Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 24:19 Tafsiran ayat Alkitab
Imamat 24:19 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka jikalau barang seorang telah merusakkan tubuh samanya manusia, maka sekadar perbuatannya hendaklah diperbuat akan diapun:
Imamat 24:19 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Imamat 24:19 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 19:21 (IDN) »
Maka jangan kamu sayang akan dia, melainkan jiwa akan ganti jiwa, dan mata akan ganti mata, dan gigi akan ganti gigi, dan tangan akan ganti tangan, dan kaki akan ganti kaki adanya.

Matius 7:2 (IDN) »
Karena dengan tuduhan yang kamu menuduh, kamu akan dituduh pula, dan dengan ukuran yang kamu mengukur, kamu akan diukurkan juga.

Imamat 24:19 (IDN) – Tafsiran ringkas dan makna rohani
Imamat pasal ini hadir dalam rangka hukum kemurnian dan keadilan sosial bangsa Israel. Ayat 24:19 menegaskan prinsip hukum yang menuntut ganti rugi bagi setiap tindakan merusak tubuh sesama manusia. Pada tingkat praktis, hukum ini menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap tubuh sesama memiliki konsekuensi nyata yang harus dipikul pelaku. Secara lebih luas, prinsip ini memantapkan nilai martabat manusia sebagai citra Allah dan perlunya penanganan nyata atas akibat tindakan yang merugikan.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal 24 berfokus pada hukum kemanusiaan dan tanggung jawab sesama. Ayat 19 menekankan mekanisme reparasi: jika seseorang melukai sesamanya, maka pelaku harus menanggung konsekuensi hukum yang setara. Ini bukan sekadar hukuman, melainkan pemulihan bagi korban dan kestabilan komunitas karena keadilan direalisasikan secara konkret.
Pemahaman teologis utama
Nilai utama ayat ini adalah penghormatan terhadap martabat manusia sebagai bagian dari ciptaan Allah. Keadilan yang dipraktikkan di antara umat Israel menggambarkan bagaimana kemerdekaan hidup bersama dipulihkan setelah pelanggaran. Pendekatan ini menekankan keseimbangan antara hak korban dan tanggung jawab pelaku, sehingga komunitas tidak menanggung beban tanpa jalan pemulihan.
Ucapan para penafsir terdahulu (kutipan ringkas)
Pandangan para penafsir klasik membantu memahami prinsip praktis ayat ini tanpa mengurangi inti teologinya:
Reference silang yang relevan
Beberapa ayat yang sejalan secara prinsip:
Pemakaian praktis bagi pembaca modern
Ayat ini mengingatkan kita bahwa setiap tindakan yang merugikan orang lain, secara fisik maupun psikologis, memiliki konsekuensi nyata. Implementasi prinsip ini dalam kehidupan gereja dan masyarakat modern menuntut:
Ringkasan singkat
Ayat ini menegaskan bahwa setiap kerusakan terhadap tubuh sesama memerlukan tindakan perbaikan yang setara. Nilai inti adalah martabat manusia di hadapan Allah dan perlunya keadilan praktis yang memulihkan hubungan sosial maupun individu yang terdampak.