Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 23:7 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 23:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka janganlah kamu berjinak-jinakkan dengan bangsa yang tinggal lagi sertamu, dan jangan kamu sebut nama dewa-dewanya, dan jangan bersumpah demi namanya, dan jangan berbuat bakti atau menyembah sujud kepadanya.
Yosua 23:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 23:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yeremia 5:7 (IDN) »
Bagaimana Aku boleh mengampuni ini kepadamu? bahwa anak-anakmu meninggalkan Daku dan bersumpah demi dia yang bukan ilah adanya; setelah sudah Kukenyangkan mereka itu dibuatnya zinah serta berkerumun dalam rumah panjang.

Keluaran 23:13 (IDN) »
Maka kecuali segala perkara firman-Ku kepadamu, hubaya-hubaya hendaklah kamu perhatikan ini, yaitu jangan kamu sebutkan nama ilah lain, dan jangan ia itu kedengaran dari pada mulutmu!

Mazmur 16:4 (IDN) »
Adapun kesusahan orang yang menyembah ilah lain, ia itu akan dipertambah-tambah; tiada aku mau mencucurkan persembahan minuman mereka itu yang dari pada darah adanya, dan tiada aku akan menyebut nama mereka itu dengan lidahku.
Yosua 23:7 (IDN) — Menghindari Kemelekatan terhadap Bangsa Tetangga
Ringkasan pembaca: Setelah memimpin bangsa Israel memasuki tanah perjanjian, Yakub anak-anak Israel diingatkan untuk menjauhi penyembahan berhala bangsa-bangsa yang tinggal di sekitar mereka. Ayat ini menegaskan perlunya ketetapan hidup yang berbeda secara rohani agar mereka tetap setia kepada TUHAN dan tidak terikat dengan praktik ibadah yang menyesatkan.
Ayat ini dalam konteks pasal
Dalam Yosua pasal 23, Joshua memberikan pesan penutup kepada suku-suku Israel sebelum kematiannya. Ia menekankan tanggung jawab untuk mempertahankan warisan Tuhan, menjalankan hukum-Nya, dan tidak bercabang ke penyembahan berhala. Ayat 7 menyoroti tiga larangan utama: tidak berjinak-jinakkan, tidak menyebut nama dewa-dewa tetangga, dan tidak bersumpah atau berbakti kepada mereka. Semua itu diarahkan pada integritas ibadah Israel agar tidak tercampur dengan praktik pagan yang dapat merusak hubungan mereka dengan TUHAN.
Inti pelajaran rohani
Hikmat dari perbandingan Alkitab
Beberapa rujukan sejalan dengan pola Yosua 23:7:
Catatan: Dalam pengakan ini, fokusnya adalah menjaga kemurnian ibadah dan ikatan dengan TUHAN, bukan sekadar larangan budaya tanpa konteks rohani.
Aplikasi praktis bagi pembaca zaman kini
Untuk komunitas percaya yang hidup di tengah pluralitas budaya saat ini, pelajaran Yosua 23:7 mengarahkan kita pada:
Cross-references dan hubungannya
Beberapa paragraf pendukung dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang relevan:
Penjelasan singkat: Ketiga rujukan membantu menjelaskan prinsip umum: menjaga kesetiaan kepada Allah, menjaga kemurnian ibadah, dan menghindari penyalahgunaan sumpah atau ikatan dengan praktik berhala.
Ringkasan penutup
Yosua 23:7 menegaskan bahwa umat Allah dipanggil hidup dalam kesetiaan yang tidak tercerai dari TUHAN. Ketetapan ini bukan sekadar larangan budaya, melainkan pedoman bagi komunitas yang berpegang pada perjanjian dengan Allah. Dengan menjaga jarak dari praktik berhala, umat tetap fokus pada pemeliharaan iman dan penyembahan kepada satu Tuhan yang hidup.
Quotations dari tokoh komentar publik domain (ringkas, tanpa kutipan panjang)
Garis besar pandangan para komentator berpendapat bahwa larangan ini menegaskan integritas penyembahan dan kewaspadaan terhadap kemerosotan iman akibat pengaruh lingkungan sekitar. (Catatan: tidak menampilkan kutipan panjang eksplisit dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam teks ini; kutipan ringkas dapat dipakai jika diperlukan.)