Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 2:11 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 2:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka masuklah mereka itu ke dalam rumah itu, lalu dilihatnya kanak-kanak itu dengan Maryam, ibunya; maka sujudlah mereka itu menyembah Dia, dibukakannya segala tempat peremasannya, serta dipersembahkannya beberapa persembahan, yaitu: emas dan kemenyan dan mur.
Matius 2:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 2:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 60:6 (IDN) »
Bahwa kawan-kawan unta akan menudungi muka tanahmu, yaitu unta yang pantas dari Midian dan Hefa; maka dari Syebapun datanglah sekaliannya sambil membawakan emas dan kemenyan, sambil memasyhurkan kepujian Tuhan.

Mazmur 72:10 (IDN) »
Bahwa raja-raja Tarsis dan raja-raja segala pulaupun akan membawa persembahan, dan segala raja Syeba dan Sebapun akan menghantar bingkisan.

Matius 2:2 (IDN) »
katanya, "Di manakah raja orang Yahudi yang baharu lahir itu? Karena kami sudah melihat bintangnya di sebelah timur, maka kami datang hendak menyembah Dia."
Matius 2:11 (IDN): Penghormatan Orang Majus kepada Sang Bayi
Dalam konteks pasal ini, Matius 2 menggambarkan kedatangan orang-orang Majus ke Yerusalem dan kemudian ke kandang di Betlehem. Mereka mencari “raja orang Yahudi” yang lahir, dan ketika mereka menjumpai Maria dengan bayi Yesus, mereka sujud menyembah Dia, membuka persembahan emas, kemenyan, dan mur. Adegan ini menegaskan bahwa Sang Bayi layak disembah sebagai raja, meskipun Ia lahir dalam keadaan sederhana di kota kecil. Kedatangan mereka juga menegaskan bahwa peristiwa kelahiran Yesus membawa dampak bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi, karena para Majus berasal dari Timur.
Pemahaman Inti
Orang Majus, yang adalah pembawa hormat dan peneliti tanda langit, merespons dengan iman yang konkret. Mereka tidak hanya mengakui keistimewaan bayi itu secara teoretis, tetapi juga bertindak: mereka berlutut, menyembah, dan memberikan persembahan dengan maksud menghormati Sang Raja. Peristiwa ini menegaskan identitas Mesias sebagai Raja dan Imam, yang layak menerima persembahan dunia. Persembahan emas, kemenyan, dan mur memiliki arti simbolis: kemuliaan dan kekuasaan (emas), keutuhan rohani dan hubungan dengan Allah (kemenyan), serta kematian dan penghapusan dosa melalui penguburan minyak mur (mur).
Tema-Tema Utama
Hubungan dengan Bagian Lain
Cross-references yang relevan membantu memahami makna ini secara lebih luas:
Refleksi Praktis
Pembaca diajak bertanya: bagaimana saya merespons penyataan Allah dalam hidup saya sekarang? Seperti Majus, tujuan kita bukan sekadar menarik perhatian pada diri sendiri, melainkan memberi respon iman yang konkret: menyembah Sang Raja dengan cara hidup yang benar, menggunakan sumber daya dan bakat kita untuk kemuliaan-Nya, serta membiarkan Allah membimbing langkah-langkah kita dalam menjalani hidup yang berpusat pada-Nya.
Kesimpulan Singkat
Ayat ini menegaskan bahwa kelahiran Yesus adalah peristiwa yang berdampak luas: Nabi yang dijanjikan telah datang, disembah oleh orang-orang dari berbagai latar belakang, dan persembahan mereka menandai komitmen untuk menghormati-Nya sebagai Raja, Imam, dan Juruselamat. Ini menantang kita agar merespons dengan iman, penyembahan, dan ketaatan yang nyata.
Catatan singkat dari para komentator lama:
Matthew Henry menekankan bahwa peribadi bayi yang diterima sebagai raja menegaskan realitas spiritual di balik peristiwa lahir-Nya. Adam Clarke menyoroti arti simbolis emas, kemenyan, dan mur sebagai ungkapan penghormatan dan penebusan. Albert Barnes menekankan bahwa kedatangan Majus menggarisbawahi rencana Allah yang meliputi bangsa-bangsa lain.