Yeremia 5:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Bagaimana Aku boleh mengampuni ini kepadamu? bahwa anak-anakmu meninggalkan Daku dan bersumpah demi dia yang bukan ilah adanya; setelah sudah Kukenyangkan mereka itu dibuatnya zinah serta berkerumun dalam rumah panjang.

Ayat sebelumnya
« Yeremia 5:6
Ayat berikutnya
Yeremia 5:8 »

Yeremia 5:7 Tafsiran ayat Alkitab

Yeremia 5:7 (IDN)

Imam besar bukanlah sumber keadilan bagi umat, melainkan kekudusan Tuhan yang setia. Pada bagian ini, Yeremia menyoroti kezhaliman Israel yang menolak Tuhan meski Dia telah menanggung mereka dengan pemeliharaan dan sumpah setia. Ayat ini muncul dalam konteks nubuat Yeremia terhadap Yehuda yang mendewakan berhala, meninggalkan perjanjian-Nya, dan berputar di balik tindakan berzina rohani maupun penyembahan berhala. Kaum Israel menukar kasih Tuhan dengan pesta-pesta dunia, hingga Tuhan bertanya mengapa Dia harus mengampuni lagi ketika hatinya menolak Dia secara berulang-ulang.

Pengungkapan tentang Allah melalui ayat ini

Ayat ini menyingkap sifat marah dan sekaligus berbelas kasih Tuhan. Tuhan menantang retorika umat yang terus bersumpah demi ilah lain dan “mengenyangkan” keinginan mereka di rumah panjang, yaitu tempat persekutuan bersudut yang menegaskan kenyamanan dosa. Ketika manusia menata hidupnya menurut nafsu, Tuhan tetap setia menuntun agar mereka kembali, tetapi jika penolakan terus berlanjut, pengampunan menjadi tidak mungkin. Dalam konteks Yeremia, frasa ini menegaskan bahwa kejahatan sistemik memerlukan respons keadilan ilahi, bukan sekadar toleransi moralisme superficial.

Istilah kunci dan gambaran penting

  • “mengampuni” – tindakan Tuhan yang berbelas kasih, namun tidak tanpa batas ketika pelanggaran mencapai tingkat kebejatan yang menantang keadilan-Nya.
  • “anak-anakmu meninggalkan Daku” – foto dari generasi yang terpisah dari Tuhan, menelanjangi konflik batin antara identitas perjanjian dan godaan kebiasaan dunia.
  • “berbuat zinah” – metafora ibadah yang tidak setia, yakni penyembahan berhala dan loyalitas yang terpecah.
  • “rumah panjang” – simbol pertemuan sosial dan tempat perayaan yang dipakai untuk menyalurkan kesenangan dunia, bukan pengukuhan iman kepada Tuhan.

Rujukan silang yang relevan

  • Yeremia 2:13 – umat telah meninggalkan sumber kehidupan dan memohon air dari sumur yang retak.
  • Hoshea 4:10-11 – peringatan tentang kekerasan pengabdian yang menumpuk ketika kebenaran ditolak.
  • Yehezkiel 16:15-22 – gambaran rahasia tentang pengabaian cinta Tuhan dan penyembahan diri yang menggadaikan martabat ilahi.

Penjelasan singkat mengenai rujukan: Yeremia mengulangi tema bahwa perjanjian Tuhan dilanggar secara berulang; Hoshea menekankan konsekuensi penyembahan berhala; Yehezkiel menunjukkan bagaimana umat memperkaya diri dengan cara menyalipkan kasih Tuhan.

Pemahaman melalui pandangan para penafsir terdahulu

Para penafsir publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menonjolkan realitas bahwa alasannya bukan hanya penolakan ritual semata, melainkan kekerasan hati yang menolak peringatan Tuhan. Mereka menyoroti bahwa Tuhan menuntut kesetiaan total, dan pengampunan hanya mungkin bagi mereka yang bertobat dengan sungguh-sungguh. Kutipan pendek yang relevan (tanpa mengulang teks lengkap) antara lain:

“Tuhan tidak dapat diampuni jika pelanggaran menutup pintu pertobatan” (parafrase dari gagasan Henry). “Kamu menempuh jalan yang menyesatkan dan tetap mengira Tuhan akan menutup mata” (parafrase Barnes). “Penghancuran akan datang jika tidak ada perubahan hati” (parafrase Clarke).

Makna praktis bagi masa kini

Ayat ini mengingatkan bahwa kemurnian iman tidak bisa dipertahankan melalui ritual kosong atau retorika rohani semu. Ketika hidup kita menutup telinga terhadap teguran Tuhan dan menumpuk kenyamanan dosa, kita menahan diri dari pengampunan yang sejati. Pertobatan bukan sekadar meninggalkan kebiasaan buruk, melainkan merangkul Tuhan secara total, menata hidup menurut perjanjian-Nya, dan menolak segala “rumah panjang” yang memupuk keinginan duniawi.

Aplikasi nyata

  • Periksa komitmen: apakah Tuhan tetap nomor satu dalam segala aspek hidup kita?
  • Tobat nyata: jika ada pola dosa yang berulang, ajak Tuhan bekerja melalui pertobatan yang mendalam.
  • Renoisasi hidup: radikal meninggalkan suasana yang menuntun pada penyembahan berhala modern, seperti materialisme atau penyalahgunaan kekuasaan, dan memperbarui prioritas ibadah kepada Tuhan.

Penekanan utama teks ini adalah bahwa kasih Tuhan berlimpah, namun jika manusia menolak teguran-Nya secara terus-menerus, jalan menuju pengampunan mulai tertutup. Tujuan nubuat Yeremia adalah membangkitkan kesadaran akan konsekuensi dari pengkhianatan perjanjian, sambil tetap memanggil umat pada pertobatan dan pemulihan.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Yeremia 5:7 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yosua 23:7 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yosua 23:7 (IDN) »
Maka janganlah kamu berjinak-jinakkan dengan bangsa yang tinggal lagi sertamu, dan jangan kamu sebut nama dewa-dewanya, dan jangan bersumpah demi namanya, dan jangan berbuat bakti atau menyembah sujud kepadanya.

Galatia 4:8 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Galatia 4:8 (IDN) »
Akan tetapi pada masa itu, sebab kamu tiada mengenal Allah, kamu memperhambakan dirimu kepada dewa-dewa yang sebenarnya tiada ada.

Ulangan 32:21 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Ulangan 32:21 (IDN) »
Maka sebab dinyalakannya cemburuan-Ku oleh barang yang bukan ilah adanya, dan diterbitkannya murka-Ku oleh perkara yang sia-sia belaka, maka Akupun hendak menggalakkan cemburuannya oleh orang yang bukan suatu bangsa dan menerbitkan amarahnya oleh suatu bangsa yang hina.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab