Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 5:6 Tafsiran ayat Alkitab
Imamat 5:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
maka karena dosa yang telah dibuatnya itu hendaklah dipersembahkannya kepada Tuhan seekor betina dari pada binatang kecil, yaitu seekor anak domba atau seekor anak kambing akan korban karena dosa yang telah dibuatnya; maka demikianlah diadakan oleh imam gafirat baginya karena dosanya.
Imamat 5:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Imamat 5:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Imamat 4:28 (IDN) »
maka dosa yang telah dibuatnya itu menjadi ketahuan kepadanya, maka hendaklah dipersembahkannya seekor kambing yang tiada celanya, seekor kambing betina yang muda, akan korban karena dosa yang telah dibuatnya.

Imamat 4:32 (IDN) »
Maka jikalau dipersembahkannya seekor anak domba akan korban karena dosanya, hendaklah dipersembahkannya seekor betina yang tiada celanya.

Yehezkiel 40:39 (IDN) »
Dan dalam rambat pintu gerbang itu adalah dua meja di sebelah sini dan dua meja di sebelah sana akan disembelihkan korban bakaran dan korban karena dosa dan korban karena salah di atasnya.
Imamat 5:6 — Inti pokok iman: pengakuan dosa memerlukan korban tanda pengampunan
Inti utama bagian ini ialah bahwa dosa yang telah dilakukan menuntut langkah nyata: pengakuan kepada Tuhan diiringi dengan persembahan korban yang tepat sebagai tanda penebusan. Dalam konteks ritual Imamat, peraturan ini menegaskan bahwa tidak ada dosa yang terlalu kecil untuk tidak memerlukan respons ilahi; respons itu ialah membawa korban untuk memperlihatkan pengakuan, penyesalan, dan permohonan belas kasihan Allah.
Konteks sastra dan makna teologis
Ayat ini muncul dalam bagian hukum korban dosa yang menekankan bagaimana tindakan manusia berhubungan dengan kesucian Allah. Pilihan betina hewan kecil, seperti anak domba atau kambing, menekankan unsur kesederhanaan dan kebenaran hati ketika seseorang menyadari pelanggaran. Imam berperan sebagai fasilitator firman dan penanggung jawab tindakan penebusan, menegaskan bahwa upah dosanya tidak bisa dihapus tanpa intervensi ilahi melalui korban.
Makna teologis yang penting
Beberapa unsur teologis muncul di sini: pertama, dosa itu nyata dan memiliki konsekuensi spiritual yang membutuhkan penyucian. Kedua, pengampunan tidak otomatis; ia datang melalui prosedur yang telah ditetapkan Allah, menunjukkan kasih-Nya yang memediasi melalui karya imam dan korban. Ketiga, simbalnya korban anak domba/kambing menyinggung gambaran Mesias yang akan datang sebagai korban yang tarekatnya menebus umat dengan kesederhanaan dan tanpa cacat. Kitab Imamat secara rutin mengarahkan bangsa Israel kepada kepercayaan bahwa Allah mendengar penyesalan manusia dan mengarahkan mereka kepada cara yang benar untuk kembali kepada-Nya.
Rujukan silang yang relevan
Penafsiran lintas kitab ini memperlihatkan pola: dosa dipahami sebagai pelanggaran terhadap diri Allah dan hukum-Nya; pengampunan disediakan melalui persembahan yang secara simbolis menyingkap kebutuhan akan pendamaian melalui karya-Nya sendiri di kemudian hari.
Pertanyaan untuk refleksi
Kesimpulan singkat
Imamat 5:6 menegaskan bahwa dosa menuntut respons tegas yang mengakui pelanggaran di hadapan Allah. Melalui persembahan seekor betina binatang kecil—anak domba atau kambing—umat Israel menegaskan kebutuhan akan pendamaian yang disediakan Allah melalui prosedur baiat-rasional yang dipahami sebagai bayangan akan karya Penebus yang akan datang. Imam berperan sebagai wakil umat untuk menyalurkan pengampunan melalui tindakan yang ditetapkan Allah.
Cuplikan potongan komentar klasik
Beberapa pengajar publik domain menekankan bahwa korban dalam konteks ini menuntun pemahaman tentang pertobatan yang nyata; pengampunan bukan sekadar perasaan, melainkan langkah-langkah yang nyata sesuai hukum Allah. Catatan para komentator klasik menekankan bahwa alat pengampunan dalam Perjanjian Lama bersifat simbolis dan menunjuk kepada pekerjaan Mesias di masa yang akan datang. (Catatan: Kutipan pendek dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan dapat ditemukan dalam karya mereka; tidak menampilkan kutipan lengkap di sini.)