Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 7:9 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 7:9 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa perkara ini kedengaranlah kelak kepada orang Kanani dan kepada segala orang isi negeri ini, maka kami akan dikepungnya dan dihapuskannya nama kami dari atas bumi! maka apakah akan Kauperbuat karena nama-Mu yang besar?
Yosua 7:9 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 7:9 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Keluaran 32:12 (IDN) »
Mengapa gerangan orang Mesir berkata demikian: Dengan niat jahat telah dihantarkannya mereka itu keluar, hendak dibunuhnya mereka itu di antara gunung-gunung serta dibinasakannya mereka itu dari atas muka bumi? Berhentikan apalah kehangatan murka-Mu dan sayangkanlah kiranya umat-Mu dari pada dibinasakan!

Mazmur 83:4 (IDN) »
(83-5) Maka kata mereka itu: Marilah kita binasakan dia, supaya janganlah lagi ia suatu bangsa, dan supaya jangan ada lagi peringatan akan nama Israel itu.

Bilangan 14:13 (IDN) »
Maka sembah Musa kepada Tuhan: Jikalau demikian, niscaya hal itu kedengaranlah kelak kepada orang Mesir, dari tengahnya juga Tuhan telah membawa keluar bangsa ini oleh kodrat-Mu.
Setting Sejak Ayat ini: Perang AIkan Amon dan Jericho
Ayat Yosua 7:9 menampilkan reaksi umat Israel setelah kekalahan pertama mereka di Ai. Ketika mereka mendengar bahwa umat non-Israel itu akan memukul balik dan menghina nama Tuhan dengan berpikir “nama kami dari atas bumi,” mereka menyadari bahwa kekalahan adalah akibat dosa di antara mereka. Permohonan mereka kepada Allah berpusat pada integritas nama-Nya di antara bangsa-bangsa, menegaskan bahwa takut dan kehormatan terhadap Tuhan menjadi ukuran keberanian dan kesetiaan mereka.
Pemahaman tentang Allah dan Iman
Ayat ini menonjolkan hubungan antara kesetiaan umat kepada Allah dan dampak nyata terhadap identitas-Nya di antara bangsa lain. Tuhan tidak hanya peduli dengan kemenangan militer, tetapi dengan kemurnian persekutuan-Nya dengan umat-Nya. Ketakutan orang Kanani dan penduduk negeri itu terhadap Tuhan menggarisbawahi bahwa namanya dinubuatkan dan dipakai melalui hidup umat-Nya. Dalam konteks ini, iman mencakup kesediaan untuk mengaku dosa, menerima disiplin, dan memohon pembenaran ilahi agar nama-Nya tidak ternodai.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Cross-references singkat
- Ulangan 28:58-68: konsekuensi ketaatan atau ketidaktaatan umat terhadap hukum Tuhan, termasuk bagaimana identitas umat terkait dengan berkat atau kutuk.
- Mazmur 20:7: perbandingan antara yang percaya kepada Tuhan dengan yang berharap pada kekuatan manusia; menekankan bahwa nama Tuhan itu lebih layak dipercayai daripada kekuatan manusia.
- 1 Korintus 1:27-29: Allah memilih hal-hal yang lemah untuk mengecilkan yang kuat; identitas umat-Nya seimbang dengan karya-Nya, bukan kehebatan manusia.
Tafsir singkat dari tokoh teolog publik domain
Para penafsir such as Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa kekalahan di Ai bukan semata karena kekuatan musuh, tetapi karena dosa yang belum diakui. Mereka menekankan disiplin ilahi sebagai bagian dari pemurnian umat untuk mempertahankan kemuliaan nama Tuhan. Dalam pandangan Henry, hal itu menggarisbawahi pentingnya kekudusan komunitas umat Allah. Barnes menekankan bahwa doa dalam keadaan genting menuntut keyakinan bahwa Tuhan tetap setia pada perjanjian-Nya. Clarke menyoroti bahwa Allah menggunakan kejadian sejarah untuk mengajar umat-Nya tentang ketergantungan kepada-Nya.
Ringkasan pengajaran bagi masa kini
Ayat ini mengingatkan bahwa kemuliaan Allah tidak terpisah dari kehidupan umat-Nya. Ketika kita menghadapi kekalahan atau ancaman, kita dipanggil untuk mengakui dosa, memohon pemulihan, dan membangun hidup yang mencerminkan karakter Tuhan. Nama Tuhan tidak hanya dipertahankan melalui kemenangan, tetapi melalui hidup yang setia kepada perjanjian-Nya dalam setiap aspek keseharian kita.