Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 25:1 2 Tawarikh 25:2 2 Tawarikh 25:3 2 Tawarikh 25:4 2 Tawarikh 25:5 2 Tawarikh 25:6 2 Tawarikh 25:7 2 Tawarikh 25:8 2 Tawarikh 25:9 2 Tawarikh 25:10 2 Tawarikh 25:11 2 Tawarikh 25:12 2 Tawarikh 25:13 2 Tawarikh 25:14 2 Tawarikh 25:15 2 Tawarikh 25:16 2 Tawarikh 25:17 2 Tawarikh 25:18 2 Tawarikh 25:19 2 Tawarikh 25:20 2 Tawarikh 25:21 2 Tawarikh 25:22 2 Tawarikh 25:23 2 Tawarikh 25:24 2 Tawarikh 25:25 2 Tawarikh 25:26 2 Tawarikh 25:27 2 Tawarikh 25:28

Rangkuman Pembaca untuk 2 Tawarikh 25:1 (IDN)
Ayat ini memperkenalkan Amazia, raja Yehuda yang usianya 25 tahun ketika naik tahta, memerintah selama 29 tahun di Yerusalem. Ayatnya menegaskan dua hal penting: umur raja saat naik takhta sebagai tanda kematangan, dan lamanya pemerintahan yang relatif panjang bagi zamannya. Informasi ini juga memperlihatkan garis keturunan ibu raja yang menunjukkan keterkaitan keluarga kerajaan dengan Yerusalem.
Ayat dalam konteks pasal dan kitab
2 Tawarikh 25 membahas masa pemerintahan Amazia setelah masa raja-raja pendahulu seperti Uzia dan pemerintahannya di bawah tradisi rekonstek, serta dinamik hubungan antara wujud agama, kebijakan militer, dan kedudukan raja. Versi ini menekankan stabilitas dinasti Yehuda yang dipimpin Amazia meski menghadapi tantangan internal maupun eksternal. Informasi tentang umur dan masa pemerintahan berfungsi sebagai kerangka kronologis untuk peristiwa-peristiwa berikutnya dalam pasal ini.
Pelajaran rohani utama
Pelajaran utama ayat ini adalah penegasan bahwa setiap raja berdiri di bawah kemahatahuan Tuhan, termasuk durasi pemerintahan-Nya. Umur dan lamanya pemerintahan menyiapkan konteks untuk tindakannya—bandingkan bagaimana hikmat dan keberanian dibutuhkan saat menghadapi musuh dan pengkhianatan. Ketaatan Amazia kepada pola kepemimpinan Tuhan dan komitinya terhadap pemerintahan yang benar menjadi fokus untuk bagaimana kita melihat tanggung jawab dalam kepemimpinan sekarang.
Perbandingan referensi Alkitab (kutipan singkat dari tokoh beraliran tafsiran publik-domain)
Para penafsir berpendapat bahwa data angka dalam ayat-ayat seperti ini berfungsi sebagai rekaman historis yang menegaskan legitimasi raja. Dalam pandangan interpretatif umum, Matthew Henry menekankan penekanan pada sejarah untuk menegaskan kehendak Tuhan atas kerajaan-kerajaan. Albert Barnes menyoroti bahwa usia dan masa pemerintahan sering dipakai untuk menilai kebijakan raja. Adam Clarke menambahkan bahwa keterangan sinyal kebijakan pewarisan dan garis keturunan memiliki makna penting bagi identitas dinasti Israel. Quote singkat yang tercatat: “... umur Amazia pada masa ia naik raja itu dua puluh lima tahun, maka kerajaanlah ia di Yeruzalem dua puluh sembilan tahun lamanya …” (disarikan dari tafsiran umum para komentator publik-domain).
2-3 referensi silang yang relevan
Aplikasi praktis
Rangkuman ini mengajak pembaca untuk menilai bagaimana kepemimpinan mempengaruhi kemurnian iman komunitas. Seperti Amazia, kita perlu menilai bagaimana masa-masa peralihan kekuasaan atau tantangan publik dapat menjadi peluang untuk memperteguh komitmen pada nilai-nilai Tuhan. Dalam kehidupan gereja atau keluarga, kelayakan kita di hadapan Tuhan bukan hanya ditentukan oleh berapa lama kita bertugas, melainkan bagaimana kita menjalankan tugas dengan integritas dan takut akan Tuhan.
Penutup: gambaran ringkas
Amazia memulai pemerintahannya dengan usia yang matang dan melayani selama periode yang cukup panjang di Yerusalem. Informasi ini memberi kita konteks untuk memahami langkah-langkah selanjutnya dalam kisahnya dan bagaimana peran kepemimpinan ditempatkan di bawah otoritas Tuhan. Merenungkan masa lalu raja-raja Yehuda dapat menolong kita menilai bagaimana iman dan kebijakan berjalan bersama dalam sejarah Tuhan.