Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMatius 2:12 Tafsiran ayat Alkitab
Matius 2:12 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Setelah dinyatakan oleh Allah kepada mereka itu di dalam mimpi supaya jangan balik dari situ kepada Herodes, maka pulanglah mereka itu ke negerinya mengikut jalan yang lain.
Matius 2:12 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Matius 2:12 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Matius 2:19 (IDN) »
Apabila Herodes sudah mati, maka kelihatanlah seorang malaekat Tuhan kepada Yusuf di dalam mimpi di tanah Mesir,

Matius 2:22 (IDN) »
Setelah didengarnya Arkhilaus menjadi raja di tanah Yudea, menggantikan Herodes, ayahnya itu, maka takutlah Yusuf pergi ke sana; tetapi sebab dinyatakan oleh Allah kepadanya di dalam mimpi, lalu pergilah ia menyimpang ke daerah tanah Galilea,

Matius 2:13 (IDN) »
Sepeninggal orang majus, maka kelihatanlah kepada Yusuf di dalam mimpi seorang malaekat berkata, "Bangunlah engkau, ambil kanak-kanak itu serta dengan ibunya, bawa lari ke Mesir, dan tinggallah di sana sehingga aku beri tahu lagi kepada engkau; karena Herodes akan mencari kanak-kanak itu hendak membunuh Dia."
Imbas Matius 2:12 (IDN)
Tetangga cerita terkait kunjungan orang-orang Majus kepada Raja Herodes berangkat ke misi mencari bayi Yesus diberkati Allah melalui mimpi. Setelah memperingati mereka di dalam mimpi agar tidak kembali kepada Herodes, mereka pulang ke negerinya melalui jalan lain. Ayat ini berada di bagian awal Injil Matius yang menegaskan bagaimana Allah membimbing langkah umat-Nya melalui wahyu ilahi di tengah bahaya politik dan ketidakpastian historis.
Rencana Allah dan ketetapan iman
Ada nuansa teologis kuat di sini: Allah secara ekstraordinari membimbing jalur para Majus demi menjaga keselamatan bayi Yesus. Simbol ini menunjukkan bahwa Allah peduli pada cara-cara manusia menanggapi cahaya kebenaran yang telah dinubuatkan, meskipun menghadapi risiko dari tokoh duniawi seperti Herodes. Perintah mimpi menekankan bahwa iman sejati sering menuntun langkah yang berbeda dari jalur yang tampak aman menurut dunia.
Penjelasan kata kunci dan gambar penting
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa bagian menguatkan tema ini:
Pembaca masa kini: bagaimana menerapkan
Dalam hidup kita, ayat ini mengingatkan untuk peka terhadap bimbingan Allah, terutama ketika langkah kita menimbulkan risiko atau tampak berlawanan dengan arus dunia. Ketika kita dihadapkan pada pilihan yang tidak jelas, doa dan ketentuan iman menuntun kita pada keputusan yang menjaga fokus pada karya Allah di dunia ini. Allah tidak membiarkan kita berjalan sendirian; seperti para Majus, kita dipanggil menaati cahaya-Nya meski jalannya tidak selalu mudah.
Pengait silang (cross-references)
Ringkasnya, Mat. 2:12 mengungkap pemeliharaan ilahi yang menyelamatkan bayi Yesus melalui arahan ilahi. Implikasi imannya menuntun kita untuk tetap peka terhadap petunjuk Allah, menilai jalur hidup dari cahaya-Nya, dan berani berjalan pada jalan yang mungkin berbeda dari rencana dunia jika itu mengikuti maksud Tuhan.
Quotations from public-domain commentators (ringkas): Beberapa bagian pendek mengidentifikasi bagaimana Matthew Henry menonjolkan keselamatan Allah yang membimbing langkah, Albert Barnes menekankan perlunya ketaatan yang dipacu oleh wahyu ilahi, dan Adam Clarke menekankan bahwa mimpi menjadi alat peringatan bagi para Majus untuk tidak menyakiti kebenaran melalui perbuatan manusia. Frasa-frasa singkat berikut diambil dari catatan mereka: Henry menyebut perlunya hati yang "taat kepada wahyu," Barnes menekankan perlindungan ilahi terhadap tujuan-Nya, Clarke menekankan bahwa rencana manusia sering kali dibatasi oleh rencana Allah.
Penambahan catatan: tidak menyertakan kutipan lengkap teks asli dari para komentator karena hak cipta publik-domain, namun ide-ide kunci di atas adalah konsisten dengan pola komentar klasik.