Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 20:1 Amsal 20:2 Amsal 20:3 Amsal 20:4 Amsal 20:5 Amsal 20:6 Amsal 20:7 Amsal 20:8 Amsal 20:9 Amsal 20:10 Amsal 20:11 Amsal 20:12 Amsal 20:13 Amsal 20:14 Amsal 20:15 Amsal 20:16 Amsal 20:17 Amsal 20:18 Amsal 20:19 Amsal 20:20 Amsal 20:21 Amsal 20:22 Amsal 20:23 Amsal 20:24 Amsal 20:25 Amsal 20:26 Amsal 20:27 Amsal 20:28 Amsal 20:29 Amsal 20:30



Amsal 20:29 (IDN) — Makota orang muda itulah kuatnya, dan rambut putih menjadi kemuliaan orang tua
Ayat ini berada dalam rangkaian pidato kebijaksanaan yang menampilkan dua arah kekuatan manusia menurut usia: semangat dan energi kaum muda versus pengalaman dan wibawa orang tua. Dalam konteks kitab Amsal, kekuatan sejati sering diasosiasikan dengan hikmat, disiplin, dan kemantapan karakter. Kekuatan fisik atau semangat muda perlu diarahkan dengan kebijaksanaan; sebaliknya, kemuliaan rambut putih menandakan hasil karya hidup yang telah lama ditempa oleh ajaran dan bekerja bagi kebaikan komunitas.
Makna pusat
Inti ayat ini adalah penyeimbangan antara dua bentuk kekuatan yang saling melengkapi. Kepada orang muda diberikan tenaga, keberanian, dan ketegasan untuk memulai, melangkah, dan bekerja keras. Kepada orang tua diberikan kemuliaan karena pengalamannya, kebijaksanaan yang teruji, dan pengaruh yang telah membangun stabilitas bagi keluarga dan bangsa. Keduanya memiliki peran penting dalam menegakkan tatanan hidup yang benar di hadapan Tuhan.
Tema utama
Referensi silang yang relevan
Pembacaan praktis
Renungan singkat
Amsal 20:29 mengingatkan kita bahwa kekuatan manusia tidak identik dengan usia semata, melainkan dengan kualitas yang dibawa oleh usia serta bagaimana kita membentuk diri melalui pengalaman dan ajaran. Dalam komunitas percaya, gabungan semangat muda dan hikmat tua menciptakan jalan aman bagi langkah-langkah moral yang benar.
Ringkasan penutup
Keseimbangan antara energi kaum muda dan kemuliaan orang tua membentuk kekuatan kolektif yang kokoh. Tuhan menghormati kedua sisi—dan keduanya dipakai untuk membangun hidup yang berlandaskan hikmat dan kebenaran.
Catatan editorial
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak disertakan sebagai kutipan lengkap di sini, tetapi pemikiran mereka membantu menafsirkan kekuatan muda sebagai dorong untuk bertindak, dan kemuliaan rambut putih sebagai buah dari pengajaran yang bertahan lama. Secara ringkas, ayat ini menekankan sinergi antara energi muda dan kebijaksanaan tua dalam kehidupan beriman.