Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 2:15 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 2:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka tinggallah ia di sana sehingga mati Herodes, supaya sampailah barang yang difirmankan oleh Allah dengan lidah nabi, bunyinya: Bahwa dari Mesir Aku memanggil Anak-Ku.
Matius 2:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 2:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Hosea 11:1 (IDN) »
Bahwa pada masa Israel lagi budak kecil, maka Kukasihi akan dia dan Kupanggil anak-Ku dari Mesir.

Keluaran 4:22 (IDN) »
Maka pada masa itu hendaklah katamu kepada Firaun demikian: Inilah firman Tuhan: Bahwa Israel itulah anak-Ku laki-laki, yaitu anak-Ku yang sulung.

Bilangan 24:8 (IDN) »
Bahwa Allah telah menghantar akan dia keluar dari Mesir, tempuhnya selaku seladang jantan; bangsa-bangsa yang bermusuh dengan dia akan dimakannya habis, tulang-tulang mereka itu dihancurluluhkannya dan lambungnya dipatahkannya.
Ringkasan Pembaca: Perjalanan Yusuf ke Mesir dan Pemenuhan Firman Allah
Ayat Matius 2:15 mengulang sebuah peristiwa penting dalam narasi kelahiran Yahshua, yakni keluarnya keluarga Nazaret dari Mesir kembali ke Tanah Israel setelah kematian Herodes. Ayat ini menekankan pemenuhan nubuat-Nya melalui peristiwa sejarah yang tampaknya sederhana, namun memiliki makna rohani mendalam: Allah menjaga rencana-Nya dengan kesetiaan meskipun umat-Nya menempuh jalur yang tidak terduga.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam Matheus 2, penulis menyoroti respons imam-imam, orang-orang Majus, dan juga pengungsian keluarga Yusuf ke Mesir sebagai bagian dari gambaran kemuliaan, bahaya, dan perlindungan ilahi seputar kelahiran Mesias. Ayat 15 merangkum periode tinggal di Mesir sampai Herodes meninggal, sehingga nubuat yang dinyatakan melalui nabi Hosea dapat dipenuhi: “Bahwa dari Mesir Aku memanggil Anak-Ku.” Peristiwa ini menghubungkan kembali dengan identitas Mesias sebagai Anak Allah yang dipanggil keluar dari kesempatan duniawi untuk tunduk pada rencana Allah yang lebih besar.
Pelajaran inti rohani
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa bagian yang sejalan:
Aplikasi praktis
Belajar dari Yusuf: ketika hidup membawa kita melalui jalur yang tidak kita harapkan—kiasan pengungsian, rintangan, atau perubahan rencana—tetap percaya bahwa Allah menyertai dan mengarahkan langkah kita menuju tujuan-Nya. Ingat bahwa pemenuhan nubuat tidak tergantung pada kelihatan logis manusia, melainkan pada kesetiaan Allah yang penuh kasih.
Rujukan silang singkat
1) Hosea 11:1 — Allah memanggil Anak-Nya dari Mesir; 2) Matius 2:23 — identitas Mesias dinyatakan melalui latar Nazaret; 3) Yeremia 31:15 — konteks kepedihan yang diikuti pemulihan ilahi. Penjelasan singkat: nubuat-nubuat menyatu dalam karya keselamatan Kristus melalui peristiwa sejarah yang kelihatan sederhana namun penting bagi narasi keselamatan.
Inti pesan bagi pembaca
Ayat ini mengajarkan bahwa Allah menuntun langkah umat-Nya secara penuh kasih, bahkan melalui perjalanan yang tampak biasa atau menantangnya. Rencana-Nya lebih besar daripada rencana manusia, dan kita dipanggil percaya serta tunduk pada jalan-Nya yang membawa pemulihan dan pemanggilan kembali kepada-Nya.
Penutup ringkas
Pemenuhan firman Allah lewat peristiwa keluarnya keluarga Yusuf dari Mesir menegaskan bahwa karya penyelamatan-Nya tidak terhenti pada faktor manusia, melainkan bergantung pada kesetiaan-Nya. Allah membimbing melalui sejarah nyata untuk membawa Anak-Nya kembali dan membangun tujuan keselamatan-Nya di antara umat manusia.
Referensi pendek: Hosea 11:1; Yeremia 31:15; Matius 2:23. Kutipan singkat yang relevan: “Dari Mesir Aku memanggil Anak-Ku” sebagaimana disebut dalam nubuat Hosea yang dipakai Matheus untuk menegaskan pemenuhan ilahi.