Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 2:8 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 2:8 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Lalu disuruhkannya mereka itu ke Bethlehem sambil bertitah, "Pergilah kamu selidik dengan secukupnya tentang hal kanak-kanak itu, dan apabila kamu sudah jumpa Dia, kabarkanlah kepadaku, supaya aku pun datang menyembah Dia."
Matius 2:8 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 2:8 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Korintus 3:19 (IDN) »
Karena hikmat dunia ini menjadi kebodohan kepada Allah. Karena adalah tersurat: Bahwa Tuhan menangkap orang yang berhikmat itu di dalam cerdik orang itu sendiri.

Lukas 20:20 (IDN) »
Maka mereka itu pun mengintai Dia, serta menyuruhkan beberapa orang penyuluh berpura-pura seolah-olah orang tulus, hendak menangkap perkataan-Nya supaya dapat menyerahkan Dia kepada pembesar dan kuasa pemerintah.

1 Samuel 23:22 (IDN) »
Maka sekarangpun pergilah kamu mencahari ketentuannya lagi, dan perhatikanlah dan camkanlah baik-baik tempat bekas tapak kakinya, dan siapa yang sudah melihat dia di sana, karena sudah dikabarkan oranglah kepadaku, bahwa segala perbuatannya itu dengan akal juga.
Setting segera dari Matius 2:8
Dalam kisah kedatangan orang-orang Majus, raja Herodes memerintahkan para bijak pandai itu untuk pulang dan memberi tahu dirinya kalau telah ditemukannya bayi itu. Matius 2:8 menampilkan permintaan Hasrat Herodes untuk “selidik dengan secukupnya” tentang bayi Yesus, agar ia juga dapat datang menyembah Dia. Nada permintaan ini menyiratkan motif ganda: pencarian informasi demi perlindungan kekuasaan serta niat menipu yang nantinya berujung pada rencana kekerasan. Di balik bahasa singkat itu, kita melihat kontras antara kemuliaan yang akan dinyatakan dalam bayi itu dan kehendak manusia yang penuh tipu daya.
Yang dinyatakan teks tentang Allah atau iman
Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan membebaskan diri dari tindakan sembahyang palsu sementara manusia menempuh jalannya sendiri. Allah tetap memegang kendali atas perjalanan sejarah penyelamatan. Permintaan para Majus mengandung unsur iman berjalan dalam terang bimbingan Allah: meskipun Herodes berencana jahat, rute penyelidikan Majus berlangsung di bawah pengawasan ilahi yang membimbing mereka ke tempat kelahiran Juruselamat.
Apa makna kata atau gambaran penting
- “selidik dengan secukupnya” menyiratkan pencarian teliti dan hati-hati, bukan sekadar spekulasi. Ini menegaskan bahwa kebenaran ilahi sering memerlukan investigasi yang lembut dan patuh terhadap petunjuk ilahi.
- “kanak-kanak itu” menunjuk pada bayi yang meskipun kecil, memusatkan ritus bersejarah pemuliaan Allah atas manusia. Gambaran bayi mengingatkan kita bahwa kehadiran Allah bisa datang dalam rupa yang lemah namun bermakna kekal.
Ayat-ayat terkait
Beberapa kaitan yang relevan untuk memperluas pemahaman:
Pemahaman teologi singkat
Kedudukan Allah tidak tergoyahkan oleh rencana manusia. Permintaan Herodes mengungkapkan kedalaman kegelapan hati manusia, sedangkan Allah menegakkan rencana penyelamatan melalui media yang tampak lemah. Iman yang benar adalah percaya pada petunjuk Tuhan meskipun motif manusia tampak samar.
Aplikasi sekarang
Bagaimana kita merespons permintaan Tuhan untuk “selidik dengan secukupnya”? Pertama, kita diajak hidup dalam kebenaran dan terang firman-Nya, tidak sekadar mengikuti arah yang menguntungkan secara duniawi. Kedua, kita dipanggil menilai motif hati sendiri ketika mengikuti petunjuk ilahi, memastikan niat kita bukan untuk keuntungan pribadi tetapi untuk menyembah Allah dengan tulus. Ketika Allah membawa kita kepada “tempat kelahiran” iman, kita menyambutnya dengan taat, meski jalannya tidak selalu jelas.
Quotations from early commentators (ringkas):
“Sesungguhnya, pintu berlalunya petunjuk ilahi ditempa melalui ketaatan.” (ringkas adaptasi dari pola Henry/Barnes/Clarke)
Catatan: Ekspresi kunci dari Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke digunakan hanya sebagai rangkuman pemikiran umum yang serupa dengan tradisi teologi mereka tanpa mengutip teks panjang secara langsung.
Inti pesan bagi pembaca zaman kini
Kisah ini mengundang kita untuk menilai motif pribadi ketika kita mencari kebenaran rohani. Apabila Allah menuntun kita melalui langkah-langkah samar, biarkan kita menanggapi dengan iman yang patuh, menyembah Dia dengan hati yang benar, dan menolak segala tipu daya yang mengancam integritas iman kita.