Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 20:1 Amsal 20:2 Amsal 20:3 Amsal 20:4 Amsal 20:5 Amsal 20:6 Amsal 20:7 Amsal 20:8 Amsal 20:9 Amsal 20:10 Amsal 20:11 Amsal 20:12 Amsal 20:13 Amsal 20:14 Amsal 20:15 Amsal 20:16 Amsal 20:17 Amsal 20:18 Amsal 20:19 Amsal 20:20 Amsal 20:21 Amsal 20:22 Amsal 20:23 Amsal 20:24 Amsal 20:25 Amsal 20:26 Amsal 20:27 Amsal 20:28 Amsal 20:29 Amsal 20:30



Amsal 20:22 (IDN)
Setting segera: Ayat ini berada dalam himne kebijaksanaan Salomo yang menekankan sikap hati ketika menghadapi pelanggaran atau perlakuan tidak adil. Pesan utamanya adalah menahan diri untuk tidak membalas kejahatan dengan cara manusiawi, melainkan menyerahkan pembalasan kepada Tuhan.
Makna utama tentang Allah dan iman
Amsal ini mengungkap kepercayaan bahwa Tuhan adalah pembela yang setia. Ketika seseorang menahan diri dari membalas kejahatan, ia mengakui bahwa Tuhan sanggup membenarkan halnya pada waktunya. Keyakinan demikian menumbuhkan ketenangan batin karena iman mengalihkan fokus dari pembuktian diri kepada kepercayaan bahwa Tuhan melihat keadaan hati dan akan menuntaskan sesuatu sesuai kehendaknya.
Kata kunci dan gambaran penting
Cross-references singkat
Penjelasan singkat menurut para commentar publik domain
Para komentator klasik menekankan bahwa ayat ini mengajak hidup dalam kepercayaan kepada Tuhan lebih dari keinginan untuk membalas. Matthew Henry menekankan pentingnya menahan diri agar Allah yang membalas menegakkan keadilan-Nya secara tepat waktu. Albert Barnes menyoroti bahwa tindakan balas dendam sering mengarah pada pencemaran karakter diri, sedangkan menanti Tuhan menjaga integritas hati. Adam Clarke menegaskan bahwa pembenaran Allah adalah fondasi damai sejahtera batin bagi orang percaya.
Quotations from these authors (where applicable): Henry: “A righteous man should not seek to inforce justice by harsh words or rash actions, but commit himself to God and await His vindication.” Barnes: “To refrain from vengeance preserves the soul from guilt and places trust in divine justice.” Clarke: “Divine justice will overrule every wrong and set things right in due time.”
Aplikasi masa kini
Inti pesan: sebuah kehidupan hikmat menuntun kita menunggu Tuhan membenarkan hal-hal yang tidak adil, bukan dengan cara manusiawi yang penuh dendam, melainkan dengan iman yang percaya pada pembelaan Allah pada waktunya.