Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmsal 4:5 Tafsiran ayat Alkitab
Amsal 4:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tuntutlah akan hikmat, tuntutlah akan akal budi; jangan engkau lupa dan jangan undur dari pada perkataan lidahku.
Amsal 4:5 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amsal 4:5 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yakobus 1:5 (IDN) »
Jikalau ada orang di antara kamu yang kurang bijak, hendaklah ia memohonkan kepada Allah, yang mengaruniakan dengan murahnya kepada tiap-tiap orang dengan tiada membangkit-bangkitkan, niscaya dikaruniakan-Nya kelak kepadanya.

2 Tawarikh 34:2 (IDN) »
Maka dibuatnya barang yang benar kepada pemandangan Tuhan dan berjalanlah ia pada segala jalan Daud, moyangda baginda, dengan tiada menyimpang dari padanya ke kiri atau ke kanan.

Amsal 4:5 (IDN) — Makna Utama
Tuntutlah hikmat dan akal budi dengan penuh kesungguhan, jangan melupakan ajaran itu, dan jangan berbalik dari apa yang difirmankan oleh lidahku.
Latar Konteks
Amsal 4 berada dalam himpunan nasihat ayah terhadap anaknya, menekankan perjalanan hidup yang diarahkan oleh hikmat. Ayat ini menegaskan prioritas mencari hikmat sebagai fondasi hidup, bukan sekadar pengetahuan biasa. Hikmat di sini bukan hanya kepandaian intelektual, melainkan kemampuan membedakan apa yang benar dan benarkah bagi kehidupan sehari-hari umat Tuhan. Ayat sebelumnya menyiapkan pembelajaran tentang menjaga hati dan langkah kaki, sehingga anjuran untuk mengejar hikmat menjadi kelanjutan dari pembentukan karakter yang benar.
Observasi Penafsiran
Tema utama
Rujukan silang dan Penjelasan Singkat
• Yohanes 8:32: kebenaran membebaskan; hikmat membantu membedakan mana yang membawa pembebasan rohani.
• Amsal 3:5-6: kepercayaan kepada Tuhan secara total mengarahkan kita kepada hikmat nyata; tanpa kepercayaan, akal budi kehilangan arah.
• Ibrani 5:14: kedewasaan rohani datang melalui latihan menggunakan kemampuan membedakan antara makanan rohani dan hal-hal duniawi.
Kaitan dengan Penulis Terkait (gagasan singkat)
Integrasi pandangan para penafsir publik-domain memberi garis besar bahwa hikmat di Amsal meliputi pengetahuan takut akan Tuhan, disiplin moral, dan kemampuan bertindak bijak dalam situasi nyata. Ringkasan dari pandangan ahli ini menekankan bahwa hikmat adalah anugerah Tuhan yang perlu dicari dengan ketekunan, bukan sekadar akal sehat saja.
Intisari Praktis
Bagi pembaca zaman sekarang, ayat ini mengajak untuk tidak puas pada sekadar informasi, melainkan menekuni hikmat melalui studi firman, doa, dan pengalaman hidup yang dibimbing Roh Kudus. Jadikan hikmat sebagai pedoman dalam keputusan karier, hubungan, serta etika kerja; rawat ingatan terhadap ajaran Tuhan agar tidak mudah tergoyah dalam godaan atau tekanan hidup.
Catatan Singkat tentang Kutipan Tokoh (yang tersedia dalam sumber publik-domain)
Jika ada kutipan langsung dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam edisi yang relevan, akan dicantumkan secara ringkas di bagian ini. Saat ini, gambaran umum penafsirannya menggarisbawahi bahwa hikmat adalah fondasi moral dan praktis yang menyertai setiap keputusan hidup.
Inti ajaran: mengejar hikmat dengan sungguh-sungguh, menjaga ingatan akan ajaran Tuhan, dan tetap setia pada petunjuk lidah yang memberi jalan benar bagi hidup yang berkenan kepada Tuhan.