Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 17:18 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 17:18 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Seperti pegunungan itu kamu punya, demikianpun hutan; tebanglah akan dia maka ia itu menjadi kamu punya sampai kepada ujungnya, karena kamu akan menghalaukan orang Kanani itu dari pada tempatnya, jikalau mereka itu menaruh rata besi dan kuatnya besar sekalipun.
Yosua 17:18 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 17:18 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ibrani 13:6 (IDN) »
sehingga dengan yakin kita dapat berkata: Bahwa Tuhanlah Penolong aku, tiadalah aku takut kelak. Apakah gerangan manusia boleh buat ke atasku?

Roma 8:37 (IDN) »
Tetapi di dalam segala perkara itu kita sangat menang oleh sebab Dia yang mengasihi kita.

Roma 8:31 (IDN) »
Sekarang apakah hendak kita katakan atas segala hal itu? Jikalau Allah memihak kita, siapakah lawan kita?
Overview singkat tentang Yosua 17:18
Ayat ini berada dalam konteks pembagian tanah perjanjian kepada suku-suku Israel. Yehuda dan Manasye bagian utara wilayah pegunungan Efraim meminta pembagian yang lebih luas karena milik mereka cukup kuat untuk mengusahakannya. Ayat ini menegaskan bahwa Israel harus mengolah tanah yang telah diberikan: hutan-hutan yang luas perlu ditebang untuk menjadi tanah milik, sambil tetap menghalau orang Kanaan agar tidak menguasai wilayah mereka. Pengulangan tema “tebanglah” menandakan kerja keras, disiplin, dan kepemilikan yang dibangun dengan usaha bersama.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal 17 berfokus pada pembagian tanah bagi dua suku, Efraim dan Manasye, serta suku-suku yang terkait. Permintaan mereka mencerminkan perbedaan karakter wilayah: bagian pegunungan yang keras, namun subur jika dibuka. Perkataan terkait “rata besi” dan kekuatan musuh menggarisbawahi realitas bahwa kemenangan tidak datang tanpa kerja keras dan pengelolaan sumber daya alam, serta perlunya pengusiran penduduk Kanaan untuk menjaga kedamaian wilayah tersebut.
Pesan rohani utama
Pesan utama ayat ini adalah tanggung jawab manusia atas karya Tuhan. Allah memberikan tanah, namun umat-Nya harus berusaha menebang hutan, membuka lahan, dan memanfaatkan karunia-Nya dengan kerja keras. Keteguhan iman ditunjukkan lewat keberanian untuk menguasai wilayah yang telah dijanjikan sambil menghalau pengaruh musuh. Ini mengingatkan kita bahwa berkat Tuhan sering menuntut komitmen pribadi dan tindakan yang konsisten.
Perbandingan dengan bagian-bagian lain
Catatan: dalam bacaan lain, “rata besi” dan “kuatnya besar” menggambarkan perlunya kemampuan manusia mengelola sumber daya dan menghalau ancaman agar berbuah wilayah yang damai.
Aplikasi praktis
Cross-references singkat
• Yosua 1:6-9: Allah membimbing umat untuk bersungguh-sungguh dan kuat dalam menghadapi tugas penting di tanah perjanjian. Penekanan pada kesinambungan iman dengan tindakan nyata.
• Hakim-hakim 2:7-9: kegembiraan masa itu karena setia pada Tuhan, tetapi juga mengingatkan tentang konsekuensi kelalaian dalam mempertahankan wilayah perjanjian.
• Mazmur 127:1-2: kerja tanpa berkat Tuhan menjadi sia-sia; namun kerja yang dipimpin oleh Tuhan menghasilkan damai dan perlindungan bagi rumah tangga.
Ringkasan
Yosua 17:18 menegaskan bahwa pembagian tanah bagi suku-suku Israel menuntut kerja nyata untuk membuka hutan menjadi lumbung kemakmuran sambil menjaga wilayah dari pengaruh musuh. Kunci rohaninya adalah iman yang disertai tindakan, mengandalkan kekuatan Allah sambil bertanggung jawab atas pemanfaatan karunia-Nya. Dengan demikian, wilayah perjanjian dipertahankan melalui kombinasi iman, kerja keras, dan kemauan mengusir ancaman yang menghalangi damai sejahtera.