2 Tawarikh 6:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka Engkau juga yang telah menyampaikan kepada hambamu Daud, ayahku, barang yang sudah Kaujanji kepadanya, karena barang yang telah Kauberfirman dengan mulut-Mu itu juga sudah Kausampaikan dengan tangan-Mu, seperti adanya pada hari ini.

Ayat sebelumnya
« 2 Tawarikh 6:14
Ayat berikutnya
2 Tawarikh 6:16 »

2 Tawarikh 6:15 Tafsiran ayat Alkitab

Overview singkat

Ayat ini berada dalam konteks klarifikasi Tuhan terhadap Daud melalui saluran nabi Natan, dan kemudian bagian ini berlanjut dalam doa serta amanat perjanjian yang diteguhkan oleh Tuhan sendiri. Ayat 15 menegaskan kesetiaan Allah yang telah menyampaikan janji-Nya kepada Daud dengan mulut-Nya dan juga menepati janji itu dengan tindakan tangan-Nya. Bagi pembaca Indonesia, ini adalah pengingat bahwa iman nyata melibatkan janji Allah yang dapat dipastikan karena Allah sendiri berpegang pada firman-Nya dan menggenapi rancangan-Nya pada waktunya.

Ayat dalam konteks pasal

2 Tawarikh 6 berfokus pada salam selesai pembangunan bait Allah dan komitmen Daud untuk mentaati Tuhan. Ayat 15 menegaskan bahwa meski manusia merencanakan, Allah bertindak sesuai firman-Nya. Hal ini menegaskan hubungan saling percaya antara Tuhan dan umat pilihan-Nya: Allah setia pada janji-janji-Nya, dan manusia dipanggil untuk hidup di bawah pengaturan ilahi.

Pelajaran utama rohani

  • Keteguhan janji Allah: Allah tidak lalai menepati apa yang telah Dia ucapkan. Janji-Nya didasarkan pada keutuhan-Nya, bukan pada keandalan manusia.
  • Kepercayaan yang hidup: Daud menaruh percaya pada firman Tuhan, dan bangsa Israel diundang untuk melihat bagaimana firman Allah memb提出 realitas sejarah.

Perbandingan Alkitab yang relevan

Beberapa ayat sejenis menyoroti kesetiaan janji Allah. Misalnya, Mazmur 89:34 menegaskan bahwa Allah tidak akan membatalkan janji-Nya atau menarik tangan-Nya dari rencana-Nya. Pada Galatia 3:17, Paulus menekankan bahwa sumpah dan perjanjian dalam Hukum Taurat memiliki durasi dan fungsi tertentu—namun inti di dalamnya adalah pekerjaan Allah yang berlandaskan pada kasih dan Tuhan yang setia. Ketiganya mengajak pembaca untuk melihat bahwa ketetapan-Nya tidak berubah meski konteks manusia berubah.

Analisis singkat dan aplikasi

Ayat ini mengundang kita untuk menilai bagaimana kita menanggapi janji Allah dalam kehidupan beriman. Dalam masa-masa pengembangan gereja dan pelayanan, kita diajak percaya bahwa firman Tuhan memiliki bobot praktis: Dia berkuasa menyatakan rencana-Nya, dan rencana itu diteguhkan melalui tindakan-Nya. Praktik iman kita adalah menyiapkan hati untuk menerima penggenapan itu, sambil setia berpegang pada firman-Nya meskipun jalannya belum terlihat jelas.

Cross-references dan hubungannya singkat

- Mazmur 33:4-5: Firman Tuhan adil dan teguh; pekerjaan-Nya dinyatakan dalam keandalan-Nya. Penegasan ini cocok dengan janji-janji-Nya yang diteguhkan dalam 2 Tawarikh 6:15.

- Ibrani 10:23: Sergapan untuk menjaga pengakuan iman tanpa ragu karena Allah yang menjanjikan adalah setia. Menjadi dorongan praktis bagi kita untuk meneladani keteguhan iman Daud dan bangsa Israel.

- Yesaya 55:11: Firman Tuhan tidak kembali dengan kosong, melainkan berhasil mencapai tujuan yang dikehendaki-Nya. Ini menguatkan gagasan bahwa pernyataan-Nya selalu diberlakukan dalam waktu yang ditetapkan-Nya.

Penutup dan inti praktis

Inti ayat ini adalah kenyataan bahwa Allah menepati janji-Nya melalui tindakan-Nya sendiri. Karena itu, orang percaya dipanggil untuk hidup dalam percaya yang aktif: menekankan kuasa firman Tuhan, mengandalkan rencana-Nya yang sempurna, dan menantikan penggenapan-Nya dengan syukur. Doa, ibadah, dan ketaatan sehari-hari menjadi wadah bagi firman-Nya untuk bekerja dalam hidup kita.

Kutipan singkat para komentator publik domain (opsional)

Adam Clarke menekankan bahwa bagian ini menggarisbawahi bagaimana Allah bertindak sesuai janji-Nya; karya-Nya adalah bukti kenyataan firman-Nya. (Kutipan singkat tidak menyalin teks lengkap.)

Catatan: Kutipan persis dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dapat dicantumkan jika tersedia dalam teks sumber publik-domain. Di sini, penyampaian adalah ringkasan pemikiran mereka secara sintetis untuk konteks Indonesia tanpa menyertakan kutipan panjang.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

2 Tawarikh 6:15 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Tawarikh 22:9 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
1 Tawarikh 22:9 (IDN) »
Bahwa sesungguhnya seorang laki-laki akan diperanakkan bagimu kelak, maka ialah akan menjadi orang bersenang, karena aku mengadakan kesenangan baginya kelak dari pada segala musuhnya berkeliling, maka iapun akan bernama Sulaiman, karena pada zamannya Aku mengaruniakan selamat sentosa kelak kepada segala orang Israel.

2 Samuel 7:12 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Samuel 7:12 (IDN) »
Maka apabila sudah genaplah segala harimu dan engkau sudah mangkat beradu dengan segala nenek moyangmu, kemudian dari padamu kelak Aku membangkitkan benihmu, yang akan terbit dari pada sulbimu dan Aku menetapkan kerajaannya.

1 Raja-raja 8:24 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
1 Raja-raja 8:24 (IDN) »
Engkau juga yang telah menyampaikan kepada hamba-Mu Daud, ayahku, barang yang sudah Kaujanji kepadanya, karena barang yang telah Kauberfirman dengan lidah-Mu itu juga sudah disampaikan oleh tangan-Mu, seperti adanya pada hari ini.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab