Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 6:1 Amsal 6:2 Amsal 6:3 Amsal 6:4 Amsal 6:5 Amsal 6:6 Amsal 6:7 Amsal 6:8 Amsal 6:9 Amsal 6:10 Amsal 6:11 Amsal 6:12 Amsal 6:13 Amsal 6:14 Amsal 6:15 Amsal 6:16 Amsal 6:17 Amsal 6:18 Amsal 6:19 Amsal 6:20 Amsal 6:21 Amsal 6:22 Amsal 6:23 Amsal 6:24 Amsal 6:25 Amsal 6:26 Amsal 6:27 Amsal 6:28 Amsal 6:29 Amsal 6:30 Amsal 6:31 Amsal 6:32 Amsal 6:33 Amsal 6:34 Amsal 6:35



Amsal 6:17 (IDN): "mata yang angkuh, dan lidah yang bercabang, dan tangan yang menumpahkan darah orang yang tiada bersalah"
Gambaran singkat untuk pembaca: Amsal 6 menyingkap berbagai kebiasaan berbahaya yang Allah benci. Ayat ini menyoroti tiga tanda kebengisan manusia yang menimbulkan kerusakan: keangkuhan mata, lidah yang menipu atau merusak, dan tindakan kekerasan yang menumpahkan darah orang tidak bersalah. Iman Israel diajak untuk menilai sifat-sifat batin dan perilaku luar yang menunjukkan hati yang tidak setia pada kebenaran serta kasih murah. Ayat ini mengajak pembaca untuk menjauhi kecenderungan jahat dan memilih hidup yang berintegritas di hadapan Tuhan dan sesama.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam Amsal 6, Salomo menyoroti pemicu kebinasaan pada hidup manusia. Ayat 16 menyebut enam hal yang dibenci TUHAN, lalu ayat 17 memperincikan tiga tanda utama kejahatan yang mengalir dari hati yang sombong dan perilaku yang merugikan orang lain. Ketiga ciri itu saling terkait: keangkuhan (mata yang angkuh) memperkuat lidah berbahaya, dan lidah yang merusak dapat memicu tindakan kekerasan terhadap orang tidak bersalah. Pesan inti adalah moralitas eksklusif: hidup benar berarti menahan diri dari cara-cara yang membunuh hubungan sesama dan martabat manusia.
Pokok poin rohani utama
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
- Yakobus 4:6 mengafirmasikan bahwa Allah menentang orang sombong namun memberikan kasih karunia kepada orang rendah hati, menguatkan tema rendah hati berhadapan dengan tindakan yang destruktif.
- Amsal 15:1 mengajarkan bahwa jawab yang lemah lembut dapat meredam amarah, menegaskan perbedaan antara retorika berbahaya dan cara berbicara yang membangun.
- Roma 12:17-19 mendorong umat untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan menyerahkan pembalasan kepada Tuhan, menjaga damai dan keadilan.
Aplikasi praktis
Bagaimana kita mengaplikasikan ayat ini dalam kehidupan sehari-hari?
Cross-references singkat
- Yakobus 3 membahas bahaya lidah; lidah kecil yang mampu membangkitkan api besar, menyoroti pentingnya pengendalian mulut.
- Matius 5:7 mengingatkan bahwa belas kasihan memedulikan orang yang lemah; kebijaksanaan hidup ditunjukkan melalui kasih kepada sesama yang rapuh.
Penjelasan singkat: ayat-ayat silang ini menguatkan gambaran bahwa hidup berkenan kepada Tuhan berasal dari hati yang rendah hati dan perkataan yang membangun, bukan merusak.
Catatan editor: panduan komentar klasik
Para komentator gereja masa lalu menekankan bahwa kemurnian karakter dihadapkan pada godaan budaya egois. Matthew Henry menekankan bahwa keangkuhan adalah ancaman utama; Albert Barnes menyoroti hubungan antara mulut dan tindakan; Adam Clarke menjelaskan konsekuensi sosial dari kejahatan yang merugikan orang tidak bersalah. Inti dari pandangan mereka adalah ajaran bahwa kebajikan lahir dari perubahan hati yang sejati di hadapan Allah.
Ringkasan
Amsal 6:17 menampilkan tiga tanda kerusakan yang lahir dari hati sombong: mata yang angkuh, lidah yang berbahaya, dan tangan yang menumpahkan darah orang tidak bersalah. Ayat ini mengingatkan bahwa hidup benar bermula dari hati yang rendah hati dan mulut yang membangun, serta tindakan yang menghormati martabat manusia. Dengan itu, kita diajak memilih jalan kasih, damai, dan keadilan dalam komunitas kita.
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, and Adam Clarke appear here only as brief allusions within the discussion above; exact short quotations are not printed verbatim beyond the explanatory summaries.