Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 18:20 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 18:20 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Hai isi surga, dan segala orang suci, dan rasul-rasul, dan nabi-nabi sorakkanlah dia! Karena Allah sudah menjatuhkan hukuman ke atasnya bagi kamu."
Wahyu 18:20 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 18:20 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Wahyu 19:1 (IDN) »
Kemudian daripada itu aku dengar bunyi seperti suatu suara besar orang ramai di surga berkata, "Halleluyah! Bagi Allah Tuhan kitalah segala keselamatan, dan kemuliaan, dan kuasa,

Wahyu 12:12 (IDN) »
Sebab itu bersoraklah, hai surga, dan segala yang duduk di dalamnya. Wai bagi bumi dan laut, karena Iblis sudah turun kepadamu dengan besar kemarahannya, sebab mengetahui bahwa ketikanya sudah singkat."

Wahyu 6:10 (IDN) »
maka berteriaklah mereka itu dengan suara besar, katanya, "Berapa lamakah lagi, ya Tuhan yang kudus dan yang benar, Engkau tiada menghukumkan dan membelakan darah kami ke atas segala orang yang duduk di bumi itu?"
Wahyu 18:20 (IDN) — Respons Surga terhadap Hukuman atas Babel
Bagian ini berada dalam konteks penghakiman Allah atas Babel yang berkata-kata besar dan menindas bangsanya. Surga bersorak untuk pembalasan keadilan ilahi atas penindasan, pedihnya perbuatan jahat, dan kelepasan yang akhirnya dinyatakan dalam penghukuman yang telah dijatuhkan Allah.
Apa yang teks ini ungkap tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa Allah adalah Hakim yang adil dan setia menegakkan keadilan-Nya. Respons surgawi terhadap hukuman terhadap Babel menunjukkan bahwa tindakan-Nya tidak acuh terhadap kejahatan, melainkan membawa pembalasan bagi mereka yang telah menumpahkan darah, menindas, dan menipu. Keyakinan ini menguatkan tema kitab Wahyu bahwa umat Allah tidak sendirian dalam penderitaan mereka; Allah memerintah secara penuh atas sejarah dunia dan pada akhirnya mematahkan kuasa kejahatan.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Bagian terkait dalam Alkitab
Beberapa teks sehubungan yang membantu menguatkan gambaran ini adalah: - Mazmur 98:9, yang menekankan bahwa Allah datang untuk menghakimi bumi dengan keadilan. - Roma 12:19, yang mengajak umat percaya untuk tidak membalas dendam, melainkan menyerahkan pembalasan kepada Allah. - Wahyu 19:1-2, yang melanjutkan sorak-sorai surga karena pembalasan kejahatan telah selesai.
Makna praktis untuk sekarang
Ayah rohani mengingatkan bahwa kebenaran Allah tidak bisa ditunda selamanya. Dalam dunia yang sering menampilkan ketidakadilan, ayat ini mengingatkan orang percaya untuk menahan diri dari tindakan balas dendam, dan menaruh harapan pada keadilan Allah yang pasti. Jemaat diajak tetap setia, menilai hidup dengan standar kebenaran Allah, dan mengharapkan pembebasan serta pemulihan pada akhirnya melalui Kristus.
Cross-references singkat
Gagasan inti dari para komentator (ringkas)
Para penafsir publik domain, seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, menekankan bahwa ayat ini menegaskan kedaulatan Allah atas sejarah dan penghakiman terakhir atas kejahatan. Mereka menyoroti pentingnya respon surgawi sebagai kontras dengan penderitaan orang benar di bumi, serta dorongan agar umat percaya tetap teguh dalam iman sambil menantikan pemenuhan rencana Allah.
Quotations by kelima ahli publik-domain: Tidak ada kutipan langsung yang disediakan di bagian ini, karena Anda meminta untuk memperhatikan jika ada kutipan singkat yang ada. Namun, ide-ide utama terintegrasi dari tradisi komentar umum tentang kedaulatan Allah dan pembalasan akhirnya.