Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiKidung Agung 8:3 Tafsiran ayat Alkitab
Kidung Agung 8:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Hendaklah kiranya tangannya kiri menyangga kepalaku, dan tangannya kanan memeluk aku.
Kidung Agung 8:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Kidung Agung 8:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kidung Agung 2:6 (IDN) »
Hendaklah tangannya kiri menggalang kepalaku dan tangannya kanan memeluk aku.

Ulangan 33:27 (IDN) »
Dari dahulu-dahulu Allah itu perlindungan bagi kamu, dengan lengan yang kekal! Apabila dihalaukan-Nya musuh dari hadapanmu, maka katanya sahaja: Binasakanlah dia!

Yesaya 62:4 (IDN) »
Maka tiada lagi dikatakan orang kepadamu: Engkaulah ketinggalan; dan tiada lagi dikatakannya akan tanahmu: Engkaulah kerusakan; melainkan dikatakannya akan dikau: Yang terkasih; dan akan tanahmu: Yang bersuami; karena dikasihi Tuhan akan dikau kelak dan tanahmupun akan diperisterikan.
Kidung Agung 8:3 (IDN) - Interpretasi singkat
Makna ayat ini menunjukkan kedekatan kasih yang intim dan kesediaan untuk saling melindungi antara pasangan suami-istri. Ungkapan tangannya kiri menyangga kepala dan tangannya kanan memeluk aku menggambarkan perlindungan, kenyamanan, dan kehangatan hubungan yang penuh kepercayaan.
Latar belakang konteks
Kidung Agung adalah korespondensi romantis antara pasangan muda yang sedang menata kasih, sering menekankan keindahan fisik, kehormatan, dan komitmen. Ayat ini muncul sebagai gambaran fisik dari kasih yang saling meneguhkan: sentuhan tangan kiri sebagai pendukung kepala dalam kedekatan, sementara tangan kanan memperlihatkan pelukan yang meneguhkan keakraban. Dalam konteks kitab, bahasa metaforis dipakai untuk menekankan kedalaman hubungan yang dilandasi kasih yang tulus dan saling menghormati.
Observasi penafsiran
Garis besar tema
Hubungan dengan bagian lain
Cross-reference singkat dan maksud reproduktif untuk pembaca:
Penjelasan singkat hubungan: ayat-ayat ini menegaskan bahwa kasih sejati melibatkan keintiman fisik yang dibarengi perlindungan, kepercayaan, dan dukungan. Pelukan menjadi bahasa aman bagi pasangan untuk saling menguatkan di tengah dinamika kehidupan.
Rangkuman praktis
Rujukan silang berisi tafsiran singkat
Beberapa pandangan penafsir kelasik memberi nuansa mengenai kedalaman kasih:
Matthew Henry menekankan bahwa pelukan dalam konteks kitab ini adalah simbol perlindungan dan kasih penuh komitmen; ia menyiratkan bahwa hubungan yang dipelihara dengan kasih membangun rasa aman bagi kedua pihak. Albert Barnes menyoroti kenyamanan hubungan suami-istri sebagai gambaran keintiman yang teratur dalam konteks pernikahan. Adam Clarke menegaskan bahwa bahasa figuratif ini mengilustrasikan kasih yang praktis melalui perlindungan dan kasih sayang yang nyata.
Catatan singkat: ayat ini menonjolkan sisi praktis kasih dalam pernikahan—pelukan sebagai bahasa kasih yang merangkul secara seimbang antara menjaga kepala (pikiran) dan memeluk dengan kasih penuh.