Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 2:3 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 2:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Apabila didengar oleh Baginda Herodes akan hal itu, maka terkejutlah ia beserta seisi negeri Yeruzalem.
Matius 2:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 2:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Matius 23:37 (IDN) »
"Hai Yeruzalem, Yeruzalem, yang membunuh nabi-nabi, dan yang merajam segala orang yang disuruhkan kepadamu. Berapa banyak kali sudah Aku berkehendak menghimpunkan anak-anakmu, seperti seekor ibu ayam menghimpunkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi tiada kamu mau.

Yohanes 11:47 (IDN) »
Oleh sebab itu segala kepala imam dan orang Parisi menghimpunkan orang Majelis Besar, lalu berkata, "Apakah daya kita perbuat, sebab orang itu mengadakan banyak tanda ajaib?

Kisah Para Rasul 17:6 (IDN) »
Tetapi sedang tiada dijumpainya keduanya itu, maka dihelanya Yason dan beberapa orang saudara ke hadapan pemerintah negeri itu sambil berteriak, katanya, "Orang-orang, yang sudah membuat huru-hara seluruh dunia ini, ada juga datang di sini,
Matius 2:3 — Makna Singkat
Makna langsung: Ketika raja Herodes mendengar tentang kelahiran “raja orang Yahudi” yang dimaksudkan sebagai petunjuk bagi umat-Nya, ia terkejut dan gemetar bersama seluruh Yerusalem. Reaksi ini menegaskan bahwa berita kelahiran tersebut mengguncang penguasa politik dan komunitas sekitar karena potensi ancaman terhadap kekuasaannya.
Latar Kontekstual
Dalam pasal ini, tiga orang Majus datang ke Yerusalem cari “dia yang dilahirkan sebagai raja orang Yahudi.” Kabar itu sampai ke hadapan Herodes, yang tidak hanya khawatir kehilangan takhta tetapi juga bingung karena ramalan-ramalan mesias menimbulkan ketegangan politik. Yerusalem sebagai pusat kekuasaan Yahudi menghadapi ketidakpastian, sebab pengaruh Romawi dan harapan mesias menimbang-nimbang bagaimana merespons berita ini.
Observasi Penafsir (ringkas)
Penemuan Tematik
Silang Rujukan
Maleakhi atau nubuat terkait raja yang lahir di Betlehem: Menunjukkan bagaimana pengertian mesias dinilai melalui kontras antara kekuasaan manusia dan karya Allah. Penjelasan para komentator menunjukkan bahwa ketakutan Herodes adalah reaksi manusia terhadap rencana ilahi yang mengubah tatanan dunia.
Nubuatan tentang Mesias sebagai raja yang lahir di kota betlehem: Menarik garis antara harapan mesianik dengan realitas politik, memberi konteks mengapa berita ini menyita perhatian tokoh-tokoh di Yerusalem.
Teks terkait tentang respons imam-imam kepala dan ahli Taurat terhadap kelahiran Mesias: Menggambarkan perbedaan antara pengetahuan teologis dan respons praktis terhadap kedatangan Juruselamat.
Inti Penjelasan (ringkas)
Ayat ini menegaskan bahwa kedatangan Sang Mesias secara radikal mengubah lanskap manusia—membuat penguasa duniawi gemetar serta menguji kesiapan hati komunitas dalam menerima karya Allah. Reaksi Herodes juga mengingatkan bahwa ketakutan terhadap kehilangan kekuasaan bisa menutupi iman terhadap rencana Allah.
Tanda Terapan
Intisai Aplikasi (takeaway)
Reaksi manusia terhadap kedatangan Kristus sering dipandu oleh kekuasaan, ketakutan, dan kepentingan duniawi. Biarlah kita menanggapi kabar baik dengan iman yang berani, menempatkan kerajaan Allah di atas kenyamanan duniawi.
Catatan quotes (yang relevan dari para komentator publik domain): Matthew Henry menyoroti bagaimana Herodes bereaksi dari kekuasaan manusia dan memperlihatkan ketidakmurnian hati yang terikat pada kuasa dunia. Albert Barnes menekankan konflik antara kenyataan ilahi dan ketakutan manusia terhadap ancaman kekuasaan. Adam Clarke menambah konteks identitas raja yang lahir sebagai titik perubahan dalam rencana keselamatan. (Cuplikan singkat tidak dimuat secara penuh demi menjaga hak cipta publik domain.)