Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 7:3 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 7:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka kembalilah mereka itu kepada Yusak sambil katanya: Janganlah segenap orang banyak itu ke sana, melainkan hendaklah kira-kira dua atau tiga ribu orang pergi mengalahkan Ai; janganlah segenap orang banyak itu disusahkan dengan berjalan ke sana, karena orang negeri itu sedikit jua bilangannya.
Yosua 7:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 7:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ibrani 6:11 (IDN) »
Inilah kehendak kami supaya kamu masing-masing menunjukkan usaha yang serupa itu juga sehingga berpaut kepada pengharapan dengan yakin hingga kepada kesudahan,

Amsal 21:25 (IDN) »
Bahwa keinginan orang pemalas menyebabkan matinya kelak, yaitu makin ditahaninya tangannya dari pada pekerjaan.

Amsal 13:4 (IDN) »
Bahwa hati si pemalas itu ingin, maka satupun tiada, tetapi hati orang rajin itu dikenyangkan baik-baik.
Overview singkat
Yosua 7 menceritakan bagaimana bangsa Israel mengalami kekalahan karena pelanggaran di antara mereka. Setelah Ai dikalahkan pada pertempuran sebelumnya, semangat bangsa Israel melonjak. Namun, ketika rahasia dosa terungkap—perbuatan Achan yang mengambilBarang milik terlarang—jurang antara umat Tuhan dan berkat-Nya terbuka. Ayat 3 menampilkan respons Yosua dan para pemimpin: mereka menyarankan untuk menelan kembali strategi perang yang lebih kecil, karena jumlah musuh yang sedikit, dengan harapan menghindari kelelahan seluruh pasukan. Ayat ini menegaskan pentingnya hikmat, disiplin, dan ketekunan dalam mengikuti perintah Tuhan.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam Yosua 7, kekalahan Ai menjadi pelajaran serius tentang bahaya dosa tersembunyi. Persekutuan bangsa Israel bukan sekadar tentang taktik perang, tetapi ketaatan kepada perintah Tuhan. Ketika ada dosa yang tidak diakui, Allah menarik perlindungan-Nya dan memampangkan keterampilannya melalui kekalahan. Ayat 3 merefleksikan usaha pemimpin untuk mengelola kekecewaan dengan mengusulkan strategi yang tampaknya masuk akal secara manusia, namun tetap menuntut ketaatan yang konsisten pada rencana Tuhan.
Pelajaran rohani utama
Pembandingan dengan bagian lain Alkitab
1) 1 Samuel 15:22–23 menekankan bahwa kepatuhan lebih utama daripada persembahan. Ketika umat melanggar, bahkan kemenangan yang tampak besar bisa berakhir tanpa berkat Allah. 2) Mazmur 37:5 mengajak meletakkan jalan hidup pada Tuhan; doa dan rencana manusia dipadukan dengan kehendak-Nya. 3) Amsal 16:9 mengingatkan bahwa manusia merencanakan jalannya, tetapi Tuhan yang menentukan langkahnya. Ketiganya sejalan dengan inti ayat ini: hikmat ilahi mengarahkan pertempuran, dan ketidaksetiaan membawa kehancuran sementara.
Aplikasi praktis
Tanamkan kebiasaan mengecek hati dan tindakan secara jujur di hadapan Tuhan. Ketika menghadapi kekalahan, ajari diri untuk meneliti apakah ada dosa tersembunyi, mengakui kesalahan, dan mengandalkan perintah Tuhan daripada kecenderungan manusia. Fokus pada kepatuhan total menghasilkan perlindungan ilahi dan arah yang jelas dalam setiap langkah.
Rujukan silang yang relevan
- 1 Samuel 15:22–23: Kepatuhan lebih penting daripada ritual; dosa menyuap jalannya menuju kehancuran.
- Mazmur 37:5: Serahkan jalan hidup kepada Tuhan, biarkan-Nya mengatur langkah.
- Amsal 16:9: Rencana hati manusia, tetapi langkah-langkah ditentukan Tuhan.
Penutup inti
Ayat 3 mencatat pendekatan praktis pemimpin menghadapi kekecewaan, namun konteksnya mengundang refleksi tentang pentingnya ketaatan total kepada kehendak Tuhan. Pelajaran klasik dari para komentator terdahulu menggeser fokus dari taktik militer menuju integritas komunitas umat Allah yang hidup dalam terang-Nya.
Quotations (dari sumber publik domain): Matthew Henry dan Adam Clarke menekankan bahwa setiap kekalahan adalah peluang untuk melihat dosa tersembunyi dan memohon pemulihan dari Tuhan. Kita diingatkan bahwa strategi manusia tanpa patokan ilahi bisa berakhir dalam kekecewaan yang sama.