Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiWahyu 14:1 Tafsiran ayat Alkitab
Wahyu 14:1 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka tiba-tiba aku tampak Anak domba itu berdiri di atas Gunung Sion, dan beserta dengan Dia ada seratus empat puluh empat ribu orang yang tertulis nama Anak domba dan nama Bapa-Nya itu di dahinya.
Wahyu 14:1 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Wahyu 14:1 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yoel 2:32 (IDN) »
Maka akan jadi, bahwa barangsiapa yang akan menyebut nama Tuhan ia itu akan terpelihara; karena di atas bukit Sion dan di Yeruzalem orang akan dapat luput, setuju dengan firman Tuhan; demikianpun segala orang yang tinggal, yang akan dipanggil oleh Tuhan.

Wahyu 3:12 (IDN) »
Maka orang yang menang, hendak Kujadikan dia suatu tiang di dalam rumah Tuhan-Ku, dan sekali-kali tiada ia akan keluar dari situ; dan Aku akan menyuratkan kepadanya nama Tuhan-Ku dan nama negeri Tuhan-Ku, yaitu Yeruzalem yang baharu yang turun dari surga daripada Tuhan-Ku itu, dan lagi nama-Ku yang baharu itu.

Ibrani 12:22 (IDN) »
Tetapi kamu sudah datang ke gunung Sion, dan ke negeri Allah yang hidup, yaitu Yeruzalem yang di surga, dan kepada perhimpunan berlaksa-laksa malaekat,
Wahyu 14:1 (IDN) — Gambaran Anak Domba di Gunung Sion bersama 144.000
Tingkatkan fokus pada gambaran kemuliaan dan pemeliharaan Allah yang menenangkan iman.
Ringkasan pembaca
Ayat ini menggambarkan belas kasih Allah yang meneguhkan bagi umat-Nya: sang Anak Domba berdiri di atas Gunung Sion, bersama 144.000 orang yang tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya di dahi mereka. Adegan ini menegaskan identitas rohani umat Allah yang setia, dilindungi, dan dekat dengan kemuliaan-Nya di masa depan yang penuh harapan. Ini juga menekankan integritas iman dalam konteks wahyu apokaliptik: kepemilikan kekal di hadapan Allah dan persatuan dengan Kristus.
Ayat demi konteks pasal
Pasal 14 menampilkan tiga sumber wahyu: kenyataan di langit, pemberitaan malaikat, dan kesaksian umat Allah yang setia. Di ayat 1, Yohanes melihat Anak Domba (Yesus Kristus) berdiri di Gunung Sion. Gunung Sion sering dipakai simbolik sebagai pemerintahan Allah yang berkuasa dan tempat pertemuan-Nya dengan umat-Nya. 144.000 orang disebut sebagai umat pilihan yang telah tertulis namanya di dahi mereka—menandakan identitas ilahi yang tidak bisa diragukan dan perlindungan ilahi yang nyata.
Pelajaran rohani utama
Perbandingan dengan bagian Alkitab lain
Beberapa rujukan cross-reference memberi gambaran serupa:
Hubungan-hubungan ini menegaskan bahwa gambaran di Wahyu 14:1 bukan sekadar visi futuristik, melainkan panggilan untuk hidup dengan identitas rohani yang kokoh di dalam Kristus.
Implikasi praktis
Untuk iman hari ini, ayat ini menantang kita untuk:
Penutup ringkas
Wahyu 14:1 menegaskan bahwa bagi mereka yang percaya, ada pemilik identitas rohani yang jelas dan perlindungan ilahi yang nyata. Anak Domba berdiri di Gunung Sion bersama 144.000 menjadi simbol harapan: umat Allah yang setia akan beroleh dekat dengan Kristus dalam kemuliaan-Nya. Kisah ini mengajak pembaca untuk hidup dengan keyakinan bahwa milik Allah adalah abadi dan pasti.
Cross-references singkat
Beberapa hubungan singkat untuk memperdalam pemahaman:
Quotations from classical commentators (ringkas): Beberapa bagian wawasan klasik menekankan bahwa “nama di dahi” menandakan hak istimewa dan perlindungan, sementara kehadiran Anak Domba di Sion menegaskan kedekatan dengan kemuliaan Allah bagi orang-orang percaya. (Referensi umum: ringsan singkat berdasarkan karya-karya Henry, Barnes, Clarke dalam pemahaman simbolik Wahyu.)