Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 23:1 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 23:1 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Hata, maka pada sekali peristiwa, yaitu lama kemudian dari pada Tuhan mengaruniakan kepada orang Israel kesenangan dari pada segala musuhnya berkeliling, dan Yusakpun telah menjadi tua dan banyak umurnya,
Yosua 23:1 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 23:1 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yosua 13:1 (IDN) »
Bermula, maka Yusakpun telah menjadi tua dan telah banyak bilangan tahunnya, maka firman Tuhan kepadanya: Bahwa engkau sudah tua dan sudah banyak umurmu, maka tinggal lagi amat banyak tanah yang dapat diambil akan milik pusaka.

Yosua 21:44 (IDN) »
Maka dikaruniakan Tuhan kepada mereka itu sentosa keliling, setuju dengan segala yang dijanjinya kepada nenek moyang mereka itu pakai sumpah; maka dari pada segala musuhnya seorangpun tiada tahan berdiri di hadapannya, segala musuh itu diserahkan Tuhan kepada tangannya.

Yosua 11:23 (IDN) »
Maka segala negeri itu dialahkan Yusak setuju dengan segala firman Tuhan yang kepada Musa, lalu diberikan Yusak tanah itu kepada orang Israel akan bahagian pusaka sekadar pasukan mereka itu dan seturut suku bangsa mereka itu. Maka behentilah tanah itu dari pada perang.
Yosua 23:1 (IDN) — Latar, makna, dan relevansi
Immediate setting: Setelah Yehuda memasuki tanah perjanjian dan umat Israel hidup dalam pembagian wilayah, masa kepemimpinan Yosua beranjak menuju akhir. Ayat ini menggambarkan saat yang panjang setelah Tuhan memberi kesenangan atau keberhasilan kepada umat Israel melawan musuh-musuh mereka, dan Yosua telah menjadi tua serta lanjut usia. Ini menandai transisi dari pembawa amanat Allah yang berkarya secara langsung di tengah pertempuran menjadi masa peneguhan perjanjian dan warisan bagi generasi yang lebih tua.
Apa yang ditunjukkan teks tentang Allah dan iman
Teks menegaskan bahwa Allah secara konsisten menolong umat-Nya hingga tuntas, bahkan ketika pemimpin manusia memasuki masa tua dan akhir masa tugasnya. Kemenangan atas lawan-lawan Israel adalah bukti pemeliharaan ilahi yang berkelanjutan, bukan sekadar perolehan kekuatan manusia. Keberkatan ini menegaskan kesetiaan Tuhan terhadap janji-Nya dan menempatkan iman umat pada sang Pencipta yang setia merampungkan karya-Nya sampai akhir generasi.
Kata kunci dan gambaran penting
Rujukan terkait
Beberapa parallels yang relevan antara lain:
Pemahaman para tafsiran (ringkas)
Para komentator kitab suci pada umumnya menafsirkan masa tua Yosua sebagai fase pemantapan janji-janji Allah di antara bangsa Israel. Pengangkatan pemimpin baru tidak menggoyahkan iman umat karena Tuhan tetap bekerja melalui setia-Nya. Secara singkat, Allah yang setia meneguhkan perjanjian-Nya pada setiap generasi, bahkan ketika kepemimpinan manusia memasuki masa lanjut usia.
Aplikasi sekarang
Bagian ini mengajak pembaca untuk tidak menilai makna kesuksesan iman dari kemampuan kepemimpinan manusia saja. Tuhan tetap bekerja di balik layar—memastikan bahwa umat-Nya tetap terpelihara, dipandu, dan diberi damai meskipun masa-masa transisi. Generasi sekarang didorong untuk menyiapkan diri bagi kelanjutan karya Tuhan dengan menjaga iman yang teguh, menjaga komitmen kepada perjanjian Tuhan, dan percaya bahwa pemeliharaan-Nya tidak tergantung pada usia pemimpin manusia.
Cuplikan otoritatif dari para komentator (singkat)
Adam Clarke menekankan bahwa masa tua Yosua tidak mengurangi kuasa Allah yang bekerja untuk membangun perjanjian. Henry dan Barnes menyoroti pemenuhan janji Tuhan sebagai pusat momen ini, bukan sekadar kejayaan militer.