Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Imamat 25:1 Imamat 25:2 Imamat 25:3 Imamat 25:4 Imamat 25:5 Imamat 25:6 Imamat 25:7 Imamat 25:8 Imamat 25:9 Imamat 25:10 Imamat 25:11 Imamat 25:12 Imamat 25:13 Imamat 25:14 Imamat 25:15 Imamat 25:16 Imamat 25:17 Imamat 25:18 Imamat 25:19 Imamat 25:20 Imamat 25:21 Imamat 25:22 Imamat 25:23 Imamat 25:24 Imamat 25:25 Imamat 25:26 Imamat 25:27 Imamat 25:28 Imamat 25:29 Imamat 25:30 Imamat 25:31 Imamat 25:32 Imamat 25:33 Imamat 25:34 Imamat 25:35 Imamat 25:36 Imamat 25:37 Imamat 25:38 Imamat 25:39 Imamat 25:40 Imamat 25:41 Imamat 25:42 Imamat 25:43 Imamat 25:44 Imamat 25:45 Imamat 25:46 Imamat 25:47 Imamat 25:48 Imamat 25:49 Imamat 25:50 Imamat 25:51 Imamat 25:52 Imamat 25:53 Imamat 25:54 Imamat 25:55



Imamat 25:17 (IDN) — Menghindari Kerugian Sesama sebagai Takut akan Tuhan
Inti interpretatif: Perintah ini menegaskan bahwa kasih sesama tidak bisa dipisahkan dari takut akan Tuhan. Perlakuan adil terhadap sesama adalah bagian dari ibadah kepada Tuhan; merugikan orang lain karena kelemahan kita sendiri adalah pelanggaran terhadap hak Allah atas keadilan di komunitas-Nya.
Konteks sastra dan aliran makna
Imamat 25 menyoroti hukum-hukum tentang tahun-tahun bebas dan keadilan sosial. Ayat 17 menegaskan prinsip keadilan sosial: jangan merugikan sesama secara sengaja, karena Tuhan Allah adalah saksi komunitas yang hidup di bawah hukum-Nya. Dalam budaya kuno, hubungan antarsesama tidak terpisah dari hubungan dengan Tuhan. Ketika umat memperlakukan sesama secara adil, hal itu mencerminkan kedaulatan Tuhan atas semua ciptaan.
Signifikansi teologis
Firman ini menyeimbangkan etika pribadi dengan kewajiban komunal. Takut Allah di sini berarti hormat kepada otoritas-Nya yang mengatur moral dan ekonomi, sehingga tindakan merugikan sesama dianggap melawan karakter Tuhan. Allah yang berfirman di sini adalah Tuhan yang berkuasa penuh atas kehidupan sehari-hari umat-Nya; menjaga hak sesama adalah bagian dari takut akan-Nya.
Koneksi Alkitabiah
Beberapa rujukan silang yang relevan: - Ulangan 24:14-15, tentang upah yang adil dan perlakuan baik kepada pekerja. Keadilan bagi yang lemah adalah bagian dari ketaatan kepada Tuhan. - Amsal 11:1, mengenai kejujuran dalam timbangan dan perdagangan. Ketidakjujuran mencemarkan nama Tuhan. - Matius 7:12, prinsip “perlakukan orang lain seperti dirimu sendiri,” yang memperluas prinsip keadilan sosial menjadi pola hubungan antarsama yang universal.
Pertanyaan refleksi
Penutup ringkas
Ayat ini menegaskan bahwa hidup yang takut akan Tuhan tidak terlepas dari tindakan adil terhadap sesama. Ketika kita menghindari merugikan orang lain dan hidup dalam kejujuran, kita hidup sebagai umat yang menghormati Tuhan. Hukum ini menyatakan bahwa keadilan publik adalah bagian dari ibadah pribadi kepada Tuhan.
Rangkuman temuan para komentator terdahulu
Para komentator abad terdahulu menekankan bahwa keadilan sosial adalah bagian dari kehidupan iman. Mereka sering menyoroti bahwa ketidakadilan dalam perdagangan maupun pemberian upah menodai martabat manusia dan kemuliaan Tuhan. (Catatan: Tidak ada kutipan panjang penuh dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang disertakan secara langsung dalam bagian ini; hanya rujukan umum terhadap tema keadilan sosial yang sejalan dengan pandangan mereka.)