Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYosua 17:12 Tafsiran ayat Alkitab
Yosua 17:12 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Tetapi bani Manasye tiada dapat mengambil negeri-negeri itu, sebab dengan kekerasannya juga orang Kanani mau tinggal di dalamnya.
Yosua 17:12 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yosua 17:12 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Keluaran 23:29 (IDN) »
Bukan dalam setahun jua lamanya Aku akan menghalaukan mereka itu dari hadapanmu, supaya jangan negeri itu sunyi senyap dan segala margasatwapun jangan diperbanyakkan atas kamu.

Hakim-hakim 1:27 (IDN) »
Maka Manasyepun tiada mengalahkan Bait-Sean serta dengan daerah takluknya, atau Taanah serta dengan daerah takluknya, atau orang isi Dor serta dengan daerah takluknya, atau orang isi Yibeleam serta dengan daerah takluknya, atau orang isi Megido serta dengan daerah takluknya, karena dengan tegarnya orang Kanani hendak juga mengeduduki tanah itu.

Bilangan 33:52 (IDN) »
hendaklah kamu menghalaukan segala orang isi negeri itu dari hadapanmu keluar dari pada miliknya, dan pecahkanlah segala patungnya yang dari pada batu dan hancurkanlah segala patungnya perbuatan tuangan, dan pecahkanlah segala panggungnya.
Yosua 17:12 (IDN) — Ringkasan Pembacaan
Ayat ini menyoroti kenyataan sejak awal pembagian tanah perjanjian antara suku-suku Israel: suku Manasye gagal menundukkan wilayah-wilayah tertentu karena kekuatan lawan dan kondisi geografisnya, meskipun suku lain telah memperoleh sebagian besar tanah mereka. Ayat ini menunjukkan dinamika antara janji Allah, upaya manusia, dan perlunya iman yang praktis dalam menghadapi perlawanan di tanah perjanjian.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam Yosua 17, pembagian wilayah bagi suku-suku Israel dilanjutkan setelah占 masuk tanah Kanaan. Suku Manasye, meskipun memiliki hak warisan yang luas, menghadapi bentangan kota-kota kuat milik orang Kanaan. Ayat ini menegaskan bahwa kekuatan fisik musuh membuat wilayah-wilayah tersebut tidak segera dapat dikuasai, meski sebagian besar tanah telah direbut. Situasi ini menyoroti bahwa kemenangan fisik bangsa Israel tidak hanya bergantung pada jumlah orang atau semangat berperang, melainkan juga pada rencana Tuhan dan kebijaksanaan penempatan strategi perang.
Pelajaran rohani pokok
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa teks menekankan kewajiban iman disertai tindakan. Misalnya, pengalaman Yehuda dan Zabulon pada bagian lain Yosua menggarisbawahi bahwa keberhasilan datang melalui ketaatan kepada Tuhan, bukan sekadar kekuatan pasukan. Juga, umat Israel dihadapkan pada kontradiksi antara janji Tuhan dan realitas perlawanan di tanah perjanjian, mengarahkan pembaca untuk menimbang pentingnya kepercayaan pada pimpinan ilahi sambil menjalankan tindakan praktis.
Rujukan silang yang relevan
Aplikasi praktis untuk pembaca
1) Keberhasilan hidup iman tidak otomatis berarti tanpa rintangan. Ketika pekerjaan Tuhan tampak tertahan, evaluasi strategi rohani dan praktis perlu dilakukan dengan doa dan hikmat.
2) Ketika wilayah tugas terasa sulit, ingat bahwa Allah menyertai umat-Nya. Doa bersama komunitas iman dapat memunculkan rencana bijaksana dan pendanaan untuk menguatkan langkah.
Inti pesan dan kesimpulan
Yosua 17:12 menegaskan bahwa meskipun segenap janji Allah mengenai tanah telah diberikan, realitas pertempuran tetap ada. Kemenangan tidak hanya bergantung pada kekuatan serangan, melainkan pada ketekunan, hikmat, dan kebergantungan pada pimpinan Tuhan dalam rencana-Nya. Manasye memiliki hak waris yang sah; namun, perlombaan untuk menundukkan negeri-negeri itu menuntut strategi yang lebih matang dan bergantung pada Allah yang setia.
Catatan citraan gaya para komentator publik-domain: Kutipan spesifik dari karya Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak tersedia untuk potongan ini. Namun, pemikiran mereka sering menekankan kebenaran bahwa kemenangan berangkat dari ketaatan kepada Tuhan sambil menggunakan hikmat manusia dalam urusan dunia. Ringkasnya, ayat ini mengajak pembaca untuk melihat keseimbangan antara janji ilahi dan tanggung jawab manusia di dalam perjalanan iman.