Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36



Makna Inti 2 Tawarikh 19:4 (IDN)
Teks ini menunjukkan bagaimana Yosafat memulai pemulihan rohani di antara bangsa-bangsa Israel setelah kembali ke Yerusalem. Ia mengajak umat kembali kepada Tuhan, Allah nenek moyang mereka, dengan tindakan praktis: perjalanan keliling untuk mengingat dan meneguhkan komitmen kepada perjanjian Allah.
Latar Belakang Kontekstual
Kisah ini muncul setelah masa pemerintahan Yosafat yang relatif damai namun menghadapi ancaman dari bangsa-bangsa sekitar. Meski peristiwa sebelumnya menunjukkan penyertaan Allah melalui kemenangan militer, fokus pada pasal ini adalah reformasi rohani: ajakan untuk mengarahkan hati kepada Tuhan dan memurnikan ibadah di antara semua suku Israel.
Pemahaman Penafsir (Observasi)**
Cuplikan Hikmat Penafsir Terkait (ringkas)
Gagasan umum dari para penafsir publik domain menunjukkan bahwa reformasi rohani sering dimulai dengan kepemimpinan yang sadar akan tugas spiritual dan diikuti dengan tindakan nyata untuk mengingatkan umat akan perjanjian Allah. Dalam konteks ini, Yosafat bertindak sebagai pemimpin rohani yang mematahkan kelalaian dengan langkah konkret.
Catatan singkat dari karya-karya klasik: para penafsir menggarisbawahi perlunya umat kembali kepada Allah melalui pengajaran, pengakuan dosa, dan pemulihan ibadah di tempat ibadah yang benar. Mereka menekankan bahwa rekonsiliasi dengan Tuhan membawa pembaruan hidup bagi komunitas.
Di antara Ayat-ayat terkait
Berikut tiga referensi silang yang relevan beserta penjelasan singkat:
Makna Praktis yang Ringkas
Ketika umat kehilangan fokus pada Tuhan, diperlukan langkah kepemimpinan yang menuntun kembali ke perjanjian Allah. Pemulihan spiritual bersifat komunal: ajakan untuk memahami pewarisan iman nenek moyang, melakukan reformasi ibadah, serta memurnikan pusat kehidupan rohani di tengah komunitas.
Aplikasi bagi Pembaca Kini
Inti pesan pada ayat ini adalah pemulihan iman melalui tindakan nyata yang mengantar umat kembali kepada Tuhan, Allah nenek moyang mereka.
Catatan singkat dari sumber penafsir klasik tidak menyalin teks penuh, namun menekankan semangat kepemimpinan rohani Yosafat dan tujuan pembaruan ibadah.