Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRoma 14:15 Tafsiran ayat Alkitab
Roma 14:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena jikalau saudaramu berdukacita oleh sebab makananmu itu, maka bukannya lagi engkau menurut jalan kasih. Janganlah membinasakan dia oleh sebab makananmu itu, sebab karena dia itu Kristus sudah mati.
Roma 14:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Roma 14:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Korintus 8:11 (IDN) »
Karena oleh sebab pengetahuanmu itu binasalah orang yang lemah, yaitu saudara itu, karenanya juga Kristus sudah mati.

Galatia 5:13 (IDN) »
Karena kamu ini, hai saudara-saudaraku, sudah dipanggil kepada kemerdekaan; tetapi kemerdekaan itu janganlah dipakai menurut hawa nafsu, melainkan oleh kasih perhambakanlah dirimu sama sendiri.

Roma 15:2 (IDN) »
Biarlah masing-masing kita menyukakan sama-sama manusia di dalam hal yang baik akan meneguhkan iman.
Roma 14:15 (IDN) – Mengutamakan Kasih daripada Makanan
Rangkaian pembahasan ini menuntun pembaca untuk melihat bagaimana nasihat Paulus pada Roma 14 menekankan sikap kasih di dalam perbedaan pendapat tentang makanan. Ayat ini menasihati umat percaya agar tidak menjadi batu sandungan bagi sesama, melainkan hidup dalam kasih yang membangun harmoni jemaat dan memuliakan Kristus.
Ayat Utama dalam Konteks Roma 14
Pasal ini berfokus pada kebebasan kristiani yang diimbangi dengan tanggung jawab terhadap sesama. Paulus menasihati orang percaya yang kuat iman tentang kebebasan mereka dalam makan dan minum agar tidak menindas atau merendahkan saudara yang lemah iman. Dalam Roma 14:15, jika makanan menjadi sebab saudara berduka, maka kasih tidak lagi berjalan menurut jalan kasih. Tujuan hidup jemaat ialah memuliakan Kristus melalui saling menguatkan, bukan membinasakan satu sama lain karena perbedaan pendapat.
Inti Pokok Pelajaran Rohani
Gagasan utama ayat ini adalah kemuliaan hidup dalam kasih menaklukkan perbedaan praktis. Kebebasan iman tidak boleh disalahgunakan untuk meredam atau menyakiti saudara seiman. Kasih menuntun kita melihat kebutuhan orang lain, menahan diri dari tindakan yang menghambat pertumbuhan batin saudara, dan memilih tindakan yang mempererat persatuan di dalam Kristus.
Perenungan dari Teks-Teks Sehubungan
Beberapa bagian Alkitab menegaskan tema ini secara paralel:
Aplikasi Praktis untuk Jemaat saat Ini
Beberapa arah praktis yang relevan:
Cuplikan Wawasan dari Tafsir Terkait (sintesis)
Para penafsir publik domain lama menekankan bahwa kasih tidak memerlukan kita meniadakan kebebasan, melainkan menempatkan sesama pada posisi yang lebih utama daripada preferensi pribadi. Dengan demikian, kita bertumbuh dalam penghayatan iman yang tidak mengorbankan persaudaraan.
Beberapa kutipan ringkas dari penafsir terdahulu (untuk rujukan konteks):
“Kasih adalah ujung norma; ia menuntun kita untuk tidak membinasakan saudara karena perbedaan hambatan praktis.”
Rujukan Silang dan Kaitannya
Pendalaman terhadap ayat ini sering diarahkan pada tiga rujukan utama:
Penjelasan singkat tentang hubungan: Ketiganya memperlihatkan bahwa dalam komunitas, tindakan praktis kita sebaiknya dipandu oleh kasih yang memikirkan kesejahteraan sesama dan kemuliaan Kristus, bukan kepentingan pribadi semata.
Ringkasan
Roma 14:15 mengajarkan bahwa kasih tidak membiarkan perbedaan kebiasaan berbahaya bagi persatuan jemaat. Ketika dorongan menghadirkan kenyamanan diri bertentangan dengan kepedulian terhadap saudara, kita dipanggil untuk memilih jalan kasih—menahan diri, membangun, dan memuliakan Kristus melalui cara hidup yang menyatukan umat-Nya.