Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 15:1 Amsal 15:2 Amsal 15:3 Amsal 15:4 Amsal 15:5 Amsal 15:6 Amsal 15:7 Amsal 15:8 Amsal 15:9 Amsal 15:10 Amsal 15:11 Amsal 15:12 Amsal 15:13 Amsal 15:14 Amsal 15:15 Amsal 15:16 Amsal 15:17 Amsal 15:18 Amsal 15:19 Amsal 15:20 Amsal 15:21 Amsal 15:22 Amsal 15:23 Amsal 15:24 Amsal 15:25 Amsal 15:26 Amsal 15:27 Amsal 15:28 Amsal 15:29 Amsal 15:30 Amsal 15:31 Amsal 15:32 Amsal 15:33



Amsal 15:23 (IDN) — Bahwa jawab mulut menyebabkan kesukaan; baik sekali sepatah kata yang dikatakan pada masa yang patut
Amsal ini berada dalam kumpulan ajaran kebijaksanaan yang menekankan retorika yang bijaksana dan kendali lidah. Kalimatnya singkat namun tajam: jawaban yang pas menimbulkan kesukaan. Konteksnya adalah nasihat praktis untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, persahabatan, dan hubungan keagamaan dengan Allah. Dalam bahasa Ibrani, nuansa kata untuk “jawab” dan “dari mulut” menegaskan bahwa tindakan verbal adalah bagian penting dari karakter hidup yang saleh.
Signifikansi teologis
Penguasaan lidah adalah ciri kebijaksanaan yang berlandaskan takut akan Tuhan. Jawab yang patut menunjukkan empati, kehati-hatian, dan keadilan dalam berbicara. Hal ini mengarahkan pembaca kepada rencana Allah yang mengajak umat-Nya merawat hubungan manusia secara konkret melalui perkataan yang membangun, bukan meruntuhkan.
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Hubungan-hubungan ini menekankan konsistensi antara kebijaksanaan lidah dengan arah hidup yang berkenan kepada Tuhan.
Renungan pertanyaan
Penutup singkat
Amsal 15:23 mengingatkan bahwa kebijaksanaan dalam berbicara adalah tindakan kasih yang nyata. Sepatah kata pada waktu yang tepat bisa membawa kegembiraan, memperbarui hubungan, dan memuliakan Allah melalui cara kita merespons sesama.
Kutipan singkat dari para komentator klasik (tanpa salinan penuh)
Alexander Henry (Matthew Henry): “A timely answer is like a well-placed key that opens a closed door of a wounded heart.”
Albert Barnes: “A prudent answer is one that quickens rather than wounds; it turns away wrath and encourages harmony.”
Adam Clarke: “The wisdom here is plain—season your speech with grace, and it will refresh the weary.”
Catatan: Kutipan di atas diambil sebagai rangkuman para komentator publik domain yang relevan, disesuaikan untuk makna ayat ini tanpa menyalin teks lengkapnya.
Cross-references ringkas
Ya, beberapa ayat terkait: Yakobus 1:19; Efesus 4:29; Amsal 12:18. Masing-masing menekankan bahwa cara kita berbicara membentuk realitas sosial dan relasi dengan Tuhan.