Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 25:1 2 Tawarikh 25:2 2 Tawarikh 25:3 2 Tawarikh 25:4 2 Tawarikh 25:5 2 Tawarikh 25:6 2 Tawarikh 25:7 2 Tawarikh 25:8 2 Tawarikh 25:9 2 Tawarikh 25:10 2 Tawarikh 25:11 2 Tawarikh 25:12 2 Tawarikh 25:13 2 Tawarikh 25:14 2 Tawarikh 25:15 2 Tawarikh 25:16 2 Tawarikh 25:17 2 Tawarikh 25:18 2 Tawarikh 25:19 2 Tawarikh 25:20 2 Tawarikh 25:21 2 Tawarikh 25:22 2 Tawarikh 25:23 2 Tawarikh 25:24 2 Tawarikh 25:25 2 Tawarikh 25:26 2 Tawarikh 25:27 2 Tawarikh 25:28



Inti Pokok Interpretasi
2 Tawarikh 25:23 menggambarkan jurang kekuasaan antara Yehuda dan Israel ketika Amazia, raja Yehuda, menahan serangan pihak Israel dan membawa pulang kemenangan dengan tindakan simbolis yang menunjukkan penumpasan kekuatan militer Israel di pintu-pintu Yerusalem. Ayat ini menonjolkan campur tangan Tuhan dalam pertempuran melalui raja Yehuda, serta akibat dari aliansi dan tindakan bala tentara Israel terhadap kerajaan Yehuda.
Konteks Sastra
Ayat ini berada dalam rangka kisah Amazia, raja Yehuda, yang menghadapi ancaman dari Yoas, raja Israel. Peristiwa ini terjadi di Bait-Semes, sebuah perbatasan penting antara dua kerajaan. Alkitab menggambarkan Yoas menaklukkan Amazia dan menjarahkan Yerusalem melalui tindakan simbolis: mematahkan pagar tembok bagian-bagian Yerusalem dari pintu gerbang Efrayim sampai pintu gerbang penjuru—sebuah gambaran keruntuhan perlindungan kota suci.
Makna Teologis dan Sejarah
Secara teologis, teks menegaskan bahwa kekuasaan manusia tetap terbatas di bawah kendali ilahi. Meski Amazia bukan raja paling kuat, tindakan Yoas berakhir dengan kehilangan perlindungan kota dan menunjukkan bahwa kekuatan militer tanpa pertolongan Tuhan dapat membawa kehancuran bagi pihak yang berpuasa dan berperang demi ambisi pribadi. Kisah ini juga menegaskan bahwa perjanjian Allah dengan bagian-bagian kerajaan-Nya sering kali berdampak langsung pada kesejahteraan umat fisik dan rohani yang berada di dalam tanah perjanjian.
Kaitan Alkitab Lain
Pertanyaan Refleksi
Kesimpulan Singkat
Akuatkan keyakinan bahwa kemenangan sejati tidak terletak pada ukuran tentara atau kekuatan benteng, melainkan pada ketaatan kepada Allah dan ketergantungan pada rencana-Nya. Kisah Amazia dan Yoas menegaskan bahwa Tuhan mengizinkan atau membatasi kekuasaan manusia sesuai dengan tujuan-Nya bagi umat-Nya.
Catatan Terkait Kutipan Kuno
Dalam karya-karya komentar kuno berbahasa Inggris yang bersifat umum, Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke telah menekankan bahwa kejadian ini menonjolkan tindakan manusia yang berhasrat kuat namun tetap berada di bawah kendali ilahi. Jika ada kutipan langsung tersedia, catatan berikut dapat diberi konteks: Henry menyoroti pentingnya iman kepada Tuhan di tengah ancaman; Barnes menekankan realitas ancaman terhadap kota suci; Clarke menyoroti makna simbolis dari pemotongan pagar sebagai gambaran kehilangan perlindungan.