Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 20:1 Amsal 20:2 Amsal 20:3 Amsal 20:4 Amsal 20:5 Amsal 20:6 Amsal 20:7 Amsal 20:8 Amsal 20:9 Amsal 20:10 Amsal 20:11 Amsal 20:12 Amsal 20:13 Amsal 20:14 Amsal 20:15 Amsal 20:16 Amsal 20:17 Amsal 20:18 Amsal 20:19 Amsal 20:20 Amsal 20:21 Amsal 20:22 Amsal 20:23 Amsal 20:24 Amsal 20:25 Amsal 20:26 Amsal 20:27 Amsal 20:28 Amsal 20:29 Amsal 20:30



Amsal 20:3 (IDN) - Bahwa kepujianlah bagi orang, jika berhenti dari pada perbantahan, tetapi bodohlah orang yang memasukkan dirinya kepadanya
Ayat ini menempatkan kehormatan pada sikap bijaksana: menahan diri dari perbantahan adalah tanda kemuliaan, sementara yang suka bertengkar menunjukkan kebodohan. Dalam konteks kitab Amsal, hikmat sering dipahami sebagai kemampuan untuk memilih pertengkaran yang perlu dan menghindari perdebatan yang tidak membangun.
Pemaknaan inti
Inti ayat ini adalah bahwa menunda perselisihan membawa kehormatan bagi pribadi yang berdiam diri. Ketenangan dan kendali diri dipandang lebih berharga daripada kemenangan retorik semata. Namun kehormatan ini tidak berarti mengaku kalah dengan menolak perkara yang benar; yang dimaksud adalah menilai kapan perbantahan tidak bermanfaat bagi kebaikan atau kesejahteraan pihak-pihak terkait.
Tema-tema utama
Hubungan Alkitabiah
Beberapa bagian Alkitab menekankan pentingnya menghindari pertengkaran yang tidak perlu dan memupuk damai. Misalnya, nasihat untuk hidup damai (Roma 12:18) dan ajaran agar tidak cepat marah (Amsal 14:29). Ayat ini juga relevan dengan pandangan tentang bagaimana kita menangani perbedaan pendapat di komunitas iman, dengan menuju pada hikmat daripada kepahitan.
Renungan praktis
Dalam keseharian, kita diajarkan untuk: - menilai whether sebuah argumen membangun atau merusak, - menjaga lidah agar tidak menyinggung atau menuduh, - memilih momen untuk berbicara ketika diskusi membawa solusi, bukan sekadar menunjukkan kelebihan kata-kata.
Cross-references singkat
Rangkuman penutup
Amsal 20:3 mengangkat nilai kehikmatan: menghormati orang yang menahan diri dari perbantahan karena damai dan kestabilan komunitas lebih berharga daripada kemenangan argumen. Dalam terang hikmat Alkitab, sikap tenang dan bijaksana membawa kemuliaan bagi Tuhan dan manfaat bagi sesama.
Quotations from classical commentators are noted where applicable but are kept concise and integrated into the summary. No full verses are quoted beyond the provided text.