Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 7:13 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 7:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bangkitlah berdiri engkau, sucikanlah bangsa ini serta katamu: Sucikanlah dirimu bagi esok hari, karena demikianlah firman Tuhan, Allah Israel: Adalah suatu tumpas di antara kamu, hai Israel, maka tiada dapat kamu tahan berdiri di hadapan musuhmu, sampai sudah kamu membuang tumpas itu dari tengahmu.
Yosua 7:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 7:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yosua 3:5 (IDN) »
Maka kata Yusak kepada orang banyak itu: Sucikanlah dirimu, karena esok harilah Tuhan hendak berbuat ajaib di antara kamu.

Ratapan 3:40 (IDN) »
Baiklah kita memeriksai dan menyelidik akan segala jalan kita serta hendaklah kita kembali kepada Tuhan!

Matius 7:5 (IDN) »
Hai munafik! Keluarkanlah dahulu balok itu dari dalam matamu sendiri, kemudian baharulah engkau nampak terang akan mengeluarkan selumbar dari dalam mata saudaramu itu.
Yosua 7:13 (IDN) — Sucikanlah dirimu, karena ada tumpas di antara kamu
Overview singkat: Dalam pasal 7, umat Israel mengalami kekalahan pertama sebelum kota Ai karena adanya pelanggaran di antara mereka. Ayat ini menyajikan instruksi Tuhan agar bangsa itu menelusuri diri dan menghapuskan kekacauan rohani yang menjadi sebab trembelang pesta, yaitu adanya tumpas (barang terlarang) di antara bangsa. Inti pokoknya adalah pemurnian hati dan komitmen penuh kepada jalan Tuhan sebelum menghadapi musuh di hadapan mereka.
Ayat dalam konteks pasal
Setelah kemenangan yang menakjubkan di Jericho, Israel diarahkan untuk tidak mengambil apa pun dari kota terkutuk, karena itu akan menimbulkan murka Tuhan. Namun Achan melanggar larangan itu dengan mengambil harta terkutuk. Kini, Tuhan menuntut pemurnian dari bangsa itu sebagai premis untuk melanjutkan pejuangan mereka. Ayat 13 menegaskan langkah praktis: bangkit, sucikan bangsa, dan bersiap dengan moralitas yang bersih karena ada tumpas di antara mereka. Tanpa pemurnian, mereka tidak akan mampu bertahan menghadapi musuh.
Pelajaran inti rohani
Inti ajaran ayat ini adalah kebutuhan mendasar akan kekudusan pribadi dan komunitas sebelum berperang atau melangkah dalam rencana ilahi. Allah tidak sekadar menuntut kemenangan materi, tetapi kesucian hati agar umat-Nya memiliki hubungan yang benar dengan-Nya dan bisa menjadi alat-Nya tanpa mencemari-nya dengan dosa yang tidak diakui dan tidak dituntaskan.
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Catatan kajian dari tokoh penafsir terkenal
Para penafsir publikum lama menekankan bahwa fokus ayat ini adalah pemurnian yang nyata, bukan sekadar ritual formal. Matthew Henry menyoroti bahwa Tuhan menghendaki kebersihan dari sumbernya, yakni hati yang patuh. Albert Barnes menegaskan pentingnya memahami bahwa pelanggaran pribadi membawa konsekuensi kolektif, sehingga langkah penyucian bukan pilihan, melainkan keharusan. Adam Clarke menambahkan bahwa pemurnian memerlukan identifikasi jelas terhadap dosa tersembunyi dan tindakan pemurnian yang tepat. Ketiga komentator ini menekankan bahwa pemurnian rohani dan disiplin komunitas adalah prasyarat sebelum Tuhan melanjutkan pekerjaan-Nya di antara umat-Nya.
Akuan praktis untuk pembaca
2–3 referensi silang yang relevan
- Yohanes 1:9 menekankan perlunya kita mengakui dosa dan menerima penyucian dalam Kristus; pemurnian pribadi membuka jalan bagi perlindungan ilahi. - 1 Korintus 5:6–7 mengingatkan bahwa dosa tersembunyi dapat merusak seluruh komunitas gereja; pemurnian diperlukan untuk menjaga kehendak Tuhan. - Efesus 4:22–24 mengajak orang percaya memperbarui diri dalam batin dan hidup yang baru dalam kebenaran.
Rangkuman
Yosua 7:13 menegaskan bahwa pemurnian diri adalah prasyarat untuk kerjasama umat dengan Tuhan dalam menghadapi tugas besar. Pemurnian tidak sekadar ritual, melainkan pengakuan dosa, pembuangan sumbernya, dan komitmen untuk hidup dalam loyalitas kepada Allah. Dengan demikian, bangsa Israel diperlengkapi untuk melanjutkan pemenuhan rencana-Nya tanpa ditundukkan oleh tumpas yang mengganggu iman dan persatuan mereka.