Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmsal 18:19 Tafsiran ayat Alkitab
Amsal 18:19 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa peri mengalahkan kota benteng dan memperhentikan perkelahian itu lebih payah dari pada membukakan kancing pintu maligai.
Amsal 18:19 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amsal 18:19 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Amsal 16:32 (IDN) »
Barangsiapa yang menahani nafsunya itu lebih besar dari pada seorang hulubalang, dan orang yang memerintahkan hatinya sendiri itu lebih besar dari pada orang yang mengalahkan sebuah negeri.

Kisah Para Rasul 15:39 (IDN) »
Maka jadilah suatu perselisihan sangat, sehingga mereka itu bercerailah; maka Barnabas itu pun membawa Markus sertanya, lalu berlayar ke Kiperus,

Kejadian 37:18 (IDN) »
Demi terlihatlah mereka itu akan dia dari jauh dan sebelum lagi sampai ia kepada mereka itu, maka bermufakatlah mereka itu bersama-sama hendak membunuh dia.
Amsal 18:19 (IDN) — Ikatan dan Kesulitan dalam Reputasi Sosial
Ayat ini berada dalam rangkaian nasihat bijaksana yang membahas bagaimana hubungan antar manusia bekerja, khususnya terkait konflik, reputasi, dan jalan damai. Perkataan "perangai peri mengalahkan kota benteng" menekankan bahwa dalam perselisihan, kekuatan simbolik dan reputasi seseorang bisa membuka akses, menenangkan sengketa, atau menimbulkan rasa takut lebih dari kekuatan fisik. Namun, pesan di sini tidak menyanjung kekuatan semata, melainkan menunjukkan bahwa ketika seseorang terputus dari akal sehat dan ketekunan, perpecahan bisa menimbulkan konsekuensi yang lebih besar daripada pintu yang tertutup atau benteng yang mempertahankan diri.
Gagasan utama: Perasaan dianggap penting dalam menyelesaikan perselisihan, tetapi reputasi yang buruk atau hubungan yang retak sering menghalangi penyelesaian damai. Reputasi yang dianggap kuat bisa menimbulkan perpecahan lebih lanjut jika diiringi dengan sikap sombong atau kurang bijaksana.
Tema-tema kunci
Hubungan Alkitabiah yang relevan
Beberapa bagian lain dalam kitab Amsal dan Kitab lain menyoroti tema yang serupa:
Cross-reference di atas menunjukkan bahwa solusi damai memerlukan kebijaksanaan, kontrol diri, dan perhatian terhadap hubungan antarsesama, bukan sekadar menunjukkan kekuatan.
Refleksi praktis
Bagaimana kita merespons konflik di tempat kerja, keluarga, atau komunitas? Alih-alih membangga-banggakan reputasi atau mencoba menundukkan orang lain lewat tekanan sosial, kita diajak untuk menenangkan sengketa dengan integritas, mendengar dengan empati, dan mencari solusi yang menghormati semua pihak. Kemenangan sejati adalah menjaga hubungan tetap utuh dan menghindari keretakan yang lebih dalam.
Penutup ringkas
Amsal 18:19 mengingatkan bahwa kekuatan persetujuan dan damai sering lahir dari kebijaksanaan dalam berhubungan. Reputasi yang dipertahankan dengan cara yang benar membawa akses ke rekonsiliasi; sebaliknya, keangkuhan bisa mempersulit bahkan membuka celah bagi perkelahian yang lebih luas.
Kutipan singkat dari tokoh tafsir terdahulu (opsional)
Beberapa penafsir publik domain menekankan bahwa nasihat ini mengajak kita menilai bagaimana kita membangun jembatan damai lebih dari menegakkan posisi. Jangan biarkan "kunci pintu" buruk membuka pintu sengketa yang lebih panjang.
Catatan silang
Bandingkan dengan prinsip-prinsip berikut untuk konteks lebih luas: