Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 23:1 Amsal 23:2 Amsal 23:3 Amsal 23:4 Amsal 23:5 Amsal 23:6 Amsal 23:7 Amsal 23:8 Amsal 23:9 Amsal 23:10 Amsal 23:11 Amsal 23:12 Amsal 23:13 Amsal 23:14 Amsal 23:15 Amsal 23:16 Amsal 23:17 Amsal 23:18 Amsal 23:19 Amsal 23:20 Amsal 23:21 Amsal 23:22 Amsal 23:23 Amsal 23:24 Amsal 23:25 Amsal 23:26 Amsal 23:27 Amsal 23:28 Amsal 23:29 Amsal 23:30 Amsal 23:31 Amsal 23:32 Amsal 23:33 Amsal 23:34 Amsal 23:35

Amsal 23:27 (IDN): Gambaran Bahaya Perempuan Sundal dan Jalang
Ringkasan pembaca: Ayat ini mengungkapkan peringatan keras tentang bahaya godaan seksual melalui gambaran kuat mengenai seorang wanita sundal dan seorang jalang. Pesan kitab Amsal menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam menjaga hati dan menjaga diri dari pekarangan-pagar dosa yang bisa menjerat kehidupan seseorang. Dalam konteks pasal ini, peringatan adalah tentang menjaga diri dari godaan yang membawa konsekuensi merugikan secara rohani dan sosial.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam Amsal 23 secara umum, penulis memberi nasihat tentang kebijaksanaan, keadilan, dan kehati-hatian menghadapi godaan. Ayat 27 menggunakan gambaran ekstrem untuk menyoroti betapa dalamnya jebakan yang bisa menjerat seseorang melalui godaan seksual. Frasa parit yang dalam dan perigi yang sempit menggambarkan kedalaman serta kekangan dari peluang dosa yang mungkin tampak menarik di permukaan, namun pada akhirnya membelai kehancuran moral dan pribadi.
Inti bijaksana yang terkandung
Inti utama ayat ini adalah berhati-hatilah terhadap jalang dan sundal—dua gambaran yang merujuk pada pandangan duniawi tentang kenikmatan tanpa pertanggungjawaban. Kebijaksanaan di sini mendorong menjaga diri dari hubungan yang merusak dan menghindari lingkungan yang memicu kecanduan dan kejatuhan. Pesan lain adalah pengakuan bahwa godaan bisa menyamarkan dirinya sebagai kenikmatan sementara, tetapi konsekuensinya adalah kedalaman jurang yang menjerat kehidupan rohani dan moral.
Kaitan teologi dan tafsiran klasik
Beberapa penafsiran klasik menekankan prinsip umum alkitabiah: menjaga kemurnian hidup, menghindari kemasaran godaan, dan menilai cepat konsekuensi tindakan. Para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa gambaran ini bukan semata-mata mengenai isu gender, melainkan simbol dari pulpanya godaan yang merusak jika tidak dihindari. Mereka melihat nasihat praktis: hindarilah situasi yang berpotensi menjerat, serta fokus pada disiplin diri dan hikmat dalam memilih hubungan serta pergaulan. Frasa ini juga menampilkan tema penting tentang kehendak bebas, pertanggungjawaban pribadi, dan perlunya menjaga hati agar tidak tergoda oleh jalan singkat menuju kepuasan duniawi yang merugikan kekudusan.
Rujukan silang yang relevan
Aplikasi praktis untuk pembaca
Beberapa langkah praktis yang dapat diterapkan: - Mengenali situasi berbahaya: hindari lingkungan atau pergaulan yang memicu godaan. - Membentuk batas pribadi: jelas dalam memilih relasi dan komitmen berdasarkan nilai rohani. - Memohon hikmat dan perlindungan Tuhan dalam doa, serta mencari komunitas yang mendukung kehidupan saleh. - Memusatkan hidup pada tujuan kekudusan, bukan pada kepuasan sesaat yang bisa merugikan iman dan integritas.
Ringkasan
Amsal 23:27 mengingatkan kita bahwa godaan seksual dapat tampak menarik tetapi membawa kedalaman jurang moral. Gambaran parit dalam dan perigi sempit menegaskan perlunya kebijaksanaan untuk menghindari jebakan tersebut. Dengan hikmat dan pertolongan Tuhan, kita diajak menjaga kemurnian, membatasi godaan, dan hidup setia pada kebenaran-Nya. Dalam konteks lebih luas, nasihat ini menegaskan nilai kendali diri, disiplin rohani, dan pembentukan karakter yang berlandaskan integritas.
Catatan singkat dari tokoh-tokoh penafsir klasik yang relevan: - Matthew Henry menekankan hidup bijak adalah menjauhkan diri dari godaan yang bisa menjerat. - Albert Barnes menyoroti makna simbolik dari gambaran tersebut sebagai peringatan terhadap bahaya duniawi yang menipu. - Adam Clarke menekankan bahwa nasihat Amsal bersifat praktis untuk membentuk pola hidup yang takut akan Tuhan.