Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 14:19 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 14:19 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Sebab itu biarlah kita menuntut barang yang mendatangkan sejahtera dan meneguhkan iman kita di antara sama sendiri.
Roma 14:19 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 14:19 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Efesus 4:29 (IDN) »
Jangan mengeluarkan perkataan yang busuk daripada mulutmu, melainkan barang apa yang baik akan meneguhkan iman sebagaimana yang perlu, supaya ia itu memberi berkat kepada orang yang mendengarnya.

Roma 12:18 (IDN) »
Jikalau boleh, dengan seboleh-bolehnya daripada pihak kamu, hendaklah kamu berdamai dengan orang sekalian.

Mazmur 34:14 (IDN) »
(34-15) Hendaklah dijauhkannya kejahatan dan dibuatnya baik; hendaklah dicaharinya selamat dan dituntutnya akan dia.
Makna Ayat
Pada Roma 14:19, Rasul Paulus menasihati agar kita mengejar hal-hal yang membawa sejahtera bagi jemaat, sehingga hubungan di antara sesama anggotanya menjadi kuat dan iman mereka bertambah teguh. Inti ajaran ini adalah memprioritaskan damai sejahtera komunitas Kristen dan menghindari penyebab perpecahan yang merusak iman bersama.
Latar Belakang Kontekstual
Surat Roma disusun Paulus dalam rangka membangun kesatuan antara orang Yahudi dan non-Yahudi dalam kehidupan iman. Pasal 14 berfokus pada perbedaan pendapat seputar makanan, perayaan hari-hari tertentu, dan kebiasaan-kebertahanan religius. Paulus mengajak jemaat untuk tidak saling menghakimi karena perbedaan pendapat, melainkan memelihara kasih dan damai. Ayat 19 menekankan prioritas membangun kerukunan daripada memperjuangkan hak pribadi yang dapat menimbulkan perpecahan.
Interpretive Observations
Gagasan Tema yang Relevan
Rujukan Lintas yang Relevan
Efesus 4:3 menekankan menjaga kesatuan roh dalam ikatan perdamaian; 1 Korintus 12:25-26 menggambarkan pentingnya menjaga bagian tubuh agar tidak saling menyakiti. Galatia 5:22-23 menyatakan buah Roh yang memperkuat kasih, damai, dan kesabaran—kualitas yang memfasilitasi sejahtera di antara saudara seiman.
Penutupan Praktis
Berusahalah memilih tindakan yang mempererat persaudaraan: hindari sikap saling menghakimi, dan utamakan doa serta dukungan praktis bagi sesama percaya. Biarkan damai Kristus memimpin respons kita terhadap perbedaan pendapat, sehingga iman komunitas bertumbuh dengan tegar dalam kasih.
Cuplikan Wawasan Sejarawan Klasik
Para komentator gereja publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa fokus utama pasal ini adalah menjaga persatuan gereja dan menghindari perpecahan karena perbedaan adat atau kebiasaan. Mereka menyoroti bahwa kedamaian jemaat adalah bukti hidupnya iman yang benar, dan saling membangun lebih penting daripada membela hak pribadi secara sempit.
Inti Pengajaran
Damai sejahtera di antara sesama orang percaya adalah tujuan utama; marilah kita menuntun perbuatan kita agar tidak menimbulkan kekhawatiran dalam iman komunitas, melainkan memperkuat iman bersama melalui kasih yang membangun.