Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 23:10 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 23:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa seorang-orang kamu mengusir akan orang seribu, karena Tuhan, Allahmu, juga yang berperang karena kamu, seperti yang telah Ia berjanji kepadamu.
Yosua 23:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 23:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 32:30 (IDN) »
Bagaimana seorang jua dapat mengusir seribu dan dua orang menghalaukan selaksa? Bukankah ia itu sebab sudah dijual gunung batunya akan mereka itu dan diserahkan Tuhan akan mereka itu?

Imamat 26:8 (IDN) »
Maka lima orang dari pada kamu akan menghalaukan seratus, dan seratus orang dari pada kamu akan menghalaukan sepuluh ribu; maka segala musuhmu akan rebah dimakan pedang di hadapanmu.

Ulangan 3:22 (IDN) »
Janganlah kamu takut akan dia, karena Tuhan, Allahmu, yang berperang akan ganti kamu.
Yosua 23:10 (IDN) — Ringkas konteks dan makna utama
Ayat ini berada dalam bagian penutup kitab Yosua, ketika Tuhan menegaskan kepada umat Israel untuk tetap setia kepada perjanjian-Nya di tanah perjanjian. Musa telah wafat, dan Yosua memimpin bangsa itu menghadapi sisa suku-suku yang menawar-nawarkannya. Ayat ini menegaskan bahwa dengan pertolongan Tuhan, satu orang mengusir seribu musuh, karena Allah mereka berperang bagi mereka. Janji ilahi ini menekankan kedaulatan Allah atas medan perang dan kepercayaan bahwa kepatuhan Israel kepada hukum-Nya membawa perlindungan ilahi.
Makna sentral
Inti ayat ini: ketika umat hidup dalam ketaatan kepada Tuhan, kekuatan-Nya bekerja secara luar biasa. kemenangan tidak berasal dari kekuatan manusia semata, tetapi dari pembelaan Tuhan yang berperang bagi umat-Nya. Hal ini menekankan motif ketaatan, iman, dan ketergantungan pada pernyataan-janji Allah yang telah diberikan kepada mereka.
Tiga tema utama
Referensi silang yang relevan
Beberapa bagian lain dalam Alkitab menegaskan pola serupa:
Penjelasan singkat: ketiga referensi menekankan bahwa kekuatan sejati adalah Allah yang bekerja dalam tindakan manusia yang taat, bukan semata-mata kemampuan militer manusia.
Refleksi praktis
Bagaimana kita merasakan perlindungan Tuhan hari ini? Kita diajak: - untuk tetap taat pada ajaran-Nya dalam situasi yang menantang, - untuk percaya bahwa Tuhan bekerja melalui keputusan kita yang setia, - untuk mengakui bahwa kemenangan sejati bersumber dari kasih-Nya dan komitmen-Nya pada umat-Nya.
Ringkasan singkat
Yosua 23:10 menegaskan bahwa dengan ketaatan kepada Tuhan, satu orang dapat mengusir seribu musuh, karena Tuhan berperang bagi umat-Nya. Ini menegaskan kedaulatan Allah, perlindungan ilahi, dan tanggung jawab manusia untuk hidup setia dalam perjanjian-Nya.
Panduan studi singkat
Cara praktis membaca ayat ini:
Catatan kutipan dari tafsiran klasik (tanpa kutipan panjang): beberapa penafsir berpendapat bahwa janji ini tidak mengurangi tanggung jawab manusia untuk berperang atau bertindak bijaksana, melainkan menekankan bahwa hasil akhirnya tetap dalam tangan Allah yang berkuasa.
Cross-references terkait menjelaskan fondasi teologis bahwa Allah adalah pembebas dan pelindung umat-Nya ketika mereka hidup menurut perjanjian-Nya.