Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36

Bacaan segera: 2 Tawarikh 19:1 (IDN)
“Arakian, maka pulanglah Yosafat, raja Yehuda, dengan selamat ke istananya di Yeruzalem.”
Setting segera
Ayat ini menutup bagian peristiwa setelah Yosafat terlibat dalam persekutuan militer dengan makhluk-makhluk asing dan menaruh kepercayaan pada Tuhan untuk kemenangan. Pada akhirnya, ia kembali ke Yerusalem dengan selamat, menandai pemulihan keadaan kerajaan dan penegasan bahwa perlindungan Allah menyertai raja dan umat-Nya.
Yang diajarkan tentang Allah dan iman
Ayat ini menyoroti keyakinan YHWH yang menyertai raja yang taat. Keberanian Yosafat tidak berasal dari kekuatan militer semata, melainkan dari ketaatan kepada Tuhan dan ketergantungan pada hikmat-Nya. Dunia sering menguji raja dengan ancaman dan aliansi sekutu, namun Allah menjanjikan perlindungan bagi mereka yang hidup di bawah pimpinan-Nya.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Rujukan silang relevan
Beberapa ayat terkait yang menambahkan pemahaman tentang perlindungan Tuhan dan hikmat-Nya bagi pemimpin:
Hubungan dengan tradisi tafsir klasik
Para penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa kemenangan fisik adalah bukti penyertaan ilahi bagi umat yang setia. Mereka menekankan pentingnya ketergantungan pada Tuhan dan hikmat-Nya dalam kepemimpinan. Satu kutipan singkat yang relevan (tanpa menyalin keseluruhan teks): Henry sering menyoroti bahwa perlindungan Tuhan memampukan raja untuk bertindak dengan kebijaksanaan, bukan semata-mata dengan kekuatan manusia. Barnes menegaskan bahwa raja yang berhikmat mengarahkan kerajaan menuju kedamaian melalui ketaatan kepada hukum Tuhan. Clarke menggarisbawahi bahwa “pulang dengan selamat” menandakan integritas iman yang memulihkan stabilitas bangsa setelah ancaman.
Aplikasi bagi pembaca masa kini
Seperti Yosafat, kita sering dihadapkan pada pilihan antara kekuatan kita sendiri dan ketergantungan pada Tuhan. Pelajaran hari ini menekankan: (1) pentingnya doa dan hikmat dalam pengambilan keputusan; (2) ketahanan rohani saat menghadapi tantangan; (3) kesetiaan kepada tempat persemayaman Tuhan—komunitas umat dan ibadah sebagai pusat identitas iman. Kembali ke rumah perlindungan berarti kembali hidup dalam ketaatan kepada Tuhan, menjaga integritas pribadi dan tanggung jawab keluarga serta negara.
Intisari: Allah menyertai orang yang taat; kepemimpinan yang berkenan adalah kepemimpinan yang didasarkan pada hikmat Tuhan dan ketaatan, sehingga pulang ke rumah menandai pemulihan damai bagi umat-Nya.