Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Imamat 27:1 Imamat 27:2 Imamat 27:3 Imamat 27:4 Imamat 27:5 Imamat 27:6 Imamat 27:7 Imamat 27:8 Imamat 27:9 Imamat 27:10 Imamat 27:11 Imamat 27:12 Imamat 27:13 Imamat 27:14 Imamat 27:15 Imamat 27:16 Imamat 27:17 Imamat 27:18 Imamat 27:19 Imamat 27:20 Imamat 27:21 Imamat 27:22 Imamat 27:23 Imamat 27:24 Imamat 27:25 Imamat 27:26 Imamat 27:27 Imamat 27:28 Imamat 27:29 Imamat 27:30 Imamat 27:31 Imamat 27:32 Imamat 27:33 Imamat 27:34



Imamat 27:21 (IDN) - Penjelasan Ringkas dalam Konteks Yobel
Ayat ini berada dalam bagian hukum Imamat yang mengatur penetapan alat demi milik Tuhan melalui sistem tebusan tanah, khususnya pada masa yobel. Ketika tanah yang telah didekretkan untuk Tuhan kembali ke milik semula pada tahun yobel, bendang itu dianggap haram dimiliki manusia dan akhirnya menjadi milik imam. Ayat ini menegaskan bahwa pelepasan pendapat hak atas tanah demi kepemilikan ilahi memiliki konsekuensi ketat dalam tata kelola kepemilikan tanah bagi bangsa Israel.
makna sentral
Pelepasan bendang pada tahun yobel menunjukkan bahwa hak kepemilikan yang telah diikrar untuk Tuhan memiliki kekuatan hukum ilahi lebih tinggi daripada kepemilikan pribadi sementara. Bendang yang dilepaskan menjadi milik imam, menegaskan bahwa kepemilikan Tuhan meluas ke wilayah tanah yang telah didedikasikan kepada-Nya, sehingga pemulihan tanah pun tunduk pada sistem tebusan dan peran para imam sebagai perantara hukum kudus.
tema kunci
rangka rujukan terkait
Beberapa bagian lain yang menolong memahami konteks ini meliputi:
refleksi praktis
Ayah-ibu bangsa Israel diajak melihat bahwa kepemilikan materi tidak menjadi tujuan tertinggi. Kesetiaan pada Allah dan ketertiban hukum-Nya menjadi landasan hidup berkeluarga dan komunitas. Dalam konteks pribadi, ayat ini mengingatkan kita bahwa segala hak milik sejati berada di bawah kekuasaan Tuhan, dan kita dipanggil hidup adil, jujur, serta bertanggung jawab terhadap hak-hak sesama.
penutup singkat
Imamat 27:21 menegaskan bahwa pada saat yobel, tanah yang dilepaskan kepada Tuhan menjadi milik imam karena hak ilahi atas kepemilikan, menegaskan kedaulatan Tuhan atas seluruh tanah perjanjian dan peran bawahan imam dalam menjaga kesucian hukum-Nya.
kutipan singkat para komentator (IDN)
Sebagai gambaran historis dan teologis, penjelasan para komentator besar seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa hukum yobel menggarisbawahi kekuasaan Tuhan atas tanah serta peran imam sebagai penjaga ketetapan Kudus. Catatan ringkas: "kepemilikan tanah yang dipisahkan untuk Tuhan menegaskan bahwa kebahagiaan umat berhidup dalam ketaatan kepada hukum-Nya" (ringkasan ide umum para komentator).