Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 2:6 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 2:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Hai Bethlehem di tanah Yehuda, sekali-kali tiada engkau yang terkecil di antara segala penghulu Yehuda, karena dari dalam engkau akan keluar seorang pembesar, yang akan menggembalakan kaumku Israel."
Matius 2:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 2:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mikha 5:2 (IDN) »
(5-1) Maka engkau, hai Betlehem Eferata! Jikalau kecil engkau di antara beribu-ribu negeri Yehuda sekalipun, dari padamu juga akan terbit bagi-Ku seorang yang jadi Pemerintah Israel, maka keluarnya dari pada purbakala, dari pada awal zaman.

Yohanes 7:42 (IDN) »
Bukankah kata Alkitab bahwa daripada benih Daud dan dari Betlehem, tempat Daud, terbit Kristus itu?"

Yesaya 9:6 (IDN) »
(9-5) Karena seorang Putera sudah jadi bagi kita, seorang anak laki-laki sudah dikaruniakan kepada kita, bahwa pertuanan adalah di atas bahunya dan namanyapun disebut oranglah Ajaib, Bicara, Allah yang Mahakuasa, Bapa kekekalan, Raja salam.
Matius 2:6 (IDN) - Penyingkapan Juru Gembala bagi umat Israel
Dalam konteks kisah kelahiran Yesus, ayat ini adalah bagian dari kunjungan para orang majus dan respons para ahli Taurat serta raja Herodes. Rasul Matius mencatat nubuat Mikha 5:2 yang dirujuk para pemimpin Yahudi sebagai penjelasan bahwa Mesias akan lahir di Betlehem, di tanah Yehuda. Ucapan ini menegaskan bahwa kelahiran seorang pembesar akan membawa gembala bagi umat Allah, yaitu Israel. Ayat ini menempatkan peristiwa kelahiran Yesus di dalam kronologi historis dan nubuat Perjanjian Lama, menunjukkan bahwa karya penyelamatan Allah memasuki sejarah manusia dengan cara yang rupanya sederhana namun memikul makna kekal.
Makna sentral
Ayat ini menegaskan dua hal utama: pertama, Betlehem kecil dan tidak menonjol akan menjadi tempat lahir sang pembesar; kedua, karya pembesar ini adalah untuk menggembalakan umat-Nya. Ini menunjukkan identitas Mesias sebagai pemimpin yang peduli, tidak sekadar figur politik, melainkan gembala yang memimpin umat dengan kasih dan tanggung jawab rohani.
Tema-tema kunci
Cross-references (hubungan Alkitabiah)
Beberapa bagian lain dalam Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama memberi konteks tambahan:
Refleksi praktis
Bagaimana kita merespons seorang pemimpin yang “menggembalakan” dengan kasih, bukan dominasi? Murid-murid dipanggil mengikuti teladan gembala yang rela memberi hidup. Dalam hidup kita, kita diajak meneladani ketaatan kepada Allah dan peduli pada sesama—terutama yang lemah dan tersembunyi—sebagai bagian dari pewartaan keselamatan Allah yang berlanjut hingga hari ini.
Ringkasan singkat
Ayat ini menegaskan bahwa Mesias akan lahir di Betlehem, sebuah kota kecil di Yehuda, dan melalui-Nya Allah akan menggembalakan umat-Nya. Kisah ini mengaitkan nubuat Perjanjian Lama dengan realitas historis kelahiran Kristus, menegaskan identitas-Nya sebagai pembesar yang berfungsi sebagai gembala bagi Israel dan, pada akhirnya, bagi semua orang yang percaya.
Quotations from classical commentators (ringkas)
Catatan singkat: Beberapa komentator publik-domain menyoroti bahwa bait ini menegaskan kehendak Allah melalui penyertaan kota kelahiran yang tampak tidak penting. Inilah pola Allah yang mengambil yang kecil untuk melakukan pembaruan besar. Tidak ada kutipan panjang yang disalin secara langsung di bagian ini; referensi ringkas mengikuti gagasan umum para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke tentang nubuat Mesias dan gambar gembala.