Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 7:19 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 7:19 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka kata Yusak kepada Akhan: Hai anakku! berilah hormat akan Tuhan, Allah Israel, hendaklah engkau mengaku salahmu kepada-Nya! dan berilah tahu aku barang yang telah kauperbuat itu, jangan engkau menyembunikan dia dari padaku.
Yosua 7:19 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 7:19 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Samuel 6:5 (IDN) »
Maka sebab itu perbuatlah olehmu akan gambar purumu dan akan gambar tikusmu, yang merusakkan tanah itu, dan berilah hormat akan Allah orang Israel, kalau-kalau diringankan-Nya tangan-Nya dari pada kamu sekalian dan dari pada berhalamu dan dari pada negerimu.

Yeremia 13:16 (IDN) »
Berilah kiranya hormat kepada Tuhan, Allahmu, sebelum menjadi gelap gulita, sebelum menjadi terantuk kakimu di atas bukit yang kelam kabut, sehingga kamu menantikan terang, tetapi dijadikannya bayang-bayang maut dan kegelapan.

1 Samuel 14:43 (IDN) »
Maka kata Saul kepada Yonatan: Berilah tahu aku apakah perbuatanmu. Maka oleh Yonatan diberilah tahu kepadanya, katanya: Sahaja aku mengecap air madu sedikit dengan ujung tongkat, yang pada tanganku; inilah aku; patutkah aku mati?
Ayat Kunci: Yosua 7:19
Mengapa ayat ini penting: Yosua 7 memuat insiden pendurhakkan umat Israel akibat pelanggaran perjanjian di Ai. Ayat 19 menampilkan momen penting: pengakuan Akhan secara terang-terangan kepada Yosua bahwa ia telah berbuat dosa dan perlu memberi hormat kepada Allah Israel. Ayat ini menegaskan bahwa dosa pribadi membawa konsekuensi bagi komunitas, dan pemimpin umat perlu mengambil langkah biblikal untuk menghadapi pelanggaran secara transparan agar pemulihan dapat terjadi.
Konteks asli
Setelah kemenangan gemilang di Jerikho, umat Israel menghadapi kekalahan di Ai karena Akhan telah melanggar hukuman perang dengan mencuri barang dari penduduk Yerikho. Yosua dan bangsa Israel berada dalam posisi bertanya-tanya mengenai penyebab kekalahan itu. Akhirnya Allah menuntun penyelidikan melalui suruhan umat Israil, lalu Akhan dihadapkan secara publik. Ayat 19 adalah bagian inti dari konfrontasi ini: Yosua meminta Akhan mengakui perbuatan buruknya dengan jelas, agar mereka dapat meluruskan hubungannya dengan Allah sekaligus menegakkan keadilan di antara umat.
Pesan utama
Inti pesan ayat ini adalah kejujuran yang lahir dari pertobatan nyata. Ketika ada dosa yang belum diakui, pihak berwenang dan komunitas tidak dapat melanjutkan proses pemulihan secara benar. Pengakuan Akhan harus disertai dengan tindakan: mengakui barang yang telah ia ambil, mengaku dosa kepada Allah, dan membenahi hubungannya dengan komunitas. Dalam prinsip alkitabiah, kejujuran di hadapan Tuhan dan umat adalah langkah pertama untuk pemulihan.
Tema teologis yang relevan
- Pelanggaran perjanjian berdampak pada komunitas: Allah membedakan antara kehendak-Nya dan tindakan individu, namun dampaknya meluas.
- Akuntabilitas pribadi di tengah komunitas: pemimpin atau tokoh yang berperan memulihkan integritas komunitas melalui kejujuran.
- Pemurnian melalui pengakuan dan pertobatan: tanpa pengakuan, upaya pembaruan akan sia-sia.
Referensi silang yang relevan
Renungan ringan untuk menghadapi praktik doa dan pertobatan
Ayat ini mengajak pembaca merenungkan pentingnya kejujuran rohani. Dalam doa harian, kita diajak untuk mengakui dosa secara terbuka kepada Tuhan dan, jika diperlukan, memperbarui hubungan dengan saudara seiman. Ketika kita tidak menutupi dosa, kita membuka jalan bagi pemulihan oleh kasih Allah.
Ringkasan umum dengan gambaran para tokoh tafsir
Beberapa komentar bekas berbahasa Inggris yang terkenal—seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke—menekankan bahwa keadilan Allah menuntut tindakan jelas ketika dosa diakui. Mereka juga menyoroti bahwa konfrontasi semacam ini, meski keras, adalah bagian dari upaya memulihkan iman komunitas menuju kekudusan. Catatan-catatan singkat yang relevan:
Henry menekankan bahwa pengakuan pribadi adalah langkah pertama menuju penyucian dan pemulihan yang bersifat publik. Barnes menegaskan bahwa kejujuran diperlukan untuk mengembalikan damai dan perlindungan umat. Clarke menambahkan bahwa Allah menginginkan transparansi untuk menegakkan keadilan-Nya tanpa menyembunyikan kecurangan yang merusak tatanan perjanjian.
Inti dari penataan ini adalah: Akhan berhak diberi tahu akan konsekuensi atas perbuatannya melalui pengakuan yang jelas kepada Yosua dan Allah; barulah umat Israel bisa melanjutkan perjalanan menuju kemenangan dalam perjanjian dengan Tuhan.