Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Amsal 28:1 Amsal 28:2 Amsal 28:3 Amsal 28:4 Amsal 28:5 Amsal 28:6 Amsal 28:7 Amsal 28:8 Amsal 28:9 Amsal 28:10 Amsal 28:11 Amsal 28:12 Amsal 28:13 Amsal 28:14 Amsal 28:15 Amsal 28:16 Amsal 28:17 Amsal 28:18 Amsal 28:19 Amsal 28:20 Amsal 28:21 Amsal 28:22 Amsal 28:23 Amsal 28:24 Amsal 28:25 Amsal 28:26 Amsal 28:27 Amsal 28:28

Amsal 28:3 (IDN)
Orang berharta yang menganiayakan orang miskin itu laksana hujan tempias yang tiada meninggalkan rezeki lagi.
Setting segera
Amsal 28:3 menghadapkan dua gambar kontras: kekayaan yang disalahgunakan dan dampak kejamnya terhadap mereka yang lemah. Penasehat besar Salomo menyoroti satu tipe orang kaya yang menindas miskin, bukan yang memberi atau menjalankan keadilan. Dalam konteks hikmat, perbuatan aniaya terhadap orang miskin menimbulkan kebinasaan sosial dan rohani, karena kekayaan yang tidak berlandaskan integritas tidak memiliki fondasi yang benar di hadapan Allah.
Pelajaran tentang Tuhan dan iman
Ayat ini mengungkap pandangan etika Alkitab tentang keadilan sosial: Allah memandang bagaimana orang kaya memperlakukan sesama yang lemah. Iman yang hidup menuntun tindakan keadilan—bukan hanya kekuasaan atau kekayaan. Tindakan aniaya menunjukkan hati yang jauh dari kasih Allah, sedangkan iman yang benar menuntun pembagian sumber daya kepada mereka yang membutuhkan dan perlindungan bagi yang lemah.
Kata kunci dan gambaran penting
Hubungan dengan ayat lain (cross-references)
- Amsal 14:31 menegaskan bahwa memperlakukan orang miskin dengan rendah hati adalah menunjukkan penghormatan kepada Sang Pencipta. - Amsal 22:22-23 memperingatkan agar tidak menindas orang miskin karena mereka melibatkan diri dalam pembelaan Tuhan terhadap mereka. - Habakkuk 2:9-10 menyinggung bahaya menyimpang karena kekayaan yang dibangun atas kezaliman; akhirnya akan menemukan kehancuran.
Inti pesan bagi pembaca masa kini
Konteks modern menuntut kita untuk menguji bagaimana kita memperoleh dan menggunakan kekayaan. Amsal 28:3 mengingatkan bahwa kekayaan menjadi berbahaya jika dipakai untuk menindas yang lemah. Allah menghendaki keadilan sosial: mereka yang mampu membantu perlu melindungi dan memperhatikan kebutuhan sesama, bukan menguasai dengan cara yang melukai orang miskin. Integritas dalam kekuasaan adalah bagian penting dari hidup beriman.
Aplikasi praktis
Penutupan singkat dari para penafsir publik domain: Matthew Henry menekankan bahwa keadilan adalah ciri kehidupan rohani; Albert Barnes menyoroti bahwa kemakmuran tidak membenarkan kezhaliman; Adam Clarke menyoroti bahwa kekayaan tanpa integritas adalah beban yang menjerat. Kutipan singkat yang relev: Henry menggambarkan bahaya kejahatan yang mengotori kekayaan, Barnes menunjukkan dampak sosial, Clarke menekankan hukum moral di balik keberuntungan material.