Imamat 25:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka sebab itu, jikalau kamu menjual barang sesuatu yang dapat dijual kepada samamu manusia, atau jikalau kamu membeli dari pada tangan samamu manusia, janganlah kamu berkurang-kurangan seorang akan seorang.

Ayat sebelumnya
« Imamat 25:13
Ayat berikutnya
Imamat 25:15 »

Imamat 25:14 Tafsiran ayat Alkitab

Imamat 25:14 (IDN)

Matius 25:14 menempatkan kita pada suasana hukum suku-imamat mengenai transaksi jual beli antara sesama manusia di tanah perjanjian. Ayat ini menegaskan prinsip keadilan dalam perdagangan: ketika menjual barang yang dapat diperdagangkan kepada sesama manusia, atau membeli dari sesama manusia, tidak boleh ada penurunan harga secara tidak adil.

Ruang Tekstual dan konteks segera

Bagian ini muncul dalam rangka hukum tahun sabat serta pedoman hidup bagi bangsa Israel dalam pelepasan ekonomi dan perlindungan nilai manusia. Ayat mengikat pedagang agar tidak mengutamakan keuntungan dengan mengurangi harga secara curang. Ini menekankan keseimbangan antara hak pemilik barang dan kebutuhan sesama, terutama bagi mereka yang butuh membeli atau menjual karena keadaan hidup.

Apa yang menunjukkan Allah tentang iman dan etika perdagangan

Allah menaruh perhatian pada bagaimana harga diputuskan dalam hubungan antarsesama. Prinsip keadilan harga tidak hanya soal kepemilikan, tetapi juga martabat manusia. Penekanan pada kejujuran di pasar menunjukkan iman yang hidup lewat perilaku sehari-hari—kedamaian komunitas tergantung pada integritas ekonomi.

Istilah kunci dan gambaran penting

  • “berlebihan” (menurunkan harga secara tidak adil) — menunjukkan bahaya manipulasi untuk keuntungan pribadi.
  • “barang yang dapat dijual” — barang dagangan umum yang nilainya wajar di pasar; konteksnya menekankan transaksi antarmanusia, bukan milik Tuhan secara khusus.
  • hubungan sesama manusia — menekankan tanggung jawab moral pada setiap perjumpaan komersial, bukan hanya aspek legalitas.

Rujukan silang yang relevan

  • Imamat 19:35-36 — perlunya keadilan dan kejujuran dalam hukum ukuran dan timbangan; menjunjung integritas publik.
  • Ulangan 25:13-16 — larangan mengubah timbangan atau mengurangi penilaian dengan cara curang; menekankan kejujuran dalam perdagangan sebagai bagian dari hidup penuh taat.
  • Amsal 11:1 — “Nzimbah” kejujuran lebih bernilai daripada keuntungan; prinsip umum yang memperkuat pesan Imamat 25:14.

Penjelasan pendekatan dari tokoh-tokoh teolog publik domain

Beberapa komentar klasik menekankan bahwa hukum ini menegaskan bahwa keuntungan tidak boleh mengorbankan martabat manusia. Matthew Henry menyoroti bahwa kejujuran dalam ukuran menampilkan karakter Allah yang adil pada setiap aspek kehidupan. Adam Clarke menambahkan bahwa prinsip ini mengajarkan bahwa perjanjian jual-beli harus mencerminkan kasih dan keadilan komunitas. Albert Barnes menekankan bahwa larangan menurunkan harga secara curang melindungi orang‑orang miskin dari beban tambahan akibat praktik perdagangan yang tidak adil.

Inti teologi dan arah praktik kontemporer

Ayat ini mengundang kita untuk menjaga integritas dalam semua transaksi ekonomi—menghindari manipulasi harga, memperhatikan keadaan pihak lain, dan berupaya memperlakukan sesama dengan keadilan. Dalam konteks modern, prinsip ini tetap relevan saat bertransaksi dengan pelanggan, rekan bisnis, atau komunitas lokal; kejujuran adalah bagian dari pemeliharaan hubungan manusia dan kehendak Allah dalam komunitas Tuhan.

Ringkasnya, Imamat 25:14 menegaskan bahwa harga jual-beli antara sesama manusia harus dilakukan dengan kejujuran dan belas kasih—sebuah standar moral yang membentuk tatanan ekonomi yang berlandaskan kasih Allah.

Quotations: “Barang yang dapat dijual kepada sesama manusia” dan frasa terkait bagian ini diungkapkan secara ringkas dalam karya-karya Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke dalam analisis mereka mengenai kejujuran dalam perdagangan dan perlindungan martabat manusia.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Imamat 25:14 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 25:17 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Imamat 25:17 (IDN) »
Maka sebab itu janganlah kamu merugikan seorang akan seorang, melainkan hendaklah kamu takut akan Allahmu, karena Akulah Tuhan, Allahmu.

Imamat 19:13 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Imamat 19:13 (IDN) »
Jangan kamu menganiayakan samamu manusia, atau merampas barang-barangnya, dan uang pembayar upah orang upahanmu jangan bermalam sertamu sampai pagi hari.

Yakobus 5:1 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yakobus 5:1 (IDN) »
Hai kamu orang kaya, pergilah kamu menangis dan meraung sebab segala siksa yang akan datang ke atasmu.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab