iman, Tuhan berhak untuk membenarkan atau meneguhkan seorang murid sesuai kehendaknya. Dengan kata lain: hak prerogatif penegakan milik Tuhan, bukan manusia.
Latar konteks singkat
Surat Roma 14 membahas perselisihan antara orang percaya mengenai praktik-praktik budaya dan kebiasaan sosial yang tidak esensial bagi keselamatan. Paulus menekankan bahwa kebebasan rohani seseorang tidak boleh menjadi alat untuk merendahkan sesama saudara seiman. Di sini, “hamba” merujuk pada orang percaya yang hidup di bawah otoritas Tuhan; peran kita adalah menghormati martabat orang lain sambil menjaga perdamaian jemaat.
Pengamatan tafsiran inti
Pemahaman tema utama
Refleksi singkat terhadap silang-paut Alkitab
Beberapa lintasan terkait yang relevan:
Catatan praktis singkat
Penguatan pandangan melalui pandangan para penafsir Gereja dahulu
Ringkasan jika merujuk para penafsir publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke:
Matthew Henry menekankan bahwa manusia tidak punya hak untuk menghakimi hamba lain karena itu hak Tuhan yang membenarkan atau menegakkan. Albert Barnes menekankan bahwa Paulus mengajari kita menjaga kebebasan rohani sambil tidak membebani orang lain dengan persyaratan yang tidak esensial. Adam Clarke menambahkan bahwa di balik perdebatan kita, Tuhan tetap berkuasa menegakkan orang percaya sesuai rencana-Nya.
Beberapa kutipan pendek yang relevan (tanpa menyalin teks penuh): Henry menegaskan kedaulatan Tuhan dalam pembenaran; Barnes menekankan kendali rohani atas perbedaan pendapat; Clarke menekankan bahwa perseteruan manusia tidak menggoyahkan kedaulatan Tuhan. Kutipan lengkap tidak disertakan di sini untuk menghormati karya publik domain.